Kompas.com - 07/05/2013, 18:10 WIB
Penulis Icha Rastika
|
EditorHindra

JAKARTA, KOMPAS.com — Selain memberikan mobil ke model cantik Vitalia Shesya, tersangka Ahmad Fathanah diketahui membelikan Honda Freed untuk seorang wanita bernama Tri Kurnia Rahayu. Mobil bernomor polisi B 881 LAA tersebut dikembalikan Tri ke Komisi Pemberantasan Korupsi, Selasa (7/5/2013).

"Setelah pemeriksaan sebagai saksi, kemudian (yang bersangkutan) ke sini mengantarkan Freed dan barang lainnya," kata Juru Bicara KPK Johan Budi di Jakarta.

Selain mengembalikan Freed, lanjutnya, Tri juga menyerahkan kepada KPK gelang bermerek Hermes dan jam tangan Rolex yang didapatnya dari Fathanah. Harga gelang Hermes tersebut Rp 50 juta hingga Rp 70 juta, sedangkan jam tangan Rolex harganya di atas Rp 10 juta.

Kepada penyidik KPK, Tri mengaku hubungannya dengan Fathanah hanya sebatas teman. "Tri Kurnia Puspita yang juga mengaku temannya AF (Ahmad Fathanah)," tambah Johan. Kini, Honda Freed yang didapat Tri dari Fathanah tersebut diamankan di halaman parkir Gedung KPK, Kuningan, Jakarta.

Sebelumnya, Fathanah diketahui menghadiahi Honda Jazz berwarna putih dan jam tangan mewah Chopard kepada model Vitalia Shesya. Pria ini juga pernah memberikan uang senilai Rp 38 juta kepada artis Ayu Azhari.

KPK menetapkan Fathanah sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana pencucian uang setelah sebelumnya menjerat dia dengan kasus dugaan tindak pidana kepengurusan kuota impor daging sapi. Fathanah dikenal sebagai orang dekat mantan Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq. Dalam kasus dugaan korupsi kuota impor daging sapi, dia diduga bersama-sama Luthfi menerima pemberian hadiah atau janji dari PT Indoguna Utama.

Kasus ini berawal saat Fathanah tertangkap tangan KPK beberapa waktu lalu. Fathanah tertangkap saat berada di Hotel Le Meridien bersama seorang mahasiswi bernama Maharany Suciyono. Ditemukan uang Rp 10 juta dari tangan Maharany.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    25th

    Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Moeldoko: Ada 1.191 Aduan Kasus Konflik Agraria, 251 di Antaranya soal Hutan

    Moeldoko: Ada 1.191 Aduan Kasus Konflik Agraria, 251 di Antaranya soal Hutan

    Nasional
    Moeldoko Janji Proses Hukum Kasus Kekerasan TNI terhadap Warga di Merauke Transparan

    Moeldoko Janji Proses Hukum Kasus Kekerasan TNI terhadap Warga di Merauke Transparan

    Nasional
    Komnas HAM Sebut Kekerasan 2 Oknum Tentara di Merauke Kejam dan Tak Manusiawi

    Komnas HAM Sebut Kekerasan 2 Oknum Tentara di Merauke Kejam dan Tak Manusiawi

    Nasional
    Menko PMK: Peran Pemimpin Tingkat Bawah Tentukan akurasi kebijakan Pusat

    Menko PMK: Peran Pemimpin Tingkat Bawah Tentukan akurasi kebijakan Pusat

    Nasional
    Kasus Korupsi Asabri, Kejagung Periksa Tim Saham Benny Tjokro sebagai Saksi

    Kasus Korupsi Asabri, Kejagung Periksa Tim Saham Benny Tjokro sebagai Saksi

    Nasional
    Jelang Sidang Eks Mensos Juliari Batubara, ICW Harap Jaksa KPK Tuntut Seumur Hidup

    Jelang Sidang Eks Mensos Juliari Batubara, ICW Harap Jaksa KPK Tuntut Seumur Hidup

    Nasional
    Dugaan Kebocoran Data Nasabah, DPR dan Pemerintah Harus Segera Tuntaskan RUU PDP

    Dugaan Kebocoran Data Nasabah, DPR dan Pemerintah Harus Segera Tuntaskan RUU PDP

    Nasional
    Komnas HAM: Korban Kekerasan 2 Oknum TNI AU di Merauke Berkebutuhan Khusus

    Komnas HAM: Korban Kekerasan 2 Oknum TNI AU di Merauke Berkebutuhan Khusus

    Nasional
    Kapolda Sulteng: Pengejaran Teroris Poso Terkendala Medan Berat dan Simpatisan

    Kapolda Sulteng: Pengejaran Teroris Poso Terkendala Medan Berat dan Simpatisan

    Nasional
    Moeldoko: Kekerasan 2 Oknum TNI AU di Merauke di Luar Standar dan Prosedur

    Moeldoko: Kekerasan 2 Oknum TNI AU di Merauke di Luar Standar dan Prosedur

    Nasional
    Lili Pintauli Diduga Berkomunikasi dengan Pihak Beperkara, ICW Minta KPK Dalami Aliran Dana

    Lili Pintauli Diduga Berkomunikasi dengan Pihak Beperkara, ICW Minta KPK Dalami Aliran Dana

    Nasional
    Kemiskinan Meningkat, Jaminan Perlindungan Sosial Belum Berubah

    Kemiskinan Meningkat, Jaminan Perlindungan Sosial Belum Berubah

    Nasional
    Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Angka Kematian Lewati 2.000 Orang dalam Sehari...

    Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Angka Kematian Lewati 2.000 Orang dalam Sehari...

    Nasional
    Kala Jokowi (Merasa) Sendiri

    Kala Jokowi (Merasa) Sendiri

    Nasional
    UPDATE: Tambah 9 di 2 Negara, WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri Lewati 5.500 Kasus

    UPDATE: Tambah 9 di 2 Negara, WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri Lewati 5.500 Kasus

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X