Kelompok Teroris Abu Roban Rencanakan Perampokan di Kebumen

Kompas.com - 10/05/2013, 16:31 WIB
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com — Kelompok teroris pimpinan Abu Roban alias Untung alias Bambang Nangka telah merencanakan aksi perampokan di Kebumen, Jawa Tengah. Namun, aksi itu digagalkan Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri yang lebih dulu melakukan penangkapan anak buah Abu Roban di sejumlah lokasi sejak Selasa (7/5/2013).

"Yang saat ini tertangkap, termasuk di Kebumen sendiri, mereka pernah merencanakan kegiatan perampokan di Kebumen. Namun, belum sempat," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal (Pol) Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (10/5/2013).

Hingga saat ini, total terduga teroris yang diamankan berjumlah 24 orang. Mereka terlibat perampokan bank dan toko emas untuk mendanai aksi teror atau fai. Mereka, antara lain, telah beraksi di Bank BRI Batang, BRI Grobokan, BRI lampung, BRI Bandung, toko emas di Tambora, kantor pos Biro Bandung, dan percobaan pembakaran di Pasar Glodok, Jakarta Pusat.

"Kelompok ini, kan, saat ini dominannya kelompok fai atau katakanlah mengumpulkan dana hasil kejahatan yang digunakan untuk aksi terorisme," kata Boy.

Total hasil rampokan mereka di Bank BRI Batang, Grobokan, dan Lampung mencapai Rp 1,8 miliar. Uang itu diduga telah digunakan untuk membeli bahan peledak, operasional dalam merencanakan aksi teror, dan melakukan pelatihan teror.

Dari penangkapan di Jakarta dan Tangerang Selatan, polisi menyita sejumlah perhiasan yang diduga hasil perampokan di toko emas, juga uang senilai sekitar Rp 30 juta. Sementara itu, hasil penggeledahan di Bandung disita uang tunai Rp 6 juta. Polri saat ini masih menelusuri aliran dana hasil rampokan itu.

Hasil rampokan itu diduga telah digunakan untuk mendanai aksi teror di Poso. Abu Roban diketahui terkait DPO teroris Poso, yakni Santoso. Abu Roban juga terkait Abu Omar, pemasok senjata api dari Filipina.

Sebelumnya, Densus 88 melakukan penangkapan di sejumlah lokasi sejak Selasa. Lokasi tersebut, antara lain, Jakarta, Tangerang Selatan, Bandung, Kendal, Kebumen, dan Lampung. Total terduga teroris yang diringkus hingga saat ini sebanyak 24 orang dan 7 orang di antaranya tewas.

Baca tentang


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    BPJS Kesehatan Gelar Lomba Vlog Edukasi Protokol Kesehatan untuk FKTP

    BPJS Kesehatan Gelar Lomba Vlog Edukasi Protokol Kesehatan untuk FKTP

    Nasional
    Istana Bantah Pemerintah Bayar Artis untuk Promosikan RUU Cipta Kerja

    Istana Bantah Pemerintah Bayar Artis untuk Promosikan RUU Cipta Kerja

    Nasional
    Bareskrim Polri Tetapkan Djoko Tjandra sebagai Tersangka di 2 Kasus

    Bareskrim Polri Tetapkan Djoko Tjandra sebagai Tersangka di 2 Kasus

    Nasional
    Formappi Dorong Tes Covid-19 Bagi Penyelenggara Pilkada 2020

    Formappi Dorong Tes Covid-19 Bagi Penyelenggara Pilkada 2020

    Nasional
    Jelang HUT ke-75, Wapres: Kita Harus Semangat Hadapi Covid-19

    Jelang HUT ke-75, Wapres: Kita Harus Semangat Hadapi Covid-19

    Nasional
    PKPU Pilkada 2020 Dinilai Belum Tuntas Atur Potensi Penyimpangan Protokol Kesehatan

    PKPU Pilkada 2020 Dinilai Belum Tuntas Atur Potensi Penyimpangan Protokol Kesehatan

    Nasional
    Sudah Tersangka, Pinangki Sirna Malasari Masih Berstatus Jaksa

    Sudah Tersangka, Pinangki Sirna Malasari Masih Berstatus Jaksa

    Nasional
    Sebaran 2.307 Kasus Baru Covid-19, DKI Catat Penambahan Tertinggi

    Sebaran 2.307 Kasus Baru Covid-19, DKI Catat Penambahan Tertinggi

    Nasional
    Jelang HUT Ke-75 RI, Wapres Minta Lebih Banyak Bersyukur akan Kemerdekaan

    Jelang HUT Ke-75 RI, Wapres Minta Lebih Banyak Bersyukur akan Kemerdekaan

    Nasional
    Jokowi Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 5,5 Persen pada 2021

    Jokowi Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 5,5 Persen pada 2021

    Nasional
    Massa Unjuk Rasa Buruh Berhasil Audiensi dengan Perwakilan Kemenaker Minta RUU Cipta Kerja Dihentikan

    Massa Unjuk Rasa Buruh Berhasil Audiensi dengan Perwakilan Kemenaker Minta RUU Cipta Kerja Dihentikan

    Nasional
    Digelar Sederhana dan Empati, Sidang Tahunan MPR Dapat Apresiasi

    Digelar Sederhana dan Empati, Sidang Tahunan MPR Dapat Apresiasi

    Nasional
    Jokowi: Defisit Anggaran 2021 Diperkirakan Rp 971,2 Triliun

    Jokowi: Defisit Anggaran 2021 Diperkirakan Rp 971,2 Triliun

    Nasional
    Ketua DPR: Pemulihan Ekonomi Nasional Arahkan Bantu Pelaku UMKM dan Padat Karya

    Ketua DPR: Pemulihan Ekonomi Nasional Arahkan Bantu Pelaku UMKM dan Padat Karya

    Nasional
    Jokowi Harap Omnibus Law Perpajakan Mampu Percepat Pemulihan Ekonomi Pasca Covid-19

    Jokowi Harap Omnibus Law Perpajakan Mampu Percepat Pemulihan Ekonomi Pasca Covid-19

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X