Situs Web Kementerian Pertahanan Diusili Peretas - Kompas.com

Situs Web Kementerian Pertahanan Diusili Peretas

Kompas.com - 11/05/2013, 11:14 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Lagi-lagi situs web milik pemerintah yang berdomain ".go.id" diusili hacker atau peretas. Kali ini, situs Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan (Dirjen Pothan Kemenhan) yang menjadi korban.

Pelaku mengubah tampilan halaman muka salah satu sub-domain situs web Kemenhan itu dengan latar belakang warna hitam yang bergambar seseorang tengah menggunakan komputer serta pesan dalam teks berwarna putih dan merah.

Berikut pesan yang ditinggalkan pelaku:

"Oops Myanmar Hacker Was Here"

"Hello Indonesia Goverment , You should be proud with uneducated Indo script kiddies. coz they believe ( defacing / Ddosing ) to the other country websites is the best solution for them. If you would sympathize the white programmers/developers of your country & how they are feeling. you can catch such script kiddies. coz CVT are ready to provide those skiddies Informations."

Artinya dalam bahasa Indonesia kira-kira sebagai berikut:

"Oops peretas Myanmar di sini"

"Halo Pemerintah Indonesia, Anda seharusnya bangga terhadap pengguna script amatir asal Indonesia karena mereka percaya mengubah tampilan situs web atau menyerang dengan cara DDoS kepada situs web negara lainnya adalah solusi terbaik buat mereka. Tetapi, jika Anda bersimpati kepada programer/developer baik-baik di negara Anda dan bagaimana perasaan mereka, Anda bisa menangkap pengguna script amatir semacam itu karena CVT siap memberikan informasi mengenai mereka."

Di halaman tersebut, peretas meninggalkan alamat Facebook Cyber Vampire Team dengan alamat di http://facebook.com/cvtteam. Belum diketahui apakah pelakunya peretas dari dalam negeri atau dari Myanmar seperti ditulis di halaman tersebut.

Tak lama setelah aksi terebut, situs tersebut tak dapat diakses. Hanya muncul pesan "Error" saat dibuka.


EditorTri Wahono
Komentar

Terkini Lainnya

Libur Panjang Lebaran Dinilai Momentum Majukan Ekonomi Kreatif Daerah

Libur Panjang Lebaran Dinilai Momentum Majukan Ekonomi Kreatif Daerah

Nasional
Sandiaga : Ini Pertama Kali 'Video Call' Digunakan sejak Jakarta Smart City Berdiri

Sandiaga : Ini Pertama Kali "Video Call" Digunakan sejak Jakarta Smart City Berdiri

Megapolitan
Hinggap di Pekarangan Rumah Warga, Seekor Elang Sikep Madu Diselamatkan

Hinggap di Pekarangan Rumah Warga, Seekor Elang Sikep Madu Diselamatkan

Regional
Bus Transjakarta yang Dilukis Anak-anak Disabilitas Dioperasikan di Koridor 1

Bus Transjakarta yang Dilukis Anak-anak Disabilitas Dioperasikan di Koridor 1

Megapolitan
'Saya Kepengin Sentil Dia, Kok, Ada Orang Bisa Kejam Begitu...'

"Saya Kepengin Sentil Dia, Kok, Ada Orang Bisa Kejam Begitu..."

Megapolitan
3 Jurusan Soshum Paling Ketat di SBMPTN 2018

3 Jurusan Soshum Paling Ketat di SBMPTN 2018

Edukasi
Wali Kota Jakut Tak Mau Tanggapi Pujian Taufik

Wali Kota Jakut Tak Mau Tanggapi Pujian Taufik

Megapolitan
Mencari Lokasi Relokasi Pedagang Blok G di Blok F Pasar Tanah Abang

Mencari Lokasi Relokasi Pedagang Blok G di Blok F Pasar Tanah Abang

Megapolitan
Wali Kota di Jepang Berjuang Ubah Larangan Perempuan Masuk Arena Sumo

Wali Kota di Jepang Berjuang Ubah Larangan Perempuan Masuk Arena Sumo

Internasional
Sekjen PPP Sebut Gerindra Masih Bahas Opsi Prabowo Jadi Cawapres Jokowi

Sekjen PPP Sebut Gerindra Masih Bahas Opsi Prabowo Jadi Cawapres Jokowi

Nasional
Pemilik Lahan Akui Kesulitan Cegah Warga Buang Sampah di Kolong Tol Pelabuhan

Pemilik Lahan Akui Kesulitan Cegah Warga Buang Sampah di Kolong Tol Pelabuhan

Megapolitan
SBY Akan Bertemu Presiden PKS, Partai Gerindra Tak Khawatir

SBY Akan Bertemu Presiden PKS, Partai Gerindra Tak Khawatir

Nasional
Bahas Pengurangan Uang Pensiun Tentara, Wakil Rakyat Taiwan Berkelahi

Bahas Pengurangan Uang Pensiun Tentara, Wakil Rakyat Taiwan Berkelahi

Internasional
Imbas Penemuan Bom Sisa Perang Dunia II, KBRI di Berlin Ditutup Sementara

Imbas Penemuan Bom Sisa Perang Dunia II, KBRI di Berlin Ditutup Sementara

Nasional
Umumkan Krisis Keuangan Negara, Menteri Luar Negeri Sudan Dipecat

Umumkan Krisis Keuangan Negara, Menteri Luar Negeri Sudan Dipecat

Internasional

Close Ads X