Kompas.com - 11/05/2013, 18:05 WIB
|
EditorTri Wahono

KENDAL, KOMPAS.com - PAS, terduga teroris asal Kendal Jawa Tengah, dikabarkan berencana membuka apotek setelah tidak lagi bekerja di Rumah Sakit Islam (RSI) Kendal, Jawa Tengah.

Hal tersebut disampaikan ibu PAS saat dijumpai di rumahnya di Desa Payung, RT 01, RW 01, Kecamatan Weleri, Kendal, Sabtu (11/5/2013).

"Anak saya sering ke sini, dan bercerita kalau mau membuka usaha apotek. Sebab dia sudah keluar dari kerjanya di RSI," kata ibu PAS

Ibu PAS yang mengaku belum mau bicara banyak menambahkan, kalau anaknya setelah keluar dari RSI beternak kambing, yang jumlahnya ada 60 ekor. Usaha itu patungan dengan teman-temannya.

Sama dengan ibunya, kakak PAS, yang tidak mau disebut namanya, saat ditemui mengaku pasrah dengan penangkapan adiknya. Apalagi salah satu Densus 88 yang sempat mendatangi rumahnya menjamin, kalau PAS tidak apa-apa dan dalam keadaan sehat.

"Semua saya serahkan kepada Allah SWT. Kami hanya bisa pasrah," katanya sedih.

Kakak PAS tersebut menceritakan, kalau Densus 88, Rabu (8/5/2013) malam usai menangkap PAS, juga sempat mendatangi dan menggeledah rumah orang tuanya. Di rumah tersebut, Densus 88 sempat membawa sebuah laptop milik istri PAS dan beberapa majalah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

PAS ditangkap oleh Densus 88 Mabes Polri, Rabu usai sholat maghrib di rumah kontrakannya, di Desa Tambaksari, RT 02, RW 01, Kecamatan Rowosari Kendal. saat ditangkap PAS tidak melakukan perlawanan.

Keluarganya mengaku pasrah dengan ditangkapnya PAS. Meskipun sampai saat ini, pihak keluarga belum percaya kalau PAS terlibat dalam kelompok teroris.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.