BCA Tak Permasalahkan Larangan Fotokopi e-KTP

Kompas.com - 10/05/2013, 17:17 WIB
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com — Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Jahja Setiaadmadja mengatakan, pihaknya tidak mempermasalahkan imbauan dari Kemendagri soal tidak boleh memfotokopi kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) lebih dari satu kali.

Saat ini, bisnis perbankan khususnya dalam hal pembukaan akun bank dan validasi transaksi perbankan yang memakai e-KTP tetap berlangsung normal seperti sebelumnya.

"Sebab kami biasa memotret e-KTP. Cara ini lebih sederhana dibanding harus melakukan fotokopi," kata Jahja kepada Kompas.com di Jakarta, Jumat (10/5/2013).

Jahja menambahkan, sampai saat ini pihaknya juga akan menaati aturan soal kebijakan e-KTP ini, baik dari Bank Indonesia maupun dari Kemendagri, khususnya imbauan untuk tidak melakukan fotokopi e-KTP lebih dari satu kali.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Perencanaan Strategis dan Hubungan Masyarakat BI Difi A Johansyah mengatakan, kewenangan e-KTP ada di wilayah Kemendagri, bukan di BI. Meski BI memiliki hubungan kerja sama soal e-KTP tersebut. "Soal e-KTP tidak boleh difotokopi lebih dari sekali, kami tidak tahu persis. Sebab, itu wewenang Kemendagri," kata Difi.

Difi hanya menjelaskan, pemanfaatan e-KTP dalam lingkup layanan Bank Indonesia diharapkan dapat mendukung program-program Bank Indonesia, antara lain Sistem Informasi Debitur, Daftar Hitam Nasional, serta dalam rangka menerapkan program Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU/PPT).

"Dalam hal ini, e-KTP dapat digunakan sebagai sarana untuk melakukan verifikasi identitas nasabah atau calon nasabah," tambahnya.

Baca tentang
    Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
    Ikut


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Komnas Perempuan Protes Candaan Mahfud MD yang Samakan Virus Corona dengan Istri

    Komnas Perempuan Protes Candaan Mahfud MD yang Samakan Virus Corona dengan Istri

    Nasional
    Pemerintah: New Normal Bukan Berarti Kembali seperti Sebelum Adanya Pandemi Covid-19

    Pemerintah: New Normal Bukan Berarti Kembali seperti Sebelum Adanya Pandemi Covid-19

    Nasional
    Multitafsir soal Operasional Ojek di Masa Pandemi, Mendagri Revisi Keputusannya

    Multitafsir soal Operasional Ojek di Masa Pandemi, Mendagri Revisi Keputusannya

    Nasional
    Berkapasitas 360 Pasien, RS Covid Pulau Galang Saat Ini Rawat 36 Orang

    Berkapasitas 360 Pasien, RS Covid Pulau Galang Saat Ini Rawat 36 Orang

    Nasional
    1.382 Bencana Terjadi di Indonesia hingga Akhir Mei, Belum Termasuk Covid-19

    1.382 Bencana Terjadi di Indonesia hingga Akhir Mei, Belum Termasuk Covid-19

    Nasional
    Sebelum Terapkan New Normal, Suatu Daerah Wajib Lakukan Sosialisasi hingga Simulasi

    Sebelum Terapkan New Normal, Suatu Daerah Wajib Lakukan Sosialisasi hingga Simulasi

    Nasional
    Ini 5 Provinsi dengan Kenaikan Kasus Harian Covid-19 Terbanyak pada 31 Mei

    Ini 5 Provinsi dengan Kenaikan Kasus Harian Covid-19 Terbanyak pada 31 Mei

    Nasional
    Aspek Ini yang Jadi Pertimbangan Pemerintah Sebelum Terapkan New Normal

    Aspek Ini yang Jadi Pertimbangan Pemerintah Sebelum Terapkan New Normal

    Nasional
    Hingga 31 Mei, Jumlah ODP 49.936 Orang dan PDP 12.913 Orang

    Hingga 31 Mei, Jumlah ODP 49.936 Orang dan PDP 12.913 Orang

    Nasional
    Pemerintah: New Normal Tidak Mungkin Dilakukan Serempak

    Pemerintah: New Normal Tidak Mungkin Dilakukan Serempak

    Nasional
    Bertambah 11.470, Total 323.376 Spesimen Covid-19 Telah Diperiksa Hingga 31 Mei 2020

    Bertambah 11.470, Total 323.376 Spesimen Covid-19 Telah Diperiksa Hingga 31 Mei 2020

    Nasional
    UPDATE: Sebaran 700 Kasus Baru Covid-19 pada 31 Mei

    UPDATE: Sebaran 700 Kasus Baru Covid-19 pada 31 Mei

    Nasional
    Kerusuhan di AS Meluas, DPR Minta Pemerintah Pastikan Keselamatan WNI

    Kerusuhan di AS Meluas, DPR Minta Pemerintah Pastikan Keselamatan WNI

    Nasional
    UPDATE: Kasus Kematian akibat Covid-19 Menjadi 1.613 Orang, Bertambah 40 Orang

    UPDATE: Kasus Kematian akibat Covid-19 Menjadi 1.613 Orang, Bertambah 40 Orang

    Nasional
    UPDATE: Tambah 293 Orang, Pasien Covid-19 yang Sembuh Kini 7.308 Orang

    UPDATE: Tambah 293 Orang, Pasien Covid-19 yang Sembuh Kini 7.308 Orang

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X