Buka Kotak Suara Hasil Pilkada Bali, PPK Dilaporkan Ke Polisi

Kompas.com - 18/05/2013, 22:21 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

DENPASAR.KOMPAS.com- Salah seorang saksi melaporkan petugas Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Negara, Jembrana ke polisi karena membuka kotak suara yang sudah disegel. Dari hasil pemeriksaan awal petugas PPK tersebut membuka kotak suara untuk mengambil formulir C1 yang tertinggal di dalamnya.

"Kotak suara dari desa ke kecamatan dibuka disaksikan oleh masing-masing saksi, kemudian dilaporkan oleh saksi asli di TPS," ujar Koordinator hukum dan penanganan pelanggaran Panwaslu Bali, Ketut Sunadra saat ditemui di Kantor KPU Bali, Sabtu (18/5/2013).

Petugas PPK terpaksa membuka kota suara karena formulir C1 yang akan dikirim ke KPU Kabupaten tertinggal di dalamnya. Sebenarnya PPK telah meminta saksi kedua pasangan calon untuk menyaksikanya. Namun saksi yang diminta untuk menyaksikan bukan saksi yang bertugas di TPS saat pemungutan suara 15 Mei lalu.

Hal inilah yang membuat saksi saat pemungutan suara merasa ada kejanggalan dan melaporkannya ke polisi. "Panwas sesuai aturan tidak boleh dibuka, mudah-mudahan bisa diselesaikan," kata Ketua KPU Bali Ketut Sukawati Lanang Putra Perbawa di Kantornya.

Panwaslu setempat masih melakukan investigasi kasus ini dan jika ditemukan ada perubahan dari hasil penghitungan, pelaku dapat dikenakan tindak pidana.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.