Kisah KPK Memburu Mobil-mobil Mewah Terkait Luthfi Hasan

Kompas.com - 10/05/2013, 08:45 WIB
Penulis Khaerudin
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

KOMPAS.com — Rabu, 20 Maret 2013, Kompas menulis, Komisi Pemberantasan Korupsi tengah menelusuri dugaan kepemilikan mobil mewah Toyota FJ Cruiser atas nama mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera Luthfi Hasan Ishaaq. Saat itu, KPK sebenarnya sudah menyita satu mobil Toyota FJ Cruiser yang diduga dikuasai teman dekat Luthfi, Ahmad Fathanah.

Namun, KPK sempat kehilangan jejak keberadaan mobil seharga sekitar Rp 1 miliar tersebut. Sejumlah tempat yang diduga jadi tempat menyimpan mobil mewah Luthfi disambangi penyidik. Awal Mei lalu, penyidik KPK menemukan keberadaan mobil Toyota FJ Cruiser milik Luthfi. Dua Toyota FJ Cruiser itu pun kini sudah berada dalam penyitaan KPK.

Cerita betapa sulit KPK menemukan mobil mewah yang diduga terkait Luthfi ini bukan hanya untuk Toyota FJ Cruiser itu. Sejumlah mobil mewah terkait tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang disangkakan kepada Luthfi juga susah dicari. Setidaknya ada empat mobil mewah lagi terkait dugaan TPPU oleh Luthfi, yaitu VW Caravelle, Mazda CX9, Toyota Fortuner, dan Mitsubishi Pajero.

Sejak 25 Maret lalu, penyidik KPK dibekali surat perintah penyitaan yang ditandatangani Ketua KPK Abraham Samad. Namun, baru Senin (6/5/2013) lalu, penyidik mengetahui keberadaan keempat mobil mewah itu.

Hal ini diawali saat penyidik KPK menemukan Ahmad Zaki, orang yang diduga pesuruh Luthfi. Ahmad diduga memindahkan keempat mobil itu dari rumah Luthfi di kawasan, Batu Ampar, Condet, Jakarta Timur.

Mengapa mobil-mobil ini dipindahkan dari rumah Luthfi? Ada dugaan, begitu KPK menetapkan pasal-pasal TPPU terhadap Luthfi, sejumlah pihak berupaya agar aset-aset yang hendak disita KPK bakal dikaburkan jejaknya.

Kompas memperoleh informasi, mobil-mobil itu langsung dipindahkan dari rumah Luthfi begitu ada kabar soal penyitaan aset yang terkait dengan Luthfi. Di rumah Luthfi hanya tersisa mobil yang sama sekali tak masuk kategori mewah. ”Mereka langsung coba mengungsikan mobil-mobil mewah ini dari rumah Luthfi dan hanya menyisakan mobil biasa yang dipakai istrinya. Itu pun kami belum tahu istri yang mana,” ujar salah seorang pejabat KPK.

Setelah memeriksa Ahmad, Senin malam lalu, KPK membawanya ke tempat empat mobil mewah tersebut berada. Dari informasi Ahmad, diketahui keempat mobil mewah terkait dengan TPPU Luthfi ini sudah diparkir di kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta.

Berbekal surat perintah penyidikan, KPK menuju ke TB Simatupang. Namun, penyitaan ternyata dihalangi. Penyidik gagal mendapatkan kunci mobil-mobil mewah tersebut. Karena dihalangi saat menyita itulah, KPK menyegel keempat mobil itu. KPK juga menyegel satu lagi mobil di sana karena diduga terkait TPPU Luthfi.

Lantas mengapa mobil-mobil itu disita meskipun ada di antaranya yang bukan milik Luthfi? KPK menduga kuat, mobil-mobil ini sengaja disamarkan kepemilikannya. VW Caravelle, misalnya, diatasnamakan Ali Imron, ajudan Luthfi, sementara Toyota Fortuner diatasnamakan Ahmad.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang
    Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
    Ikut


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Sekjen MUI: Mudik Saat Terjadi Wabah Virus Corona Haram Hukumnya

    Sekjen MUI: Mudik Saat Terjadi Wabah Virus Corona Haram Hukumnya

    Nasional
    Sejak Desember 2019, Pemerintah Sudah Periksa Covid-19 ke 7.400 Orang

    Sejak Desember 2019, Pemerintah Sudah Periksa Covid-19 ke 7.400 Orang

    Nasional
    PSHK Nilai Perppu Stabilitas Ekonomi Hambat Pemda Ambil Kebijakan Keuangan Daerah

    PSHK Nilai Perppu Stabilitas Ekonomi Hambat Pemda Ambil Kebijakan Keuangan Daerah

    Nasional
    Khawatir Covid-19 Menyebar, Wapres Dorong MUI Keluarkan Fatwa Haram Mudik

    Khawatir Covid-19 Menyebar, Wapres Dorong MUI Keluarkan Fatwa Haram Mudik

    Nasional
    Korban Meninggal Covid-19 Bertambah, Pemerintah Ucap Belasungkawa

    Korban Meninggal Covid-19 Bertambah, Pemerintah Ucap Belasungkawa

    Nasional
    Update 3 April: 196 Kasus Baru Covid-19, Tersebar di 19 Provinsi

    Update 3 April: 196 Kasus Baru Covid-19, Tersebar di 19 Provinsi

    Nasional
    Tiga Polisi Jadi Calon Deputi Penindakan KPK, Salah Satunya Wakil Firli di Polda Sumsel

    Tiga Polisi Jadi Calon Deputi Penindakan KPK, Salah Satunya Wakil Firli di Polda Sumsel

    Nasional
    Token Listrik Gratis Bisa Diakses Lewat WhatsApp Mulai 6 April

    Token Listrik Gratis Bisa Diakses Lewat WhatsApp Mulai 6 April

    Nasional
    UPDATE: Pasien Sembuh Covid-19 di Indonesia Jadi 134 Orang

    UPDATE: Pasien Sembuh Covid-19 di Indonesia Jadi 134 Orang

    Nasional
    Kemenlu Pastikan Pelayanan Konsuler WNA di Tanah Air Masih Terbuka

    Kemenlu Pastikan Pelayanan Konsuler WNA di Tanah Air Masih Terbuka

    Nasional
    Tambah Dua, Total Ada 72 Kasus Penyebaran Hoaks soal Virus Corona

    Tambah Dua, Total Ada 72 Kasus Penyebaran Hoaks soal Virus Corona

    Nasional
    Ketua Gugus Tugas Berterima Kasih Pada Kepala Desa yang Buat Kebijakan Karantina Mandiri

    Ketua Gugus Tugas Berterima Kasih Pada Kepala Desa yang Buat Kebijakan Karantina Mandiri

    Nasional
    Pakar: Penunjukan Komisioner KPU Pengganti Evi Novida Tergantung Presiden

    Pakar: Penunjukan Komisioner KPU Pengganti Evi Novida Tergantung Presiden

    Nasional
    UPDATE: Total Pasien Covid-19 Meninggal di Indonesia 181 Orang

    UPDATE: Total Pasien Covid-19 Meninggal di Indonesia 181 Orang

    Nasional
    UPDATE: Bertambah 196, Total Ada 1.986 Kasus Covid-19 di Indonesia

    UPDATE: Bertambah 196, Total Ada 1.986 Kasus Covid-19 di Indonesia

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X