Hari Ini, KPK Periksa Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin

Kompas.com - 10/05/2013, 06:48 WIB
Penulis Icha Rastika
|
EditorPalupi Annisa Auliani

JAKARTA, KOMPAS.com — Komisi Pemberantasan Korupsi menjadwalkan pemeriksaan Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera Hilmi Aminuddin, Jumat (10/5/2013). Dia dimintai keterangan sebagai saksi untuk perkara yang menjerat mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq, tersangka kasus dugaan korupsi penambahan kuota impor daging sapi.

"Diperiksa untuk kasus TPK (tindak pidana korupsi) kuota impor daging sapi LHI (Luthfi Hasan Ishaaq)," kata Juru Bicara KPK, Johan Budi, melalui pesan singkat, Kamis (9/5/2013) malam. Surat pemanggilan untuk Hilmi diantarkan penyidik KPK ke kantor DPP PKS, Selasa (7/5/2013), bersamaan dengan upaya penyidik KPK menyita lima mobil di DPP PKS.

KPK memeriksa Hilmi karena dianggap tahu seputar kasus dugaan korupsi rekomendasi kuota impor daging sapi yang menjerat Luthfi. Johan memastikan pemeriksaan Hilmi tidak berkaitan dengan gagalnya upaya penyidik KPK menyita lima mobil dari kantor DPP PKS. "Tidak ada hubungannya karena memang disampaikan tadi, kami memang berencana, kebetulan juga dikirimkan surat-suratnya untuk periksa Hilmi," katanya.

KPK gagal menyita lima mobil yang diduga berkaitan dengan Luthfi dari kantor DPP PKS, Selasa dan Rabu lalu. Dalam kasus dugaan korupsi kuota impor daging sapi, KPK menetapkan Luthfi sebagai tersangka. Bersama orang dekatnya, Ahmad Fathanah, Luthfi diduga menerima pemberian hadiah atau janji dari PT Indoguna Utama terkait upaya menambah jatah kuota impor daging sapi perusahaan tersebut.

Nilai komitmen fee yang dijanjikan ke Luthfi mencapai Rp 40 miliar. Dari Rp 40 miliar tersebut, baru Rp 1,3 miliar yang terealisasi. Terkait penyidikan kasus ini, KPK pernah memeriksa anak Hilmi yang bernama Ridwan Hakim. Ridwan beberapa kali diperiksa KPK setelah sempat terbang ke Turki sehari sebelum dicegah bepergian ke luar negeri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    25th

    Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Kemenkes: Indonesia Masih Miliki 50 Juta Dosis Vaksin, Cukup hingga Pertengahan Agustus

    Kemenkes: Indonesia Masih Miliki 50 Juta Dosis Vaksin, Cukup hingga Pertengahan Agustus

    Nasional
    Menpan RB: Penyederhanaan Birokrasi Dimulai dari Mengubah Pola Pikir ASN

    Menpan RB: Penyederhanaan Birokrasi Dimulai dari Mengubah Pola Pikir ASN

    Nasional
    Kesaksian Rosihan Anwar Saat Kerusuhan 27 Juli 1996...

    Kesaksian Rosihan Anwar Saat Kerusuhan 27 Juli 1996...

    Nasional
    Ini Aturan Kegiatan Keagamaan di Wilayah PPKM yang Dirilis Kemenag...

    Ini Aturan Kegiatan Keagamaan di Wilayah PPKM yang Dirilis Kemenag...

    Nasional
    Jokowi: Tak Boleh Ada Lagi Ego Sektoral di Antara ASN

    Jokowi: Tak Boleh Ada Lagi Ego Sektoral di Antara ASN

    Nasional
    Ketika Orde Baru Tuding PRD Salah Satu Penyebab Kerusuhan 27 Juli 1996

    Ketika Orde Baru Tuding PRD Salah Satu Penyebab Kerusuhan 27 Juli 1996

    Nasional
    Menko PMK Minta Pemda Segera Habiskan Stok Vaksin Covid-19

    Menko PMK Minta Pemda Segera Habiskan Stok Vaksin Covid-19

    Nasional
    Aturan Baru Pelaku Perjalanan Dalam Negeri Saat PPKM Level 4 Dirilis, Ini Ketentuannya

    Aturan Baru Pelaku Perjalanan Dalam Negeri Saat PPKM Level 4 Dirilis, Ini Ketentuannya

    Nasional
    Kunjungan ke Kaltim, Menko PMK Imbau Perusahaan Besar Bantu Kebutuhan Oksigen Lewat CSR

    Kunjungan ke Kaltim, Menko PMK Imbau Perusahaan Besar Bantu Kebutuhan Oksigen Lewat CSR

    Nasional
    Mahfud Ajak Kerja Sama Ormas Keagamaan Tekan Kasus Covid-19

    Mahfud Ajak Kerja Sama Ormas Keagamaan Tekan Kasus Covid-19

    Nasional
    Mendagri Minta Kepala Daerah Terjun Langsung Salurkan Bansos ke Warga

    Mendagri Minta Kepala Daerah Terjun Langsung Salurkan Bansos ke Warga

    Nasional
    Wapres Minta Ulama Jaga Keselamatan Negara dari Potensi Ketidakpercayaan Masyarakat

    Wapres Minta Ulama Jaga Keselamatan Negara dari Potensi Ketidakpercayaan Masyarakat

    Nasional
    Cerita Budiman Sudjatmiko Dituding Jadi Dalang Kerusuhan 27 Juli 1996

    Cerita Budiman Sudjatmiko Dituding Jadi Dalang Kerusuhan 27 Juli 1996

    Nasional
    Ini Alasan Hakim Memvonis Bebas Mandor Renovasi Gedung Kejagung

    Ini Alasan Hakim Memvonis Bebas Mandor Renovasi Gedung Kejagung

    Nasional
    Soal Aturan Makan 20 Menit, Tito: Terdengar Lucu, tetapi Beberapa Negara Sudah Berlakukan

    Soal Aturan Makan 20 Menit, Tito: Terdengar Lucu, tetapi Beberapa Negara Sudah Berlakukan

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X