Sertifikat Rumah Istrinya di Tas Fathanah, Ini Jawaban Anis Matta

Kompas.com - 13/05/2013, 11:40 WIB
Penulis Icha Rastika
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Partai Keadilan Sejahtera Anis Matta mengaku tidak ikut campur masalah salinan sertifikat rumah milik istrinya, Anaway Irianti Mansyur yang ditemukan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di tas Ahmad Fathanah saat operasi tangkap tangan beberapa waktu lalu. Menurut Anis, hal itu menjadi urusan adiknya, Saldi Matta.

"Itu urusannya dengan Pak Saldi Matta yang menerangkan," kata Anis di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Senin (13/5/2013).

Saldi Matta telah diperiksa KPK sebagai saksi Fathanah beberapa waktu lalu. Seusai diperiksa, Saldi mengaku dapat transferan uang dari Fathanah senilai Rp 50 juta. Menurut Saldi, uang tersebut merupakan pembayaran utang. Fathanah berutang padanya September tahun lalu dan baru dibayar pada Januari tahun ini. Lebih jauh Anis enggan menanggapi seputar pemeriksaan adiknya itu.

"Itu bukan urusan saya," ucap Anis.

Saat ditanya apakah dia mengenal Fathanah, Anis mengaku kenal biasa saja. "Saya kenal, kenal biasa saja, Fathanah bukan kader, itu sahabat Presiden PKS, Pak Luthfi," katanya.

Pemberitaan Koran Tempo menyebutkan, tim penyidik KPK menemukan beberapa salinan sertifikat rumah milik istri Anis di tas Ahmad Fathanah ketika proses tangkap tangan beberapa waktu lalu. Belum diketahui mengapa sertifikat itu ada di dalam tas Fathanah.

Adapun, Fathanah merupakan orang dekat mantan Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq. Selain ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi kuota impor daging sapi, Fathanah dijerat dengan Pasal TPPU. Dia diduga menyamarkan uang hasil tindak pidana korupsi dengan sejumlah cara, salah satunya mentransfer ke pihak lain, atau membelikan barang untuk pihak lain. KPK juga menetapkan Luthfi sebagai tersangka untuk kasus yang sama.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ikuti berita terkait dalam topik:
Skandal Suap Impor Daging Sapi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    PPKM Level 3 Batal, Epidemiolog Kritik Pertimbangan Pemerintah

    PPKM Level 3 Batal, Epidemiolog Kritik Pertimbangan Pemerintah

    Nasional
    Menko Airlangga Sebut Penanganan Pandemi Covid-19 Butuh Kolaborasi Global

    Menko Airlangga Sebut Penanganan Pandemi Covid-19 Butuh Kolaborasi Global

    Nasional
    Aji Mumpung: Tunjangan, Mobil Dinas, Dana Dapil, Keruklah Selagi Bisa!

    Aji Mumpung: Tunjangan, Mobil Dinas, Dana Dapil, Keruklah Selagi Bisa!

    Nasional
    Pukat UGM: Tidak Ada Bukti Ilmiah Hukuman Mati Efektif Beri Efek Jera Korupsi

    Pukat UGM: Tidak Ada Bukti Ilmiah Hukuman Mati Efektif Beri Efek Jera Korupsi

    Nasional
    PPKM Level 3 Se-Indonesia Batal, Kemenkes: Tetap Ada Pembatasan Mobilitas

    PPKM Level 3 Se-Indonesia Batal, Kemenkes: Tetap Ada Pembatasan Mobilitas

    Nasional
    Pesawat C-130 Hercules TNI AU Kirim 12 Ton Bansos untuk Warga Terdampak Erupsi Semeru

    Pesawat C-130 Hercules TNI AU Kirim 12 Ton Bansos untuk Warga Terdampak Erupsi Semeru

    Nasional
    Rapat Paripurna, DPR Sahkan 40 RUU Masuk Prolegnas Prioritas 2022

    Rapat Paripurna, DPR Sahkan 40 RUU Masuk Prolegnas Prioritas 2022

    Nasional
    Cegah Kasus Covid-19, Pemerintah Larang Perayaan Tahun Baru 2022

    Cegah Kasus Covid-19, Pemerintah Larang Perayaan Tahun Baru 2022

    Nasional
    DPR Perpanjang Masa Pembahasan 5 RUU, Ada RUU PDP-RUU Landas Kontinen

    DPR Perpanjang Masa Pembahasan 5 RUU, Ada RUU PDP-RUU Landas Kontinen

    Nasional
    PPKM Level 3 Se-Indonesia Batal, Mendagri: Bukan Sesuatu yang Aneh

    PPKM Level 3 Se-Indonesia Batal, Mendagri: Bukan Sesuatu yang Aneh

    Nasional
    PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang, Ini Daftar Daerah Berstatus Level 3

    PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang, Ini Daftar Daerah Berstatus Level 3

    Nasional
    Wapres Tekankan Transformasi ASN Harus Diiringi Penguatan Nilai

    Wapres Tekankan Transformasi ASN Harus Diiringi Penguatan Nilai

    Nasional
    KPK Beberkan 3 Model Strategi Pemberantasan Korupsi

    KPK Beberkan 3 Model Strategi Pemberantasan Korupsi

    Nasional
    Siapkan SDM Unggul, Kementerian KP Lantik Taruna Politeknik KP Dumai

    Siapkan SDM Unggul, Kementerian KP Lantik Taruna Politeknik KP Dumai

    Nasional
    Penuhi Target Akhir Tahun WHO, Menlu Dorong Percepatan Vaksinasi Covid-19

    Penuhi Target Akhir Tahun WHO, Menlu Dorong Percepatan Vaksinasi Covid-19

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.