BIN: Jangan Pusingkan OPM di Oxford

Kompas.com - 06/05/2013, 18:59 WIB
Penulis Sandro Gatra
|
EditorHindra

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Letjen Marciano Norman mengatakan, kegiatan perwakilan Organisasi Papua Merdeka di Oxford, Inggris, tidak mengancam kesatuan Indonesia. Menurut Marciano, mereka tidak mendapat dukungan yang kuat.

"Kita jangan terlalu dipusingkan oleh pemberitaan ini. Itu hanya kecil, hanya pemberitaannya yang besar," kata Marciano di Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Senin (6/5/2013).

Marciano mengatakan, Benny Wenda, yang membuka kantor perwakilan OPM di Oxford, memang sudah lama beraktivitas di Oxford. Benny mendapat dukungan dan fasilitas dari lembaga swadaya masyarakat (LSM) setempat. Menurut dia, LSM yang mendukung OPM juga ada di negara lain.

Hanya, tambah Marciano, dukungan berbagai LSM itu tidak perlu dikhawatirkan lantaran bukan merupakan sikap pemerintah. Penjelasan Pemerintah Inggris, kata dia, sudah jelas bahwa tetap mendukung Papua berada di NKRI.

"Kita juga sedang melakukan langkah-langkah konstruktif bagaimana ke depan hal-hal seperti ini (Pemerintah Indonesia) mendapat dukungan aktif di negara di mana mereka bergerak," pungkas Marciano.

Baca tentang
    Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
    Ikut


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Cegah Covid-19, Relawan Gugus Tugas Sosialisasikan Protokol Kesehatan ke Pedagang Pasar

    Cegah Covid-19, Relawan Gugus Tugas Sosialisasikan Protokol Kesehatan ke Pedagang Pasar

    Nasional
    Faktor SDM dan Teknologi Belum Mendukung Pembelajaran Jarak Jauh di Indonesia

    Faktor SDM dan Teknologi Belum Mendukung Pembelajaran Jarak Jauh di Indonesia

    Nasional
    Penyaluran KUR Naik Signifikan sejak “New Normal”, Airlangga Harap Terus Berlanjut

    Penyaluran KUR Naik Signifikan sejak “New Normal”, Airlangga Harap Terus Berlanjut

    Nasional
    Bawaslu Sebut Beban Pengawas di Pilkada 2020 Lebih Berat Akibat Covid-19

    Bawaslu Sebut Beban Pengawas di Pilkada 2020 Lebih Berat Akibat Covid-19

    Nasional
    Jumlah Kasus Covid-19 Lebih dari 60.000 Pasien, Ini Imbauan Sekjen MUI

    Jumlah Kasus Covid-19 Lebih dari 60.000 Pasien, Ini Imbauan Sekjen MUI

    Nasional
    100 Tahun ITB, Jokowi Singgung soal Soekarno hingga Habibie

    100 Tahun ITB, Jokowi Singgung soal Soekarno hingga Habibie

    Nasional
    KPAI Imbau Kementerian PPPA Lakukan Pencegahan Anak Ikut Aksi Demonstrasi

    KPAI Imbau Kementerian PPPA Lakukan Pencegahan Anak Ikut Aksi Demonstrasi

    Nasional
    OJK Pastikan 3 Bank terkait Hoaks Ajakan Tarik Uang dalam Kondisi Bagus

    OJK Pastikan 3 Bank terkait Hoaks Ajakan Tarik Uang dalam Kondisi Bagus

    Nasional
    Hingga 3 Juli, Terdaftar Sebanyak 30.924 Relawan Gugus Tugas

    Hingga 3 Juli, Terdaftar Sebanyak 30.924 Relawan Gugus Tugas

    Nasional
    Soal Keterlibatan Anak dalam Demo, KPAI Ingatkan Itu Tak Sama dengan Partisipasi Politik

    Soal Keterlibatan Anak dalam Demo, KPAI Ingatkan Itu Tak Sama dengan Partisipasi Politik

    Nasional
    KY Berharap Hakim Kasus Novel Beri Putusan Sesuai Fakta di Persidangan

    KY Berharap Hakim Kasus Novel Beri Putusan Sesuai Fakta di Persidangan

    Nasional
    Nasdem Komitmen Perjuangkan RUU PKS Jadi Undang-Undang

    Nasdem Komitmen Perjuangkan RUU PKS Jadi Undang-Undang

    Nasional
    Wilayah dengan Banyak Kasus DBD Juga Memiliki Kasus Covid-19 yang Tinggi

    Wilayah dengan Banyak Kasus DBD Juga Memiliki Kasus Covid-19 yang Tinggi

    Nasional
    KPAI: Jangan Libatkan Anak dalam Aksi Unjuk Rasa

    KPAI: Jangan Libatkan Anak dalam Aksi Unjuk Rasa

    Nasional
    Bertemu Pimpinan MPR, PBNU Setuju RUU HIP Diganti Jadi BPIP

    Bertemu Pimpinan MPR, PBNU Setuju RUU HIP Diganti Jadi BPIP

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X