Kompas.com - 22/05/2013, 05:27 WIB
|
EditorPalupi Annisa Auliani

DENPASAR.KOMPAS.com- Dua bakal calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal Bali gagal maju dalam Pemilu 2014 mendatang karena tak memenuhi syarat administrasi. Keduanya adalah kandidat dengan nomor pendaftaran 38 atas nama Putu Suarjana dan nomor pendaftaran 43, Anak Agung Ngurah Budi Utama.

Putu Suajana dinyatakan terlambat menyerahkan berkas pendaftaran administrasi. "Semestinya dikumpulkan pada 14 April 2013 sebagai batas waktu terkahir, namun yang bersangkutan mengumpulkan setelahnya sehingga otomatis gugur," ujar Anggota KPU Bali, Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, di kantornya, Selasa (21/5/2013).

Sementara Budi Utama dinyatakan gugur karena persyaratan dukungan KTP tidak mencapai 2.000 lembar. Dengan gugurnya dua balon DPD ini, jumlah balon DPD Bali yang sebelumnya 44 orang kini tersisa 42 orang.

"Mulai 23 Mei 2013 kami mengadakan cek fisik ke lapangan untuk memastikan administrasi yang diserahkan sesuai dengan kondisi lapangan," jelas Raka Sandi. Dalam cek fisik tersebut, KPU Bali akan mencocokkan berkas yang diterima apakah sesuai fakta atau tidak.

KPU Bali berharap tidak ada lagi bakal calon DPD yang menggunakan dokumen palsu demi memuluskan langkahnya maju ke Senayan. Masyarakat juga bisa melaporkan ke KPU Bali jika menemukan ada bakal calon anggota DPD yang menggunakan dokumen palsu seperti ijazah dan persyaratan administratif lainnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.