Kompas.com - 13/05/2013, 23:58 WIB
|
EditorPalupi Annisa Auliani

JAKARTA, KOMPAS.com — Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melaporkan Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Johan Budi ke Badan Reserse Kriminal Mabes Polri. Laporan ini terkait upaya KPK menyita beberapa mobil di DPP PKS. Upaya penyitaan terkait dengan penyidikan kasus dugaan pencucian uang yang menjerat mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq.

"(Dilaporkan dengan) tuduhan penghinaan Pasal 310 KUHP," ujar kuasa hukum PKS Faudjan Muslim saat dihubungi, Senin (13/5/2013). Dia menyebutkan laporan yang mereka buat bernomor LP/390/V/2013/Bareskrim.

Faudjan mengatakan, Johan dinilai telah menyampaikan pernyataan yang tidak benar bahwa PKS menghalang-halangi petugas KPK melakukan penyitaan mobil. "Ini soal pernyataan Johan Budi terhadap peristiwa yang terjadi tanggal 7 Mei (2013). Dia mengatakan, petugas KPK datang melakukan penyitaan dan ditolak PKS atau dihalang-halangi PKS," terangnya.

Sementara itu, rencana PKS untuk melaporkan 10 orang petugas KPK yang mendatangi DPP PKS, belum dilakukan. Menurut Faudjan, PKS akan mengumpulkan barang bukti terlebih dahulu. "Itu kami pending dulu, kami masih mengumpulkan bukti untuk menyempurnakan laporannya," ujarnya.

Sebelumnya, penyidik KPK gagal menyita beberapa mobil di kantor DPP PKS yang diduga terkait dengan kasus dugaan pencucian uang yang melibatkan mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq. Menurut KPK, petugas keamanan PKS dan organisasi massa menghalangi upaya tersebut, dan akhirnya KPK hanya menyegel mobil-mobil itu.

Sebaliknya, PKS membantah menghalangi upaya KPK menyita mobil-mobil itu. Menurut mereka, yang terjadi adalah para penyidik tak membawa surat perintah penyitaan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Rapat dengan DPR, Pemerintah Dikritik soal Pengumuman Harga Tiket Borobudur dan TN Komodo

    Rapat dengan DPR, Pemerintah Dikritik soal Pengumuman Harga Tiket Borobudur dan TN Komodo

    Nasional
    PMK pada Ternak Sudah Lama Ada, Masyarakat Diminta Tak Panik

    PMK pada Ternak Sudah Lama Ada, Masyarakat Diminta Tak Panik

    Nasional
    Ditanya Kemungkinan Maju Pilpres, Sandiaga: Pak Prabowo Dengarkan Suara Masyarakat

    Ditanya Kemungkinan Maju Pilpres, Sandiaga: Pak Prabowo Dengarkan Suara Masyarakat

    Nasional
    Polri Usut Dugaan Penyelewengan Dana Kemanusiaan ACT

    Polri Usut Dugaan Penyelewengan Dana Kemanusiaan ACT

    Nasional
    Total Aset Kasus Quotex yang Disita Bareskrim Capai Rp 64 M, Lebih Besar dari Laporan Korban

    Total Aset Kasus Quotex yang Disita Bareskrim Capai Rp 64 M, Lebih Besar dari Laporan Korban

    Nasional
    Bakal Maju Lagi untuk Pilpres 2024? Ini Kata Sandiaga Uno

    Bakal Maju Lagi untuk Pilpres 2024? Ini Kata Sandiaga Uno

    Nasional
    Tanggapi Bantahan KPK, Novel Baswedan: Repot Kalau Orang Terlalu Sering Bohong

    Tanggapi Bantahan KPK, Novel Baswedan: Repot Kalau Orang Terlalu Sering Bohong

    Nasional
    Akan Daftar Pemilu 2024, Partai Mahasiswa Klaim Pengurusnya Tersebar di 34 Provinsi

    Akan Daftar Pemilu 2024, Partai Mahasiswa Klaim Pengurusnya Tersebar di 34 Provinsi

    Nasional
    UPDATE 4 Juli: Kasus Covid-19 Bertambah 1.434, Tersebar di 21 Provinsi

    UPDATE 4 Juli: Kasus Covid-19 Bertambah 1.434, Tersebar di 21 Provinsi

    Nasional
    Bakal Ikut Pemilu 2024, Partai Mahasiswa Nyatakan Terbuka untuk Umum

    Bakal Ikut Pemilu 2024, Partai Mahasiswa Nyatakan Terbuka untuk Umum

    Nasional
    Bio Farma Tegaskan Belum Ada Kontrak dan Pemesanan Vaksin Cansino

    Bio Farma Tegaskan Belum Ada Kontrak dan Pemesanan Vaksin Cansino

    Nasional
    Djarot: Stok Kader PDI-P Banyak untuk Jadi Menpan RB, Ada Ganjar, Olly, Basarah, Hasto..

    Djarot: Stok Kader PDI-P Banyak untuk Jadi Menpan RB, Ada Ganjar, Olly, Basarah, Hasto..

    Nasional
    Ajak Banyak Anggota DPR Kunker, Puan: Biar Tidak Urus Dapilnya Saja

    Ajak Banyak Anggota DPR Kunker, Puan: Biar Tidak Urus Dapilnya Saja

    Nasional
    Pemerintah Masih Siapkan Aturan Teknis soal Ganti Rugi Pemusnahan Ternak Terjangkit PMK

    Pemerintah Masih Siapkan Aturan Teknis soal Ganti Rugi Pemusnahan Ternak Terjangkit PMK

    Nasional
    Mendag Zulkifli Hasan Sebut Harga Minyak Goreng Sudah Rp 14.000 Per Liter

    Mendag Zulkifli Hasan Sebut Harga Minyak Goreng Sudah Rp 14.000 Per Liter

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.