Kompas.com - 10/05/2013, 18:16 WIB
EditorTri Wahono

JAKARTA, KOMPAS.com — Teroris di Indonesia tidak lagi mengandalkan bom, tetapi sudah memakai bahan kimia. Demikian pernyataan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Ansyad Mbai terkait pengungkapan sejumlah terduga teroris saat ini.

"Kalau ingat pada 2012 ada juga di Solo, yang arsipnya dimusnahkan. Namun, masih luput dari perhatian. Sekarang mulai muncul modus dengan kimia. Kelompok Abu Omar ini juga termasuk menggunakan racun," ujar Ansyad di Jakarta, Jumat (10/5/2013).

Ansyad mengatakan, modus penggunaan bahan kimia oleh pelaku teror sudah pernah terjadi pada 2011. Saat itu, Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri atau Densus 88 menangkap belasan pelaku teror di Kemayoran, Jakarta Pusat.

Salah satu pelaku yang ditangkap saat itu bernama Paimin. Di rumah pelaku, Sabtu pukul 02.00, petugas Densus 88 menemukan cairan yang disimpan dalam dua botol air kemasan ukuran 600 mililiter.

Bahan kimia yang didapat dari tangan pelaku teror menurut rencana akan digunakan untuk meracuni makanan di kantin kantor kepolisian.

Saat ini, pelaku teror yang tertangkap di sejumlah daerah di Jawa Barat dan Jawa Tengah pernah juga merencakan membakar pusat perbelanjaan di Glodok, Jakarta Barat. Mereka menggunakan cairan kimia untuk membakar.

"Ke depan perlu jadi perhatian dengan penggunaan bahan kimia ini, baik dalam bentuk racun maupun untuk melakukan kebakaran atau kerusakan dalam bentuk lain," kata Ansyad. (Yogi Gustaman)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    MAKI: Jika Laporan Novel Terbukti, Lili Pintauli telah Berkhianat terhadap Amanah

    MAKI: Jika Laporan Novel Terbukti, Lili Pintauli telah Berkhianat terhadap Amanah

    Nasional
    Satgas Sebut Pembukaan Bertahap Harus Waspadai Perkembangan Pandemi Dunia

    Satgas Sebut Pembukaan Bertahap Harus Waspadai Perkembangan Pandemi Dunia

    Nasional
    Ini Salah Satu Kriteria Model Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak Menurut Menteri PPPA

    Ini Salah Satu Kriteria Model Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak Menurut Menteri PPPA

    Nasional
    Kemendagri Wajibkan Lembaga Pengguna Data Kependudukan dari Dukcapil Terapkan Zero Data Sharing Policy

    Kemendagri Wajibkan Lembaga Pengguna Data Kependudukan dari Dukcapil Terapkan Zero Data Sharing Policy

    Nasional
    Ma'ruf Nilai 2021 Momentum Kebangkitan Ekonomi Syariah, Ini Alasannya

    Ma'ruf Nilai 2021 Momentum Kebangkitan Ekonomi Syariah, Ini Alasannya

    Nasional
    Update Aturan Perjalanan Dalam Negeri Terbaru, Berlaku Mulai 21 Oktober 2021

    Update Aturan Perjalanan Dalam Negeri Terbaru, Berlaku Mulai 21 Oktober 2021

    Nasional
    Polisi yang Pacaran Pakai Mobil Patroli Didisplinkan, Propam Polri: Dimutasi Jadi Staf

    Polisi yang Pacaran Pakai Mobil Patroli Didisplinkan, Propam Polri: Dimutasi Jadi Staf

    Nasional
    Masyarakat Kembali Produktif, Pemerintah Lakukan Penyesuaian Aturan Inmendagri

    Masyarakat Kembali Produktif, Pemerintah Lakukan Penyesuaian Aturan Inmendagri

    Nasional
    Jadi Deputi BNPP, Komjen Paulus Waterpauw Sudah Pamit ke Kapolri

    Jadi Deputi BNPP, Komjen Paulus Waterpauw Sudah Pamit ke Kapolri

    Nasional
    KPI Belum Merespons, Korban Pelecehan Seksual Akhirnya Bayar Psikiater Sendiri

    KPI Belum Merespons, Korban Pelecehan Seksual Akhirnya Bayar Psikiater Sendiri

    Nasional
    Wapres Berharap Potensi Ekonomi dan Keuangan Syariah Dioptimalkan dengan Baik

    Wapres Berharap Potensi Ekonomi dan Keuangan Syariah Dioptimalkan dengan Baik

    Nasional
    Aliansi BEM UI Akan Gelar Aksi “Piknik Bersama Cabut Statuta” di Sekitar Gedung Rektorat

    Aliansi BEM UI Akan Gelar Aksi “Piknik Bersama Cabut Statuta” di Sekitar Gedung Rektorat

    Nasional
    Pelaku Perjalanan Udara Wajib PCR, Satgas: Ini Uji Coba Pelonggaran Mobilitas

    Pelaku Perjalanan Udara Wajib PCR, Satgas: Ini Uji Coba Pelonggaran Mobilitas

    Nasional
    Jokowi: Santri Seharusnya Tak Lagi Cari Kerja tapi Ciptakan Kesempatan Kerja

    Jokowi: Santri Seharusnya Tak Lagi Cari Kerja tapi Ciptakan Kesempatan Kerja

    Nasional
    Menag: Tak Ada Radikalisme di Pesantren, Catat Itu!

    Menag: Tak Ada Radikalisme di Pesantren, Catat Itu!

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.