Survei CSIS: Elektabilitas Golkar-PDIP Paling Tinggi

Kompas.com - 26/05/2013, 14:54 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Hasil survei Centre for Strategic and Internasional Studies (CSIS) terakhir menunjukan dua partai politik bersaing ketat dalam tingkat dukungan publik di pemilu 2014 meninggalkan 10 parpol peserta pemilu lain. Ke dua parpol tersebut, yakni Partai Golkar dan PDI Perjuangan.

Hasil survei disampaikan Ketua Departemen Politik dan Hubungan Internasional CSIS Philips J Vermonte dan peneliti senior CSIS J Kristiadi saat jumpa pers di Jakarta, Minggu ( 26/5/2013 ).

Survei tersebut dilakukan secara tatap muka dengan jumlah responden 1.635 orang yang berada di 31 provinsi pada 9-16 April 2013 . Warga Papua dan Papua Barat tidak dilakukan survei lantaran situasi yang tidak kondusif.

Hasilnya, elektabilitas Partai Golkar sebesar 13,2 persen dan PDI Perjuangan 12,7 persen. Di bawah dua parpol itu, berurutan Partai Gerindra 7,3 persen, Partai Demokrat 7,1 persen, Partai Amanat Nasional 4 persen, Partai Kebangkitan Bangsa 3,5 persen.

Selanjutnya, Partai Keadilan Sejahtera sebesar 2,7 persen, Partai Persatuan Pembangunan 2,2 persen, Partai Hanura 2,2 persen, Partai Nasdem 1,3 persen, Partai Bulan Bintang 0,4 persen, dan di urutan terakhir Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia 0,2 persen.

Angka itu bisa saja berubah lantaran margin of error atau tingkat kesalahan sebesar 2,42 persen. Seperti survei selama ini, tingkat undecided voters dan golput masih tinggi. Sebanyak, 40,5 persen responden belum menentukan pilihan dan 2,7 persen golput.

Philips menjelaskan, Partai Golkar memperlihatkan tingkat dukungan yang cukup solid. Survei CSIS pada 2012 , elektabilitas Golkar sama. "Ini mengindikasikan bahwa Golkar memiliki jaringan mesin partai yang solid di daerah dan menandai bahwa Golkar adalah partai parlemen," katanya.

Adapun PDIP, tambah Philips, mengalami tren kenaikan dukungan publik. Survei CSIS pada Januari 2012 , elektabilitas PDIP sebesar 7,8 persen, Juni 2012 11 ,6 persen, dan April 2013 12 ,7 persen. "Parpol lain perlu belajar dari PDIP bahwa dua periode menjadi opsisi tapi tidak mati," tegas dia.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorErlangga Djumena

    Terkini Lainnya

    Berbagai Alasan Sirkus Hewan Masih Ditemukan, Salah Satunya Regulasi Lemah

    Berbagai Alasan Sirkus Hewan Masih Ditemukan, Salah Satunya Regulasi Lemah

    Nasional
    KPU Dorong Pemilih yang Pindah TPS Ajukan Uji Materi ke MK

    KPU Dorong Pemilih yang Pindah TPS Ajukan Uji Materi ke MK

    Nasional
    LSI Sebut Elektabilitas di Bawah 1 Persen, PSI Masih Optimistis Lolos ke Parlemen

    LSI Sebut Elektabilitas di Bawah 1 Persen, PSI Masih Optimistis Lolos ke Parlemen

    Nasional
     2 Guru SD yang Tertangkap Nyabu di Rumah Dinas Tak Pernah Bermasalah di Sekolah

    2 Guru SD yang Tertangkap Nyabu di Rumah Dinas Tak Pernah Bermasalah di Sekolah

    Regional
    Pura-pura Ambeien Saat Akan Diperiksa, Kurir Buang Sabu ke Tong Sampah Toilet Bandara

    Pura-pura Ambeien Saat Akan Diperiksa, Kurir Buang Sabu ke Tong Sampah Toilet Bandara

    Regional
    Selasa Pekan Depan, KPU Tentukan Moderator Debat Ketiga Pilpres

    Selasa Pekan Depan, KPU Tentukan Moderator Debat Ketiga Pilpres

    Nasional
    Ketika Ganjar Ajak Pengemis Makan Siang dan Selawat Bersama

    Ketika Ganjar Ajak Pengemis Makan Siang dan Selawat Bersama

    Nasional
    Ratusan Anak di Bawah Umur Terlibat Kecelakaan Setiap Tahun

    Ratusan Anak di Bawah Umur Terlibat Kecelakaan Setiap Tahun

    Regional
    Pencuri Gagal Bawa Kabur Mobil Ferrari karena Tak Tahu Cara Mengemudikannya

    Pencuri Gagal Bawa Kabur Mobil Ferrari karena Tak Tahu Cara Mengemudikannya

    Internasional
    BPN Prabowo Sebut Elektabilitas Jokowi di Jateng Turun, Ini Kata Wakil Ketua TKN

    BPN Prabowo Sebut Elektabilitas Jokowi di Jateng Turun, Ini Kata Wakil Ketua TKN

    Nasional
    Moeldoko Klaim Pemerintah Sudah Tekan Kebakaran Hutan dan Lahan

    Moeldoko Klaim Pemerintah Sudah Tekan Kebakaran Hutan dan Lahan

    Nasional
    'Kami Pun Muak dengan Komentar yang Dibuat oleh Shamima'

    "Kami Pun Muak dengan Komentar yang Dibuat oleh Shamima"

    Internasional
    Gunung Agung Erupsi, Tinggi Kolom Abu Mencapai 700 Meter

    Gunung Agung Erupsi, Tinggi Kolom Abu Mencapai 700 Meter

    Regional
    Polisi Tangkap Kurir yang Hendak Selundupkan Sabu di Selangkangan Via Bandara di Palembang

    Polisi Tangkap Kurir yang Hendak Selundupkan Sabu di Selangkangan Via Bandara di Palembang

    Regional
    Eddy Sindoro Bantah Bukti Rekaman yang Diputar di Persidangan

    Eddy Sindoro Bantah Bukti Rekaman yang Diputar di Persidangan

    Nasional

    Close Ads X