Kapolri: Penembakan Terduga Teroris Sesuai Prosedur

Kompas.com - 14/05/2013, 12:41 WIB
Penulis Sandro Gatra
|
EditorHindra

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Polri Jenderal (Pol) Timur Pradopo mengklaim, seluruh penggerebekan terduga teroris dilakukan sesuai prosedur. Menurut Kapolri, penembakan hingga tewas terhadap mereka yang diduga teroris harus dilakukan setelah memperhitungkan keselamatan aparat dan warga sekitar.

"Sekali lagi kita upayakan semua selamat, baik petugas, tersangka, maupun masyarakat. Itu yang diutamakan. Tapi begitu masalahnya jadi ancaman, tentu ada langkah-langkah prosedur yang tidak boleh bertentangan dengan hukum," kata Kapolri di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (14/5/2013).

Seperti diberitakan, Densus 88 Anti Teror Polri meringkus 24 terduga teroris di sejumlah lokasi sejak Selasa (7/5/2013) hingga Jumat (10/5/2013). Sebanyak tujuh orang di antaranya tewas ditembak. Mereka, yakni Budi alias Angga, Junet alias Encek, Sarame, Abu Roban alias Untung alias Nangka, Bastari, Toni, dan Bayu alias Ucup.

Kapolri mengatakan, pihaknya masih berusaha menelusuri keluarga mereka. Jika ada keluarga yang mengaku, polisi akan melakukan tes DNA untuk memastikannya. Meski belum diketahui asal usul keluarga, Timur memastikan bahwa mereka terlibat kelompok teroris.

"Semua tentunya berangkat dari analisis penyelidikan, kemudian pasti ada unsur-unsur (pidana) yang terpenuhi sehingga dilakukan langkah-langkah upaya penegakan hukum," kata Kapolri.

Kapolri menambahkan, pihaknya masih terus mengembangkan penyidikan kasus rencana teror di Kedutaan Besar Myanmar di Jakarta. Ada 12 terduga teroris yang masih diperiksa intensif.

"Jadi kita tunggu hasilnya. Sekali lagi kita harus bisa amankan negara ini dari ancaman teror. Kemudian keterlibatan masyarakat harus dioptimalkan. Keselamatan juga harus diperhitungkan," pungkas Kapolri.

Baca tentang


    Rekomendasi untuk anda
    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Wapres Pastikan Nilai Uang yang Diwakafkan Akan Terjaga

    Wapres Pastikan Nilai Uang yang Diwakafkan Akan Terjaga

    Nasional
    Lembaga Eijkman: Vaksin Covid-19 Masih Efektif Lawan Mutasi Virus Corona B.1.1.7

    Lembaga Eijkman: Vaksin Covid-19 Masih Efektif Lawan Mutasi Virus Corona B.1.1.7

    Nasional
    Dukcapil: Paspor AS Milik Bupati Sabu Raijua Terpilih, Orient Riwu Kedaluwarsa

    Dukcapil: Paspor AS Milik Bupati Sabu Raijua Terpilih, Orient Riwu Kedaluwarsa

    Nasional
    Jokowi: Pandemi Buat Kinerja Perekonomian Kita Sangat Terganggu ...

    Jokowi: Pandemi Buat Kinerja Perekonomian Kita Sangat Terganggu ...

    Nasional
    KPK: Tersangka Kasus Suap Pajak Diumumkan Setelah Penangkapan atau Penahanan

    KPK: Tersangka Kasus Suap Pajak Diumumkan Setelah Penangkapan atau Penahanan

    Nasional
    Jaksa Diharapkan Tak Ajukan Tuntutan Rendah untuk Djoko Tjandra

    Jaksa Diharapkan Tak Ajukan Tuntutan Rendah untuk Djoko Tjandra

    Nasional
    Kejagung Sita 17 Unit Bus Milik Eks Dirut Asabri Sonny Widjaja

    Kejagung Sita 17 Unit Bus Milik Eks Dirut Asabri Sonny Widjaja

    Nasional
    [POPULER NASIONAL] Video Viral soal Perempuan yang Pamer Mobil Dinas TNI | Varian Baru Virus Corona yang Lebih Berbahaya

    [POPULER NASIONAL] Video Viral soal Perempuan yang Pamer Mobil Dinas TNI | Varian Baru Virus Corona yang Lebih Berbahaya

    Nasional
    Transformasi Digital di Kesehatan, Pemerintah Akan Perluas Jangkauan Telemedicine

    Transformasi Digital di Kesehatan, Pemerintah Akan Perluas Jangkauan Telemedicine

    Nasional
    Gugatan Jhoni Allen dan Munculnya Nama Ridwan Kamil di Polemik Partai Demokrat...

    Gugatan Jhoni Allen dan Munculnya Nama Ridwan Kamil di Polemik Partai Demokrat...

    Nasional
    BIN Ambil Langkah Strategis Setelah Virus Corona B 1.1.7 Masuk Indonesia

    BIN Ambil Langkah Strategis Setelah Virus Corona B 1.1.7 Masuk Indonesia

    Nasional
    PDI-P Ingin Ada Dialog Partai Politik Asia Afrika, Siap Jadi Tuan Rumah

    PDI-P Ingin Ada Dialog Partai Politik Asia Afrika, Siap Jadi Tuan Rumah

    Nasional
    UPDATE: Tambah 12 di Korea Selatan, Total 3.703 WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri

    UPDATE: Tambah 12 di Korea Selatan, Total 3.703 WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri

    Nasional
    PKS Minta Tak Ada Intervensi dalam Penciptaan Faksi di Parpol

    PKS Minta Tak Ada Intervensi dalam Penciptaan Faksi di Parpol

    Nasional
    Dirjen Jaminsos Sebut Tak Ada Pengumuman Pendaftaran Penyedia Bansos Covid-19

    Dirjen Jaminsos Sebut Tak Ada Pengumuman Pendaftaran Penyedia Bansos Covid-19

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X