Gerindra Usung Jokowi Capres 2019 - Kompas.com

Gerindra Usung Jokowi Capres 2019

Kompas.com - 19/05/2013, 22:47 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) dalam berbagai hasil survei menjadi kandidat calon presiden dengan popularitas dan elektabilitas tertinggi. Hal ini pun membuat Partai Gerindra melirik sosok mantan Wali Kota Solo itu. Tak tanggung-tanggung, Partai Gerindra pun siap mengusung Jokowi menjadi capres pada Pemilihan Presiden 2019.

"Gerindra berencana akan mencalonkan Jokowi pada Pilpres 2019, menggantikan Prabowo Subianto yang akan jadi capres Gerindra pada tahun 2014 nanti," ujar anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Martin Hutabarat saat dihubungi Minggu (19/5/2013).

Martin mengungkapkan, Pemilu 2014 bukanlah momentum yang tepat bagi Jokowi untuk maju sebagai capres. Saat ini, Jokowi, kata Martin, lebih baik melakukan kerjanya sebagai gubernur di Ibu Kota. Jika berhasil, Jokowi bisa menjadikannya sebagai modal pencalonan sebagai Presiden 2019.

"Keberhasilan Jokowi menjadi presiden yang akan datang sangat ditentukan waktu yang tepat kapan Jokowi akan dicalonkan sebagai capres. Kalau waktunya dicalonkan tidak tepat, akan merugikan Jokowi sendiri," ucap Martin.

Anggota Komisi III DPR itu berpendapat Jokowi masih perlu belajar mengenal karakteristik masyarakat Indonesia. PIlkada DKI Jakarta, lanjut Martin, masih tidak serumit perhelatan Pilpres.

"Jadi, Jokowi manfaatkan saja waktu 4,5 tahun ini untuk lebih banyak belajar kemajemukan Indonesia," katanya.


EditorFarid Assifa
Komentar

Terkini Lainnya

Bos First Travel Tak Akui Beli Mobil Hingga Jalan-jalan Keliling Eropa Pakai Uang Perusahaan

Bos First Travel Tak Akui Beli Mobil Hingga Jalan-jalan Keliling Eropa Pakai Uang Perusahaan

Nasional
Jaya Suprana Puji Drama Musikal Napi, Usul DPR Buat Hal yang Sama

Jaya Suprana Puji Drama Musikal Napi, Usul DPR Buat Hal yang Sama

Nasional
Merasa Nama Baik Dicemarkan, Guntur Romli Melapor ke Polda Metro Jaya

Merasa Nama Baik Dicemarkan, Guntur Romli Melapor ke Polda Metro Jaya

Megapolitan
Pemprov DKI Kirim Surat Jawaban soal Tanah Abang kepada Ombudsman Senin Sore

Pemprov DKI Kirim Surat Jawaban soal Tanah Abang kepada Ombudsman Senin Sore

Megapolitan
14 Narapidana Lapas Manokwari Kabur dengan Mengancam Sipir

14 Narapidana Lapas Manokwari Kabur dengan Mengancam Sipir

Regional
Saksi Jelaskan Kronologi Penipuan Hotel BCC, Terdakwa Tjipta Membantah

Saksi Jelaskan Kronologi Penipuan Hotel BCC, Terdakwa Tjipta Membantah

Regional
Militer Israel Lancarkan Serangan ke Artileri Milik Rezim Suriah

Militer Israel Lancarkan Serangan ke Artileri Milik Rezim Suriah

Internasional
Sampaikan 3 Tuntutan, Pengemudi Ojek 'Online' Tunggu Realisasi Janji Komisi V DPR

Sampaikan 3 Tuntutan, Pengemudi Ojek "Online" Tunggu Realisasi Janji Komisi V DPR

Megapolitan
Ratusan Napi Gelar Drama Teater di TIM, Wiranto Nilai Istimewa

Ratusan Napi Gelar Drama Teater di TIM, Wiranto Nilai Istimewa

Nasional
Hilang Dua Bulan, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pulau Tak Berpenghuni

Hilang Dua Bulan, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pulau Tak Berpenghuni

Internasional
Dua Orang yang Ditemukan Lemas di Mobil Diduga Keracunan

Dua Orang yang Ditemukan Lemas di Mobil Diduga Keracunan

Regional
Sandiaga Sebut Rencana Induk Penataan Tanah Abang Masih Disusun

Sandiaga Sebut Rencana Induk Penataan Tanah Abang Masih Disusun

Megapolitan
Diprotes Rakyatnya, PM Armenia Mengundurkan Diri

Diprotes Rakyatnya, PM Armenia Mengundurkan Diri

Internasional
Saat Bos First Travel Yakinkan Jaksa Perusahaannya Masih Mampu Berangkatkan Calon Jemaah

Saat Bos First Travel Yakinkan Jaksa Perusahaannya Masih Mampu Berangkatkan Calon Jemaah

Nasional
Akan Dilaporkan Kembali oleh Fransiska, Sandiaga Bilang, 'Lu Lagi Lu Lagi'

Akan Dilaporkan Kembali oleh Fransiska, Sandiaga Bilang, "Lu Lagi Lu Lagi"

Megapolitan

Close Ads X