196 Caleg Tak Penuhi Syarat, Demokrat Akui Terburu-buru

Kompas.com - 08/05/2013, 20:31 WIB
|
EditorHindra

JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Demokrat mengaku terburu-buru saat menyusun daftar bakal caleg sementara (DCS) sampai akhirnya diserahkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Alhasil, sebanyak 196 caleg yang diusung partai ini pun dianggap tak memenuhi persyaratan berdasarkan hasil verifikasi yang dilakukan KPU.

"Ini semua karena terburu-buru. Ada kekurangan ijazah yang belum dilegalisir dan lain-lain," ujar Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Max Sopacua saat dihubungi Rabu (8/5/2013).

Max mengatakan, hal yang dialami partainya juga hampir terjadi di seluruh partai. Oleh karenanya, Demokrat akan berupaya melengkapinya hingga tanggal 22 Mei mendatang. "Kalau dibandingkan parpol lain, kami lumayan paling tertib administrasi. Kekurangannya tidak fatal dan segera diperbaiki dalam masa perbaikan ini," ucap Max.

KPU menyatakan, seluruh bakal caleg yang berasal dari tiga parpol tidak memenuhi syarat. Tiga parpol itu yakni Partai Keadilan Sejahtera, Partai Persatuan Pembangunan, serta Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia. Hal itu terungkap dalam pengumuman hasil verifikasi 12 parpol peserta Pemilu 2014 oleh KPU di Hotel Sahid, Jakarta, Selasa (7/5/2013).


Pengumuman itu dihadiri perwakilan dari 12 parpol. Hasil verifikasi diumumkan Ketua KPU Husni Kamil Manik. Disebutkan, dari semua data bakal caleg dari PKS, sebanyak 492 orang tidak ada yang memenuhi syarat. Begitu pula PPP sebanyak 467 orang dan PKPI sebanyak 330 orang. Adapun parpol lain, hasilnya sebagai berikut:
1. Partai Nasdem, dari data 504 bakal caleg, 7 orang memenuhi syarat dan 497 tidak memenuhi syarat.
2. Partai Persatuan Pembangunan, dari data 457 bakal caleg, 86 orang memenuhi syarat dan 371 tidak memenuhi syarat.
3. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, dari data 545 bakal caleg, 3 orang memenuhi syarat dan 542 tidak memenuhi syarat.
4. Partai Golkar, dari data 560 bakal caleg, 358 orang memenuhi syarat dan 202 tidak memenuhi syarat.
5. Partai Gerindra, dari data 534 bakal caleg, 89 orang memenuhi syarat dan 445 tidak memenuhi syarat.
6. Partai Demokrat, dari 561 bakal caleg, 365 orang memenuhi syarat dan 196 orang tidak memenuhi syarat.
7. Partai Amanat Nasional, dari data 534 bakal caleg, 396 orang memenuhi syarat dan 138 tidak memenuhi syarat.
8. Partai Hanura, dari data 560 bakal caleg, 8 orang memenuhi syarat dan 552 tidak memenuhi syarat.
9. Partai Bulan Bintang, dari data 484 bakal caleg, 15 orang memenuhi syarat dan 469 tidak memenuhi syarat.

Baca tentang
    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Kepala BPJN XII Diduga Terima Fee Rp 2,1 Miliar Terkait Proyek Jalan Rp 155 Miliar

    Kepala BPJN XII Diduga Terima Fee Rp 2,1 Miliar Terkait Proyek Jalan Rp 155 Miliar

    Nasional
    KPK Tetapkan Wali Kota Medan Dzulmi Eldin sebagai Tersangka

    KPK Tetapkan Wali Kota Medan Dzulmi Eldin sebagai Tersangka

    Nasional
    KPK Tetapkan Kepala BPJN XII sebagai Tersangka

    KPK Tetapkan Kepala BPJN XII sebagai Tersangka

    Nasional
    Soal Amendemen, SBY Sarankan MPR Tampung Aspirasi Publik Seluas-luasnya

    Soal Amendemen, SBY Sarankan MPR Tampung Aspirasi Publik Seluas-luasnya

    Nasional
    Ngabalin: PAN Jangan Ulangi Sejarah, Ada di Pemerintahan tapi Menggerogoti

    Ngabalin: PAN Jangan Ulangi Sejarah, Ada di Pemerintahan tapi Menggerogoti

    Nasional
    SBY Pastikan Hadir Acara Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden

    SBY Pastikan Hadir Acara Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden

    Nasional
    Prabowo Minta Jokowi Tak Ragu Ambil Keputusan Terkait Koalisi

    Prabowo Minta Jokowi Tak Ragu Ambil Keputusan Terkait Koalisi

    Nasional
    Politikus PDI-P: Tak Larang Demo, Jokowi Tetap Komit pada Demokrasi

    Politikus PDI-P: Tak Larang Demo, Jokowi Tetap Komit pada Demokrasi

    Nasional
    Hakim MK Minta Tsamara dan Faldo Maldini Perbaiki Permohonan Uji Materi Mereka

    Hakim MK Minta Tsamara dan Faldo Maldini Perbaiki Permohonan Uji Materi Mereka

    Nasional
    Relawan Projo Sedih Karnaval Budaya Usai Pelantikan Jokowi Dibatalkan

    Relawan Projo Sedih Karnaval Budaya Usai Pelantikan Jokowi Dibatalkan

    Nasional
    Usai Bertemu Jokowi, Pimpinan MPR Temui SBY Beri Undangan Pelantikan Presiden

    Usai Bertemu Jokowi, Pimpinan MPR Temui SBY Beri Undangan Pelantikan Presiden

    Nasional
    Prabowo Akan Lanjutkan Komunikasi dengan Jokowi Terkait Koalisi

    Prabowo Akan Lanjutkan Komunikasi dengan Jokowi Terkait Koalisi

    Nasional
    DPR RI Komitmen Jaga Kelancaran Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden

    DPR RI Komitmen Jaga Kelancaran Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden

    Nasional
    Isu Calon Menhan, Ngabalin Sebut Prabowo Punya Karier Militer Luar Biasa

    Isu Calon Menhan, Ngabalin Sebut Prabowo Punya Karier Militer Luar Biasa

    Nasional
    UU KPK Hasil Revisi Segera Berlaku, Politisi PKS: Terjadilah Musibah

    UU KPK Hasil Revisi Segera Berlaku, Politisi PKS: Terjadilah Musibah

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X