Djoko Susilo Sangkal Terima Rp 2 M

Kompas.com - 25/05/2013, 00:12 WIB
Penulis Sandro Gatra
|
EditorPalupi Annisa Auliani

JAKARTA, KOMPAS.com — Terdakwa Inspektur Jenderal Djoko Susilo mengaku tidak pernah menerima uang Rp 2 miliar terkait proyek pengadaan simulator ujian surat izin mengemudi roda empat (R4) dan roda dua (R2) di Korlantas Polri tahun anggaran 2011. Bantahan itu disampaikan Djoko seusai mendengar kesaksian Direktur PT Inovasi Teknologi Indonesia (ITI) Sukotjo S Bambang dan sopirnya, Ijay Herno, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jumat (24/5/2013).

Di pengadilan, Sukotjo mengaku menyerahkan uang Rp 2 miliar kepada Tri Hudi Ernawati, sekretaris pribadi Djoko. Penyerahan dilakukan di ruang kerja Djoko di Gedung Korlantas pada Januari 2011 atas arahan Direktur PT Citra Mandiri Metalindo Abadi (CMMA) Budi Santoso. Pengakuan Sukotjo, uang Rp 2 miliar dalam pecahan Rp 100.000 itu dimasukkan ke dalam kardus suku cadang Honda. Saat bersaksi secara terpisah, Ijay menjelaskan hal senada.

"Terima uang Rp 2 miliar, itu sama sekali tidak benar. Saya tidak pernah terima dari Bambang Sukotjo dan dari saudari Erna," kata Djoko. Ia mengaku tak tahu ada penyerahan uang kepada Erna dan tidak mengenal Sukotjo.

Djoko juga mengaku tidak tahu-menahu soal penyerahan uang dari Sukotjo kepada para anggota Polri, baik sebelum maupun proses tender. Mantan Gubernur Akademi Kepolisian itu mengaku tidak pernah memerintahkan bawahannya untuk meminta uang.

Dalam persidangan, Sukotjo mengaku berkali-kali menyerahkan sejumlah uang kepada pihak kepolisian dengan nilai bervariasi, mulai dari jutaan rupiah sampai Rp 7 miliar. Penyerahan itu melalui Budi, transfer kepada Primer Koperasi Polri (Primkoppol) Ditlantas, maupun langsung kepada anggota kepolisian.

Seperti diberitakan, PT ITI adalah perusahaan yang memproduksi simulator R2 dan R4. PT ITI mendapat pesanan dari PT CMMA sebagai pemenang tender. Fakta persidangan, terjadi pengaturan agar PT CMMA memenangi proyek yang sudah digelembungkan harga simulator per unit.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Pilkada Tetap Digelar 9 Desember, KPU Diminta Revisi PKPU Pilkada

    Pilkada Tetap Digelar 9 Desember, KPU Diminta Revisi PKPU Pilkada

    Nasional
    Tok! DPR dan Pemerintah Sepakat Pilkada Tetap Digelar 9 Desember

    Tok! DPR dan Pemerintah Sepakat Pilkada Tetap Digelar 9 Desember

    Nasional
    OTG Harus Kantongi Surat Rujukan jika Ingin Isolasi di RSD Wisma Atlet, Ini Alasannya

    OTG Harus Kantongi Surat Rujukan jika Ingin Isolasi di RSD Wisma Atlet, Ini Alasannya

    Nasional
    Ketua KPK: Tindak Pidana Korupsi Paling Banyak Terjadi pada Tahun Politik

    Ketua KPK: Tindak Pidana Korupsi Paling Banyak Terjadi pada Tahun Politik

    Nasional
    Mendes Sebut Pembangunan Desa Berkontribusi Besar Terhadap Pembangunan Nasional

    Mendes Sebut Pembangunan Desa Berkontribusi Besar Terhadap Pembangunan Nasional

    Nasional
    Istana: Jokowi Pertimbangkan Masukan PBNU dan Muhammadiyah untuk Tunda Pilkada

    Istana: Jokowi Pertimbangkan Masukan PBNU dan Muhammadiyah untuk Tunda Pilkada

    Nasional
    Polisi Sebut Banyak CCTV Ikut Rusak Akibat Kebakaran di Kejagung

    Polisi Sebut Banyak CCTV Ikut Rusak Akibat Kebakaran di Kejagung

    Nasional
    Mendes: Jangan Merancang Pembangunan Desa Lepas dari Akar Budaya

    Mendes: Jangan Merancang Pembangunan Desa Lepas dari Akar Budaya

    Nasional
    Ketua DPP PKS: Desakan Tunda Pilkada 2020 Perlu Didengar

    Ketua DPP PKS: Desakan Tunda Pilkada 2020 Perlu Didengar

    Nasional
    Antsipasi Lonjakan Pasien Covid-19, RSD Wisma Atlet Siapkan Tower 8

    Antsipasi Lonjakan Pasien Covid-19, RSD Wisma Atlet Siapkan Tower 8

    Nasional
    Ketua DKPP: Pilkada 2020 Kerja Berat, Bukan Cuma Tanggung Jawab KPU, Bawaslu, DKPP

    Ketua DKPP: Pilkada 2020 Kerja Berat, Bukan Cuma Tanggung Jawab KPU, Bawaslu, DKPP

    Nasional
    Kasus Covid-19 Terus Meningkat, Satgas: Berkat Tes dan Tracing Masif

    Kasus Covid-19 Terus Meningkat, Satgas: Berkat Tes dan Tracing Masif

    Nasional
    Paslon Wajib 'Swab Test' Sebelum Hadiri Pengundian Nomor Urut Pilkada

    Paslon Wajib "Swab Test" Sebelum Hadiri Pengundian Nomor Urut Pilkada

    Nasional
    Dalami Pertemuan Pinangki dan Djoko Tjandra di Luar Negeri, Kejagung Periksa 3 Manajer Garuda Indonesia

    Dalami Pertemuan Pinangki dan Djoko Tjandra di Luar Negeri, Kejagung Periksa 3 Manajer Garuda Indonesia

    Nasional
    7 Hari Operasi Yustisi, Denda dari Pelanggar Protokol Kesehatan Capai Rp 702,76 Juta

    7 Hari Operasi Yustisi, Denda dari Pelanggar Protokol Kesehatan Capai Rp 702,76 Juta

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X