Kompas.com - 06/05/2013, 19:31 WIB
Penulis Icha Rastika
|
EditorLaksono Hari W

JAKARTA, KOMPAS.com — Selain mendapat Honda Jazz dan jam tangan mewah, model cantik bernama Vitalia Sesha diduga juga menerima pemberian uang dari tersangka kasus dugaan korupsi dan pencucian uang kuota impor daging sapi, Ahmad Fathanah.

"Kalau soal uang memang pernah diberikan, tetapi nilainya tidak disebutkan," kata Juru Bicara KPK Johan Budi di Jakarta, Senin (6/5/2013).

Namun, Johan mengaku belum tahu apakah uang yang diterima Vitalia ini terpisah dengan jam tangan atau merupakan uang digunakan untuk membeli jam tangan merek Chopard itu. "Dari segi jumlah, saya tidak tahu. Tapi, memang ada, KPK hanya menyita yang tadi (Jazz dan jam tangan), detailnya saya tidak tahu," ujar Johan.

KPK telah menyita Honda Jazz dan jam tangan Chopard dari Vitalia pada pekan lalu. Harga jam tangan mewah asal Swiss itu ditaksir berharga sekitar Rp 70 juta. KPK juga telah dua kali memeriksa Vitalia sebagai saksi untuk Fathanah. Johan menuturkan, saat diperiksa penyidik KPK, Vitalia mengaku hubungannya dengan Fathanah hanya sebatas teman.

"Menurut pengakuan, diberikan oleh AF (Ahmad Fathanah) karena antara Vita dan AF ini teman," ujarnya.

Terkait kasus Fathanah ini, KPK juga pernah memeriksa artis Ayu Azhari sebagai saksi. Ayu diperiksa terkait uang Rp 20 juta dan 1.800 dollar AS yang diterimanya dari Fathanah. Menurut Johan, uang itu diterima Ayu dari Fathanah sebagai uang muka pembayaran karena Ayu bersedia manggung di acara Partai Keadilan Sejahtera.

KPK menetapkan Fathanah sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana pencucian uang setelah menjeratnya dengan kasus dugaan tindak pidana kepengurusan kuota impor daging sapi. Fathanah dikenal sebagai orang dekat mantan Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam kasus dugaan korupsi kuota impor daging sapi, Fathanah diduga bersama-sama Luthfi menerima pemberian hadiah atau janji dari PT Indoguna Utama. Kasus ini berawal saat Fathanah tertangkap tangan KPK beberapa waktu lalu. Fathanah tertangkap saat berada di Hotel Le Meridien bersama seorang mahasiswi bernama Maharany Suciyono. Ditemukan uang Rp 10 juta dari tangan Maharany.

Baca tentang


    25th

    Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Mendagri Minta Pemkab Cirebon Segera Realisasikan APBD 2021

    Mendagri Minta Pemkab Cirebon Segera Realisasikan APBD 2021

    Nasional
    Kabar Gembira, Kimia Farma Tingkatkan Produksi Obat Antivirus Jadi 2 Juta Tablet Per Hari

    Kabar Gembira, Kimia Farma Tingkatkan Produksi Obat Antivirus Jadi 2 Juta Tablet Per Hari

    Nasional
    Berkas Lengkap, Tersangka Penyuap Bupati Bandung Barat Terkait Bantuan Covid-19 Siap Disidang

    Berkas Lengkap, Tersangka Penyuap Bupati Bandung Barat Terkait Bantuan Covid-19 Siap Disidang

    Nasional
    Studi: Antibodi Vaksin Covid-19 Sinovac Menurun Setelah 6 Bulan, Butuh Dosis Ketiga

    Studi: Antibodi Vaksin Covid-19 Sinovac Menurun Setelah 6 Bulan, Butuh Dosis Ketiga

    Nasional
    Tuntutan 11 Tahun Penjara Juliari Batubara Dinilai Janggal

    Tuntutan 11 Tahun Penjara Juliari Batubara Dinilai Janggal

    Nasional
    Pemda Diminta Segera Cairkan Insentif Tenaga Kesehatan dengan Proses Tak Berbelit-belit

    Pemda Diminta Segera Cairkan Insentif Tenaga Kesehatan dengan Proses Tak Berbelit-belit

    Nasional
    Perebutan Kepemimpinan Parpol Pasca-kudatuli, dari PKB hingga Demokrat

    Perebutan Kepemimpinan Parpol Pasca-kudatuli, dari PKB hingga Demokrat

    Nasional
    275 Daerah Dapat Penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak

    275 Daerah Dapat Penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak

    Nasional
    Kemendagri Tegaskan Urus Administrasi Kependudukan Tak Perlu Pakai Sertifikat Vaksinasi Covid-19

    Kemendagri Tegaskan Urus Administrasi Kependudukan Tak Perlu Pakai Sertifikat Vaksinasi Covid-19

    Nasional
    Jokowi: Frekuensi Bencana Terus Naik Tiap Tahun, Bahkan Melompat

    Jokowi: Frekuensi Bencana Terus Naik Tiap Tahun, Bahkan Melompat

    Nasional
    Kasus Pengadaan Lahan di Munjul, KPK Panggil Senior Manajer Perumda Pembangunan Sarana Jaya

    Kasus Pengadaan Lahan di Munjul, KPK Panggil Senior Manajer Perumda Pembangunan Sarana Jaya

    Nasional
    Menko PMK: Ada 1.500 Kejadian Bencana Sepanjang Tahun 2021

    Menko PMK: Ada 1.500 Kejadian Bencana Sepanjang Tahun 2021

    Nasional
    KPK: Tuntutan 11 Tahun Penjara terhadap Juliari Sesuai Fakta Persidangan

    KPK: Tuntutan 11 Tahun Penjara terhadap Juliari Sesuai Fakta Persidangan

    Nasional
    Pemangkasan Vonis Djoko Tjandra, Antiklimaks dari Kisah Penangkapan yang Monumental

    Pemangkasan Vonis Djoko Tjandra, Antiklimaks dari Kisah Penangkapan yang Monumental

    Nasional
    Periksa 3 Tersangka Kasus Munjul, KPK Dalami Negosiasi Pembayaran dari Pembanguan Sarana Jaya

    Periksa 3 Tersangka Kasus Munjul, KPK Dalami Negosiasi Pembayaran dari Pembanguan Sarana Jaya

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X