Kompas.com - 03/05/2013, 15:37 WIB
Penulis Icha Rastika
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com — Artis Ayu Azhari kembali menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (3/5/2013). Ayu mengaku datang ke KPK untuk menyerahkan bukti-bukti rekening korannya.

"Bukti-bukti rekening koran saya, ada beberapa, saya serahkan memang karena saya tidak pernah menerima dari siapa pun," kata Ayu di Gedung KPK.

Dia didampingi pengacaranya, Fahmi Bachmid. Menurut Ayu, kedatangannya kali ini bukan karena panggilan penyidik. Ayu menyerahkan bukti dokumen rekening korannya itu atas inisiatif sendiri.

"Biar diklarifikasi saja, untuk KPK melihat, memudahkan pemeriksaan," ujarnya.

Fahmi menambahkan, pihaknya merasa perlu mengantarkan bukti rekening koran ini karena terkait dengan pertanyaan yang diajukan penyidik KPK kepada Ayu dalam pemeriksaan pada Rabu (1/5/2013).

Saat pemeriksaan tersebut, kata Fahmi, penyidik KPK sempat bertanya soal sirkulasi uang di rekening Ayu. "Ya, namanya sirkulasi itu soal uang keluar masuk," tutur Fahmi.

Menurut Ayu, ada dua rekening yang dimilikinya saat ini. Wanita bernama asli Siti Khadijah Azhari ini membantah mendapat aliran dana dari Ahmad Fathanah, orang dekat mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera Luthfi Hasan Ishaaq, yang menjadi tersangka kasus dugaan korupsi rekomendasi kuota impor daging sapi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Semua sudah dijelaskan secara detail oleh Ayu dalam pemeriksaan kemarin dan hari ini hanya membawa barang bukti yang ada kaitannya. Kami bawakan rekening koran, sirkulasi pada Desember," ungkap Fahmi.

Sama seperti pernyataan Ayu sebelum ini, dia merasa sudah menjadi korban penipuan Fathanah. Dia dijanjikan pekerjaan oleh Fathanah, tetapi janji itu tidak terealisasi. Menurut Ayu, Fathanah menawarkan dia dan anaknya pekerjaan untuk menyanyi dalam acara semacam promosi daerah dan pemilihan kepala daerah. Namun, Ayu membantah acara yang dijanjikannya itu terkait PKS.

"Untuk mengisi acara di beberapa event yang dia (Fathanah) biasa laksanakan. Untuk partai pilkada dan keperluan itu, dan dia juga yakinkan kepada saya," kata Ayu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Sindir Pemecatan Lewat TWK KPK, Giri Suprapdiono: Sejatinya Kita Lolos ASN

    Sindir Pemecatan Lewat TWK KPK, Giri Suprapdiono: Sejatinya Kita Lolos ASN

    Nasional
    Kemenkes: Laju Penularan Covid-19 Berada di Titik Rendah

    Kemenkes: Laju Penularan Covid-19 Berada di Titik Rendah

    Nasional
    Pemerintah Tetap Terapkan Pembatasan Selama Natal-Tahun Baru meski PPKM Level 3 Se-Indonesia Batal

    Pemerintah Tetap Terapkan Pembatasan Selama Natal-Tahun Baru meski PPKM Level 3 Se-Indonesia Batal

    Nasional
    DPR Sampaikan Keprihatinan dan Duka Atas Bencana Erupsi Gunung Semeru

    DPR Sampaikan Keprihatinan dan Duka Atas Bencana Erupsi Gunung Semeru

    Nasional
    PPKM Level 3 Batal, Epidemiolog Kritik Pertimbangan Pemerintah

    PPKM Level 3 Batal, Epidemiolog Kritik Pertimbangan Pemerintah

    Nasional
    Menko Airlangga Sebut Penanganan Pandemi Covid-19 Butuh Kolaborasi Global

    Menko Airlangga Sebut Penanganan Pandemi Covid-19 Butuh Kolaborasi Global

    Nasional
    Aji Mumpung: Tunjangan, Mobil Dinas, Dana Dapil, Keruklah Selagi Bisa!

    Aji Mumpung: Tunjangan, Mobil Dinas, Dana Dapil, Keruklah Selagi Bisa!

    Nasional
    Pukat UGM: Tidak Ada Bukti Ilmiah Hukuman Mati Efektif Beri Efek Jera Korupsi

    Pukat UGM: Tidak Ada Bukti Ilmiah Hukuman Mati Efektif Beri Efek Jera Korupsi

    Nasional
    PPKM Level 3 Se-Indonesia Batal, Kemenkes: Tetap Ada Pembatasan Mobilitas

    PPKM Level 3 Se-Indonesia Batal, Kemenkes: Tetap Ada Pembatasan Mobilitas

    Nasional
    Pesawat C-130 Hercules TNI AU Kirim 12 Ton Bansos untuk Warga Terdampak Erupsi Semeru

    Pesawat C-130 Hercules TNI AU Kirim 12 Ton Bansos untuk Warga Terdampak Erupsi Semeru

    Nasional
    Rapat Paripurna, DPR Sahkan 40 RUU Masuk Prolegnas Prioritas 2022

    Rapat Paripurna, DPR Sahkan 40 RUU Masuk Prolegnas Prioritas 2022

    Nasional
    Cegah Kasus Covid-19, Pemerintah Larang Perayaan Tahun Baru 2022

    Cegah Kasus Covid-19, Pemerintah Larang Perayaan Tahun Baru 2022

    Nasional
    DPR Perpanjang Masa Pembahasan 5 RUU, Ada RUU PDP-RUU Landas Kontinen

    DPR Perpanjang Masa Pembahasan 5 RUU, Ada RUU PDP-RUU Landas Kontinen

    Nasional
    PPKM Level 3 Se-Indonesia Batal, Mendagri: Bukan Sesuatu yang Aneh

    PPKM Level 3 Se-Indonesia Batal, Mendagri: Bukan Sesuatu yang Aneh

    Nasional
    PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang, Ini Daftar Daerah Berstatus Level 3

    PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang, Ini Daftar Daerah Berstatus Level 3

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.