Tak Masuk DCS, Dua Kader Golkar Mengamuk di Hotel

Kompas.com - 20/05/2013, 19:54 WIB
|
EditorFarid Assifa

AMBON, KOMPAS.com — Kericuhan mewarnai pertemuan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Maluku Zeth Sahuburua dan Ketua Fraksi Partai Golkar Richard Rahakbauw di lobi Hotel Swiss Bell, Senin (20/5/2013) siang.

Kericuhan terjadi setelah ratusan simpatisan Partai Golkar berunjuk rasa menuntut Zeth menjelaskan alasan pencoretan nama Richard yang juga ketua Komisi A DPRD Maluku dan Arnolius Laipeni dari daftar caleg sementara (DCS) Partai Golkar.

Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi kejadian, Zeth yang saat itu didampingi sejumlah pengurus DPD Golkar langsung meminta Richard untuk berbicara. Saat itu, Richard langsung menanyakan alasan pencoretan dirinya dari DCS Partai Golkar. Dia juga secara lantang menuding Zeth berada di balik pencoretan dia dan rekannya, Arnolius Laipeni, dari DCS Partai Golkar.

"Saya ini punya kapasitas dan loyalitas di Partai Golkar, apa alasan Bapak mencoret nama saya. Kenapa Bapak lakukan seperti ini, apa karena Bapak dikelilingi oleh orang-orang yang punya kepentingan pribadi dan kelompok?" tanya Richard.

Dalam pertemuan itu, Zeth lalu menjelaskan persoalan yang terjadi terkait masalah DCS. Zeth mengatakan, pencoretan nama Richard dan Arnolius merupakan keputusan DPP Partai Golkar setelah terjadi perubahan.

Zeth mengakui dirinya sebagai ketua tim penyusun DCS, tetapi dia membantah kalau dirinya yang mencoret kedua anggota Fraksi Partai Golkar itu dari dalam DCS.

"Saat terjadi perubahan, saya lalu mengirimkan nama Anda (Richard), dan Pak Arnolius ke DPP sehingga saudara harus menanyakan itu kepada DPP, saya tidak terlibat di sini. Hingga saat ini saja belum ada instruksi dari DPP terkait DCS yang disusun," katanya.

Tidak puas dengan penjelasan Zeth, Richard marah besar dan langsung memukul meja berkali-kali. Suasana pun menjadi tegang. Richard bahkan berkali-kali meneriaki Zeth sebagai pembohong.

"Zeth Sahuburua, Anda itu pembohong besar. Saudara-saudara wartawan, Zeth Sahuburua ini seorang pembohong," teriak Richard.

Dalam pertemuan itu, Richard sempat mengamuk dan nyaris menghajar Ketua DPD Golkar. Beruntung, pengawal pribadi Zeth beserta sejumlah pengurus partai segera melerai aksi Richard.

Zeth yang juga calon wakil gubernur Maluku dari Partai Golkar ini bahkan sempat memanggil polisi untuk mengatasi sikap anak buahnya itu.

"Coba Pak polisi saya minta orang ini ditangani," kata Zeth sambil berdiri.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X