Soal Mobil yang Akan Disita KPK, Luthfi Bilang Enggak 'Nonton' TV

Kompas.com - 09/05/2013, 03:27 WIB
Penulis Icha Rastika
|
EditorHeru Margianto

JAKARTA, KOMPAS.com Mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera Luthfi Hasan Ishaaq mengaku tidak memantau pemberitaan media terkait mobil-mobilnya yang akan disita Komisi Pemberantasan Korupsi dari kantor DPP PKS. Selama berada di Rumah Tahanan KPK Cabang Guntur, Jakarta Selatan, Luthfi mengaku tidak bersentuhan dengan dunia luar.

"Saya di Guntur tidak nonton TV, tidak baca koran, tidak tahu berita. Jadi kami di Guntur putus dari dunia luar," kata Luthfi di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Rabu (8/5/2013), seusai diperiksa sebagai saksi untuk tersangka kasus dugaan korupsi dan pencucian uang kuota impor daging sapi dengan tersangka Ahmad Fathanah.

Luthfi yang juga menjadi tersangka kasus yang sama mengaku tidak tahu apa-apa. "Saya tidak tahu apa-apa, tidak tahu apa yang terjadi," ucap Luthfi.

Seperi diberitakan sebelumnya, tim penyidik KPK dua kali gagal menyita lima mobil terkait Luthfi dari kantor DPP PKS. Pada hari pertama, Senin (6/5/2013), tim penyidik gagal membawa lima mobil itu ke Gedung KPK sehingga hanya menyegel mobil-mobil tersebut. Penyidik saat itu gagal karena dihalang-halangi sejumlah orang. Kemudian, pada Selasa (7/5/2013), penyidik kembali mendatangi Gedung DPP PKS untuk membawa lima mobil itu. Namun, upaya penyidik lagi-lagi gagal.

Menurut Juru Bicara KPK Johan Budi, tim penyidik tidak diperbolehkan masuk meski telah menunjukkan surat perintah penyitaan. Kelima mobil yang akan disita itu adalah VW Caravelle, Mazda CX9, Fortuner, Mitsubishi Pajero Sport, dan Nissan Navara.

Penyitaan dilakukan terkait penyidikan kasus dugaan korupsi dan pencucian uang kuota impor daging sapi yang menjerat Luthfi. KPK menduga mobil-mobil ini berasal dari hasil tindak pidana korupsi.

Dalam kasus dugaan korupsi kuota impor daging sapi, Luthfi diduga bersama-sama dengan orang dekatnya, Ahmad Fathanah, menerima pemberian hadiah atau janji dari PT Indoguna Utama sebagai imbalan mengurus penambahan kuota impor daging sapi untuk perusahaan itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya, KPK menyita Toyota FJ Cruiser bernomor polisi B 1340 TJE yang juga diduga terkait Luthfi. FJ Cruiser itu kini diamankan di halaman parkir Gedung KPK, Kuningan, Jakarta. Selain itu, KPK menyita lima mobil yang diduga berkaitan dengan Fathanah, yakni Honda Jazz putih, Toyota Land Cruiser Prado dengan nomor polisi B 1739 WFN, Toyota Alphard B 53 FTI, Mercedes Benz C200 B 8749 BS, dan FJ Cruiser dengan nomor polisi B 1330 SZZ. Menurut Johan, setelah dilakukan penelusuran lebih jauh, penyidik menemukan kaitan FJ Cruiser B 1330 SZZ Fathanah itu dengan Luthfi.


Ikuti berita terkait dalam topik:
Skandal Suap Impor Daging Sapi

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Demokrat Kubu KLB Deli Serdang Ajukan Gugatan ke PTUN Jakarta, Minta Kepengurusan Moeldoko Disahkan

    Demokrat Kubu KLB Deli Serdang Ajukan Gugatan ke PTUN Jakarta, Minta Kepengurusan Moeldoko Disahkan

    Nasional
    Sidak PPKM Mikro di Cempaka Putih, Jokowi: Percuma Kebijakan Dibuat Kalau Tak Berjalan

    Sidak PPKM Mikro di Cempaka Putih, Jokowi: Percuma Kebijakan Dibuat Kalau Tak Berjalan

    Nasional
    UPDATE 25 Juni: Ada 181.435 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

    UPDATE 25 Juni: Ada 181.435 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

    Nasional
    UPDATE 25 Juni: Bertambah 8.557, Pasien Sembuh dari Covid-19 Jadi 1.835.061 Orang

    UPDATE 25 Juni: Bertambah 8.557, Pasien Sembuh dari Covid-19 Jadi 1.835.061 Orang

    Nasional
    UPDATE: Pasien Covid-19 Meninggal Lampaui 400 Orang Per Hari, Tertinggi Sejak 4 April 2021

    UPDATE: Pasien Covid-19 Meninggal Lampaui 400 Orang Per Hari, Tertinggi Sejak 4 April 2021

    Nasional
    Nakes Wisma Atlet Gugur, Puan Ingatkan Masyarakat Taati Prokes

    Nakes Wisma Atlet Gugur, Puan Ingatkan Masyarakat Taati Prokes

    Nasional
    Anggota dan Pegawai DPR Terpapar Covid-19, Ini Perkembangan Terbarunya

    Anggota dan Pegawai DPR Terpapar Covid-19, Ini Perkembangan Terbarunya

    Nasional
    Satu dari Delapan Kasus Covid-19 Menimpa Usia Anak, Bagaimana Vaksinasinya?

    Satu dari Delapan Kasus Covid-19 Menimpa Usia Anak, Bagaimana Vaksinasinya?

    Nasional
    UPDATE 25 Juni: Kasus Suspek Covid-19 Tercatat 127.422 Orang

    UPDATE 25 Juni: Kasus Suspek Covid-19 Tercatat 127.422 Orang

    Nasional
    Jokowi: Saya Minta Betul Kepala Daerah Melaksanakan PPKM Mikro hingga Tingkat Bawah

    Jokowi: Saya Minta Betul Kepala Daerah Melaksanakan PPKM Mikro hingga Tingkat Bawah

    Nasional
    UPDATE 25 Juni: Tambah 422, Pasien Covid-19 Meninggal Dunia Capai 56.371 Orang

    UPDATE 25 Juni: Tambah 422, Pasien Covid-19 Meninggal Dunia Capai 56.371 Orang

    Nasional
    Jokowi Sidak ke Cempaka Putih, Pastikan PPKM Mikro Berjalan

    Jokowi Sidak ke Cempaka Putih, Pastikan PPKM Mikro Berjalan

    Nasional
    UPDATE: Tambah 18.872 Orang, Total Kasus Covid-19 Indonesia 2.072.867

    UPDATE: Tambah 18.872 Orang, Total Kasus Covid-19 Indonesia 2.072.867

    Nasional
    Temuan Kontras, Pelaku Penyiksaan dan Penghukuman Kejam Didominasi Polisi

    Temuan Kontras, Pelaku Penyiksaan dan Penghukuman Kejam Didominasi Polisi

    Nasional
    Pimpinan Komisi III Harap Jampidmil Baru Bisa Menjiwai Asas Equality Before The Law

    Pimpinan Komisi III Harap Jampidmil Baru Bisa Menjiwai Asas Equality Before The Law

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X