Wali Kota Malang: Setelah "Coblosan", Saya Dikabarkan Meninggal

Kompas.com - 23/05/2013, 21:48 WIB
|
EditorFarid Assifa

MALANG, KOMPAS.com - Wali Kota Malang Peni Suparto mengaku dirinya dikabarkan meninggal dunia seusai penghitungan suara di seluruh tempat pemungutan suara (TPS) dalam Pilkada Kota Malang, Kamis (23/5/2013).

Kabar meninggal Peni mencuat setelah istrinya, Heri Pudji Utami yang menjadi calon wali kota berpasangan dengan Sofyan Edi Jarwoko, kalah dalam hitung cepat (quick count) Lingkaran Survei Indonesia (LSI).

"Setelah coblosan, saya dikabarkan meninggal dunia. Saya tahu dari SMS yang masuk ke saya dan saya mendapat telepon langsung dari masyarakat yang memberitahu dan menanyakan kondisi saya," kata Peni Suparto dalam jumpa pers di rumahnya, Kota Malang, Kamis (23/5/2013) malam.

Peni mengaku tanggapi santai kabar dirinya meninggal. "Saya santai dan sabar saja walau dikabarkan meninggal. Tapi karena saya sakti, saya masih hidup lagi," katanya lantas tertawa.

Menyikapi hasil hitung cepat LSI, Peni menyatakan tidak ingin menanggapinya. "Kita tidak menanggapi quick count. Kita tunggu hasil resmi dari KPU saja. Yang penting Pilkada saat ini berjalan aman, damai dan kondusif. Yang saya rasakan tidak ada apa-apa, sesuai dengan salam satu jiwa," katanya.

Peni juga mengaku heran dengan hasil suara pasangan DaDi tidak sama dengan kondisi sebelumnya. "Saya heran. Mengapa kondisinya tidak sama dengan hari-hari sebelumnya. Cukup berbeda drastis. Ada apa ini," kata Peni didampingi istrinya, Heri Pudji Utami.

Sama hal dengan Peni, Heri Pudji Utami juga tetap akan menunggu hasil resmi dari KPU Malang tentang perolehan suara Pilkada Malang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kita masih optimistis. Tapi saya berterima kasih kepada masyarakat Kota Malang yang telah simpati dan mendukung pasangan DaDi," katanya.

Adapun hasil hitung cepat LSI menunjukkan pasangan nomor urut 1, yakni Dwi Cahyono-M Uddin mendapat 5.69 persen suara; pasangan Sri Rahayu-Priyatmoko Oetomo (SR-MK) 21.61 persen; pasangan Heri Pudji Utami (DaDi) 18.14 persen suara; pasangan Mujais-Yunar Mulya (RaJa) 2.44 persen suara; pasangan Agus Dono-Arif HS (DOA) 3.97 persen suara dan; pasangan AJI meraih 48.15 persen suara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.