Polri Terus Kejar Transaksi Aiptu Labora

Kompas.com - 22/05/2013, 19:08 WIB
Penulis Sandro Gatra
|
EditorHindra

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Bareskrim Polri Komisaris Jenderal Sutarman memastikan bahwa pihaknya akan menelusuri seluruh transaksi keuangan tersangka Ajun Inspektur Satu Labora Sitorus, anggota Polres Raja Ampat, Papua. Siapa pun yang terlibat tindak pidana terkait aliran dana tersebut akan diproses hukum.

"Uangnya mengalir ke mana pun kita akan telusuri," kata Sutarman di Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Rabu (22/5/2013).

Sutarman mengatakan, saat ini, Polda Papua tengah menelusuri tindak pidana awal yang diduga dilakukan Aiptu Labora, yakni penimbunan solar dan kayu ilegal. Pihaknya akan memita pertanggungjawaban pihak PT Rotua dan PT Seno Adi Wijaya.

Sebelumnya, Aiptu Labora dijerat dengan Undang-Undang Tindak Pidana Pencucian Uang dan UU tentang Kehutanan. Pengusutan dilakukan oleh tim gabungan Polda Papua dibantu Bareskrim Polri.

Polda Papua juga telah membentuk tim untuk mendalami keterlibatan pihak internal yang membiarkan, memfasilitasi, atau menerima aliran dana dari Labora. Dalam 2007-2012, PPATK menemukan adanya transaksi keuangan hingga Rp 1,5 triliun.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Klaster Keluarga Meningkat, Pemerintah Minta Warga Tetap Gunakan Masker di Rumah

    Klaster Keluarga Meningkat, Pemerintah Minta Warga Tetap Gunakan Masker di Rumah

    Nasional
    Satgas Ingatkan Musuh Bersama Masyarakat Saat ini adalah Covid-19

    Satgas Ingatkan Musuh Bersama Masyarakat Saat ini adalah Covid-19

    Nasional
    Pilkada 2020, Ketua MPR Yakin Pemerintah Pertimbangkan Tingkat Kegentingan Covid-19

    Pilkada 2020, Ketua MPR Yakin Pemerintah Pertimbangkan Tingkat Kegentingan Covid-19

    Nasional
    Usut Kebakaran Gedung Kejagung, Polisi Koordinasi dengan Produsen Lift

    Usut Kebakaran Gedung Kejagung, Polisi Koordinasi dengan Produsen Lift

    Nasional
    Komnas HAM Sebut Ada Indikasi Kekerasan dalam Dugaan Penyiksaan Henry Alfree oleh Polisi

    Komnas HAM Sebut Ada Indikasi Kekerasan dalam Dugaan Penyiksaan Henry Alfree oleh Polisi

    Nasional
    Komisi X: Kami Tak Bisa Bayangkan jika Klaster Pendidikan RUU Cipta Kerja Disahkan

    Komisi X: Kami Tak Bisa Bayangkan jika Klaster Pendidikan RUU Cipta Kerja Disahkan

    Nasional
    UPDATE 24 September: RSD Wisma Atlet Rawat 4.419 Pasien Covid-19

    UPDATE 24 September: RSD Wisma Atlet Rawat 4.419 Pasien Covid-19

    Nasional
    ICW: Harusnya Firli Bahuri Diminta Mundur dari Pimpinan KPK...

    ICW: Harusnya Firli Bahuri Diminta Mundur dari Pimpinan KPK...

    Nasional
    Pilkada 2020, Ketua MPR Dukung Penerapan Protokol Kesehatan dengan Sanksi Tegas

    Pilkada 2020, Ketua MPR Dukung Penerapan Protokol Kesehatan dengan Sanksi Tegas

    Nasional
    Luhut Yakin Pilkada Tak Akan Jadi Klaster Penularan Covid-19

    Luhut Yakin Pilkada Tak Akan Jadi Klaster Penularan Covid-19

    Nasional
    Ini Penjelasan KPU soal Penggantian Bakal Paslon Pilkada yang Meninggal

    Ini Penjelasan KPU soal Penggantian Bakal Paslon Pilkada yang Meninggal

    Nasional
    Izin Dicabut, Konser Dangdut yang Digelar Wakil Ketua DPRD Tegal Terus Berjalan, Dihadiri Ribuan Orang

    Izin Dicabut, Konser Dangdut yang Digelar Wakil Ketua DPRD Tegal Terus Berjalan, Dihadiri Ribuan Orang

    Nasional
    DPR dan Pemerintah Sepakat Keluarkan Klaster Pendidikan dari RUU Cipta Kerja

    DPR dan Pemerintah Sepakat Keluarkan Klaster Pendidikan dari RUU Cipta Kerja

    Nasional
    Menurut Luhut, Ini Alasan Jokowi Tunjuk Dirinya Tangani Covid-19 di 9 Provinsi

    Menurut Luhut, Ini Alasan Jokowi Tunjuk Dirinya Tangani Covid-19 di 9 Provinsi

    Nasional
    Di Depan DPR, Kejagung Sebut akan Limpahkan Berkas Djoko Tjandra ke JPU

    Di Depan DPR, Kejagung Sebut akan Limpahkan Berkas Djoko Tjandra ke JPU

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X