Kompas.com - 03/05/2013, 19:47 WIB
Penulis Sandro Gatra
|
EditorHindra

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepolisian bersama Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) membebaskan penyekapan sekitar 30 buruh pabrik wajan di Kampung Bayur Opak, Desa Lebak, Tangerang, Banten, Jumat (3/5/2013) sore.

Aktivis Kontras, Syamsul Munir, menjelaskan, awalnya pihaknya menerima pengaduan dari dua orang buruh yang berhasil kabur dari pabrik, yakni Andi (19) dan Junaedi (20). Saat itu, keduanya mengaku diperlakukan tak manusiawi oleh pemilik pabrik. Mereka harus bekerja dari pukul 06.00 WIB sampai tengah malam dengan hanya diberi dua kali makan. Bahkan, mereka tak diberi gaji.

"Kamar mandi cuma satu, tidur berdesakan, sampai tidak bisa selonjoran. Kalau sakit dipukul sama centeng-centeng, disuruh kerja lagi. Karena enggak kuat, mereka kabur tanpa bawa apa-apa. Dompet sama ponsel dirampas waktu awal masuk," kata Munir melalui telepon seusai ikut dalam pembebasan para pekerja.

Dari aduan itu, tambah Munir, pihaknya lalu berkoordinasi dengan Komnas HAM, Mabes Polri, dan Polda Metro Jaya. Mereka lalu mendatangi lokasi siang tadi, ditambah anggota kepolisian setempat.

Waktu ditemui, kata Munir, kondisi para pekerja memprihatinkan. Rata-rata mereka terkena penyakit kulit. Pengakuan Andi dan Junaedi, mereka memakai baju yang sama selama tiga bulan. Ada pula yang mengalami luka-luka di tubuh.

"Pekerjanya dari berbagai daerah. Ada yang Lampung, Cianjur, Bandung. Lama kerja juga macam-macam, ada yang sudah 1,5 tahun, ada pula yang baru bulanan. Mereka enggak boleh keluar pabrik. Yang kabur itu sampai dituduh mencuri, pakai narkoba," kata Munir.

Munir menambahkan, pemilik pabrik sudah berhasil diamankan kepolisian. Saat ini, kata dia, penanganan selanjutnya dilakukan di Polres Kota Tangerang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    TNI AU Terjunkan Pasukan Bantu Masyarakat Terdampak Erupsi Semeru

    TNI AU Terjunkan Pasukan Bantu Masyarakat Terdampak Erupsi Semeru

    Nasional
    PMI Kirim 10 Tangki Air, Makanan, dan Layanan Kesehatan untuk Pengungsi Semeru

    PMI Kirim 10 Tangki Air, Makanan, dan Layanan Kesehatan untuk Pengungsi Semeru

    Nasional
    Kasus Polisi Perkosa Mahasiswa hingga Bunuh Diri, Kapolri: Sedang Ditangani

    Kasus Polisi Perkosa Mahasiswa hingga Bunuh Diri, Kapolri: Sedang Ditangani

    Nasional
    BPBD: 902 Warga Mengungsi akibat Erupsi Semeru

    BPBD: 902 Warga Mengungsi akibat Erupsi Semeru

    Nasional
    Diangkat Jadi ASN Polri, Eks Kasatgas KPK: Kita Ikuti Dulu Sosialisasi Besok

    Diangkat Jadi ASN Polri, Eks Kasatgas KPK: Kita Ikuti Dulu Sosialisasi Besok

    Nasional
    Erupsi Gunung Semeru, 41 Orang Alami Luka Bakar

    Erupsi Gunung Semeru, 41 Orang Alami Luka Bakar

    Nasional
    Wapres Minta BNPB, Kemensos, Kemenkes, dan Pemprov Segera Tangani Dampak Erupsi Semeru

    Wapres Minta BNPB, Kemensos, Kemenkes, dan Pemprov Segera Tangani Dampak Erupsi Semeru

    Nasional
    Mbah Rono: Erupsi Gunung Semeru Tidak Seperti Letusan Merapi Tahun 2010

    Mbah Rono: Erupsi Gunung Semeru Tidak Seperti Letusan Merapi Tahun 2010

    Nasional
    AHY Instruksikan Kader Demokrat Bantu Warga Terdampak Erupsi Gunung Semeru

    AHY Instruksikan Kader Demokrat Bantu Warga Terdampak Erupsi Gunung Semeru

    Nasional
    [POPULER NASIONAL] Respons Polri Usai Jokowi Kritik Polisi Sowan ke Ormas Pembuat Onar | Kronologi Erupsi Gunung Semeru

    [POPULER NASIONAL] Respons Polri Usai Jokowi Kritik Polisi Sowan ke Ormas Pembuat Onar | Kronologi Erupsi Gunung Semeru

    Nasional
    BNPB Kirim Bantuan Logistik Senilai Rp 1,1 Miliar untuk Korban Erupsi Gunung Semeru

    BNPB Kirim Bantuan Logistik Senilai Rp 1,1 Miliar untuk Korban Erupsi Gunung Semeru

    Nasional
    Kepala BNPB Pastikan Tahapan Penanganan Darurat Erupsi Semeru Berjalan Optimal dan Cepat

    Kepala BNPB Pastikan Tahapan Penanganan Darurat Erupsi Semeru Berjalan Optimal dan Cepat

    Nasional
    BNPB: 13 Orang Meninggal akibat Erupsi Gunung Semeru, Baru 2 yang Teridentifikasi

    BNPB: 13 Orang Meninggal akibat Erupsi Gunung Semeru, Baru 2 yang Teridentifikasi

    Nasional
    Erupsi Gunung Semeru, Kemenhub Sebut Penerbangan Masih Beroperasi Normal

    Erupsi Gunung Semeru, Kemenhub Sebut Penerbangan Masih Beroperasi Normal

    Nasional
    PVMBG: Gunung Semeru Masih Level Waspada meskipun Aktivitasnya Meningkat

    PVMBG: Gunung Semeru Masih Level Waspada meskipun Aktivitasnya Meningkat

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.