Tricia Sumarijanto: Mengejar "Passion" sebagai Guru

Kompas.com - 06/05/2013, 10:55 WIB
EditorDini

KOMPAS.com - Musim panas ini, Tricia Sumarijanto (42) diminta mengajar angklung selama dua minggu di sebuah sekolah swasta di kawasan Maryland, Amerika Serikat. Itu tempat ia bermukim dalam lima tahun terakhir.

”Bisa dikatakan, ini langkah lanjut dari Angklung Goes to School (AGTS),” tutur Tricia, suatu pagi, di tengah masa liburannya di Jakarta. ”Langkah ini didukung House of Angklung dan Grace Heritage, NGO yang mendukung seniman independen bidang kebudayaan dari Asia Tenggara.”

Melalui proses yang tak mudah, AGTS masuk dalam Katalog Budaya dan Seni Pertunjukan Montgomery County Public School di Maryland, yang dikenal memiliki sekolah-sekolah terbaik di AS.

Program 45 menit AGTS dirancang setelah beberapa kali ia diundang teman-teman untuk memperkenalkan angklung di sekolah anak mereka. ”Sekaligus mencoba menjawab pertanyaan ’setelah ini apa?’ dari maestro angklung Indonesia, Pak Daeng Udjo, setelah acara the Guinness World of Records.”

Daeng Udjo memimpin 5.182 orang dari berbagai kebudayaan, memainkan lagu ”We Are the World” di National Monument Washington DC (9/7/2012). Bersama House of Angklung, Tricia diminta mempromosikan angklung kepada masyarakat Indonesia dan AS sebelum kedatangan Daeng Udjo.

Peristiwa yang diprakarsai Kedutaan RI di Washington DC bekerja sama dengan Saung Angklung Udjo Bandung itu kemudian tercatat dalam the Guinness World of Records. Namun, lebih dari itu, ”Saya tersentak,” sergah Tricia.

Mencipta harmoni
”Angklung itu ajaib karena mampu menyatukan manusia berbagai kebudayaan dalam harmoni. Padahal, mungkin banyak peserta tak paham nada dan irama, bahkan mungkin, sebelumnya tak kenal angklung.”

Instrumen musik tradisional dari bambu yang berkembang di masyarakat Jawa Barat itu masuk dalam daftar Karya Agung Warisan Budaya Kemanusiaan yang Tak Ternilai dari Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO), dan dikukuhkan sebagai warisan dunia asli Indonesia, November 2010.

Pertemuan dengan Daeng Udjo menjadi moment of truth bagi Tricia, yang kemudian belajar lagi dan mendapat banyak bekal dari sang guru. ”Pak Daeng menemukan metode mengajar yang cemerlang. Sambil mengajar angklung, ia memperkenalkan Indonesia.”

Demi angklung, semua terasa ringan, meski, ”Suka kurang tidur kalau sedang membuat persiapan, termasuk aransemen. Peralatan juga saya angkut sendiri, tapi enggak ada capainya. Malah senang.”

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketua DPR Ingatkan Paslon Pilkada Tak Memobilisasi Massa Saat Kampanye

Ketua DPR Ingatkan Paslon Pilkada Tak Memobilisasi Massa Saat Kampanye

Nasional
Kapolri Sebut Polisi yang Bubarkan Massa dengan Heli Sudah Ditindak

Kapolri Sebut Polisi yang Bubarkan Massa dengan Heli Sudah Ditindak

Nasional
Komisi I Setuju RUU Kerja Sama RI-Swedia di Bidang Pertahanan

Komisi I Setuju RUU Kerja Sama RI-Swedia di Bidang Pertahanan

Nasional
Puan: Peserta dan Penyelenggara Pilkada Harus Patuhi Protokol Kesehatan

Puan: Peserta dan Penyelenggara Pilkada Harus Patuhi Protokol Kesehatan

Nasional
Kemenkes Keluarkan Pedoman Pengungsian Bencana Alam di Masa Pandemi Covid-19

Kemenkes Keluarkan Pedoman Pengungsian Bencana Alam di Masa Pandemi Covid-19

Nasional
UPDATE 30 September: 4.320 Pasien Covid-19 Dirawat di RSD Wisma Atlet

UPDATE 30 September: 4.320 Pasien Covid-19 Dirawat di RSD Wisma Atlet

Nasional
Ini Besaran Dana Awal Kampanye Anak dan Menantu Jokowi hingga Ponakan Prabowo

Ini Besaran Dana Awal Kampanye Anak dan Menantu Jokowi hingga Ponakan Prabowo

Nasional
Jaksa Pinangki Mengaku Tak Pernah Sebut Nama Jaksa Agung dan Mantan Ketua MA

Jaksa Pinangki Mengaku Tak Pernah Sebut Nama Jaksa Agung dan Mantan Ketua MA

Nasional
Koruptor Kerap Dapat Vonis Ringan, ICW: Nasib Pemberantasan Korupsi Suram

Koruptor Kerap Dapat Vonis Ringan, ICW: Nasib Pemberantasan Korupsi Suram

Nasional
Dalam Eksepsi, Jaksa Pinangki Bantah Terima 500.000 Dollar AS dari Djoko Tjandra

Dalam Eksepsi, Jaksa Pinangki Bantah Terima 500.000 Dollar AS dari Djoko Tjandra

Nasional
Pam Swakarsa Diprotes Komisi III DPR, Kapolri Diminta Ganti Namanya

Pam Swakarsa Diprotes Komisi III DPR, Kapolri Diminta Ganti Namanya

Nasional
Dana Awal Kampanye Pilkada 2020: Terendah Rp 50.000, Tertinggi Rp 2 Miliar

Dana Awal Kampanye Pilkada 2020: Terendah Rp 50.000, Tertinggi Rp 2 Miliar

Nasional
KPK Panggil 4 Anggota DPRD Jambi 2014-2019 sebagai Saksi

KPK Panggil 4 Anggota DPRD Jambi 2014-2019 sebagai Saksi

Nasional
Operasi Yustisi, Kapolri Sebut Kumpulkan Rp 1,6 Miliar dari Denda

Operasi Yustisi, Kapolri Sebut Kumpulkan Rp 1,6 Miliar dari Denda

Nasional
Acara KAMI Dibubarkan, Din Syamsuddin Bandingkan Sikap Polisi dengan Konser Dangdut di Tegal

Acara KAMI Dibubarkan, Din Syamsuddin Bandingkan Sikap Polisi dengan Konser Dangdut di Tegal

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X