Pastika Berpeluang Pimpin Bali Lagi

Kompas.com - 26/05/2013, 02:50 WIB
Editor

 

Denpasar, Kompas - Hasil sementara rekapitulasi Pilkada Bali yang digelar Komisi Pemilihan Umum pada sembilan kabupaten/kota menunjukkan pasangan Made Mangku Pastika-I Ketut Sudikerta meraih 1.063.734 suara (50,02 persen). Sementara AA Puspayoga-Dewa Sukrawan didukung 1.062.738 suara (49,98 persen). Namun, hasil final akan ditentukan melalui rapat pleno KPU Provinsi Bali yang digelar Minggu (26/5) ini.

Ketua KPU Bali Lanang Perbawa, Sabtu (25/5), mengatakan, apa pun hasil rekapitulasi kabupaten/kota tetap harus melalui rekapitulasi di provinsi. ”Jadi, kepastian dan penetapan hasil melalui pleno. Rekap dan pleno bakal berjalan Minggu. Itu hasil yang pasti,” kata Lanang.

Saat ini kantor KPU Provinsi Bali dan kabupaten/kota mendapat penjagaan ketat dengan disediakannya mobil taktis Brimob Polda Bali. Kemarin, anggota KPU se-Bali bersama polisi dan TNI mengajak dua pasangan calon untuk bersembahyang bersama di Pura Jagatnatha, Denpasar. Ini guna meredam emosi dan berharap semua pihak legawa atas apa pun hasil pleno. Namun, acara ini tanpa dihadiri pasangan Puspayoga-Sukrawan.

 

 

 

 

Simpatisan PDI-P yang mengusung Puspayoga-Sukrawan tidak puas dengan hasil penghitungan sementara tingkat kabupaten/kota. Kemarin, puluhan simpatisan dan kader partai itu berjalan kaki dari kantor DPD PDI-P yang tak jauh lokasinya ke kantor DPRD dan KPU Bali untuk demo.

 

 

Mereka mendesak KPU Bali memperhatikan keberatan para saksi Puspayoga-Sukrawan. Sejumlah saksi dari pihaknya tidak bersedia menandatangani hasil rekapitulasi sementara. Anggota Komisi I DPRD Bali, Sumertha, yang menerima pendemo di halaman kantor DPRD Bali, berjanji menampung aspirasi dan menyampaikan kepada KPU Bali.

Sementara itu, dari 1.059.676 suara yang masuk ke KPU NTT pada Jumat pukul 16.30 Wita, pasangan cagub-cawagub NTT Frans Lebu Raya-Benny Litelnoni meraih 550.446 suara. Adapun Esthon Foenay-Paul Tallo memperoleh 509.230 suara. Total pemilih tetap 3.027.283 orang.

Ketua KPU Nusa Tenggara Timur John Depa, di Kupang, Sabtu (25/5), mengatakan, data yang dirilis KPU NTT itu bersifat sementara dan tidak menggambarkan apa-apa. Rekapitulasi hasil tingkat provinsi akan digelar 1 Juni sekaligus penetapan hasil. (AYS/KOR)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.