Kompas.com - 30/04/2013, 22:02 WIB
|
EditorHindra

JAKARTA, KOMPAS.com — Kejaksaan meningkatkan upaya pencarian mantan Kabareskrim Polri Komisaris Jenderal (Purn) Susno Duadji. Sejak masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), tim jaksa eksekutor belum berhasil megeksekusi Susno.

"Masih dalam pencarian. Ya, ditingkatkan, yang jelas diintensifkan. Berarti terus jalan," ujar Wakil Jaksa Agung Darmono, di Kejaksaan agung, Jakarta Selatan, Selasa (30/4/2013).

Darmono mengatakan, tidak ada penambahan jumlah personel ataupun perubahan susunan tim eksekutor yang memburu Susno. Terpenting, pihaknya telah berkoordinasi dengan Polri dan Imigrasi. Sementara itu, Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Setia Untung Arimuladi mengatakan, tim saat ini telah bergerak ke sejumlah titik yang diduga menjadi tempat persembunyian Susno.

"Tim dibantu dengan Mabes Polri sudah bergerak di sejumlah titik. Tidak bisa diinfokan di mana saja," kata Untung.

Sebelumnya, Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan telah tiga kali melakukan pemanggilan eksekusi pada Susno. Namun, mantan Kapolda Jawa Barat itu tak pernah memenuhi panggilan eksekusi. Akhirnya, pada Rabu (24/4/2013), tim gabungan kejaksaan melakukan upaya penjemputan paksa di kediaman Susno di Bandung, Jawa Barat. Upaya eksekusi itu pun gagal setelah Susno akhirnya digiring ke Mapolda Jawa Barat.

Kemudian, tim dari kejaksaan dibantu Resmob Polda Metro Jaya mendatangi kediaman Susno di Cinere, Depok, dan keluarganya di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (28/4/2013) malam. Namun, Susno tidak ada di tempat tersebut.

Susno Muncul di Youtube

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setelah gagalnya proses eksekusi, keberadaan Susno misterius. Ia diburu kejaksaan dan kepolisian. Kejaksaan Agung telah menetapkan statusnya sebagai buron. Namun, pada Senin (29/4/2013) sore, muncul video Susno di Youtube. Video tersebut diunggah oleh akun Yohana Celia sekitar pukul 16.00. Susno tampak mengenakan batik dengan motif berwarna hitam dan putih. Ia bicara di sebuah tempat dengan latar belakang putih.

Dalam video berdurasi 15 menit 34 detik itu, Susno mengatakan, ia berada di daerah pemilihannya di Jawa Barat. Susno merupakan bakal calon anggota legislatif Partai Bulan Bintang.

Kasus Hukum Susno Proses eksekusi tersebut merupakan tindak lanjut setelah kasasi Susno ditolak Mahkamah Agung. Dengan putusan ini, Susno tetap dibui sesuai vonis Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, tiga tahun enam bulan. Hakim menilai Susno terbukti bersalah dalam kasus korupsi PT Salmah Arowana Lestari dan korupsi dana pengamanan Pilkada Jawa Barat. Susno menyatakan dirinya tidak dapat dieksekusi dengan berbagai alasan.

Pertama, dia menyatakan putusan Mahkamah Agung (MA) yang menolak kasasinya tidak mencantumkan perintah penahanan 3 tahun 6 bulan penjara. Putusan MA hanya tertulis menolak permohonan kasasi dan membebankan biaya perkara kepada terdakwa sebesar Rp 2.500.

Alasan kedua, Susno menilai bahwa putusan Pengadilan Tinggi Jakarta cacat hukum karena salah dalam menuliskan nomor putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Dengan sederet argumen itu, Susno menganggap kasusnya telah selesai.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Komisi III DPR Minta Kapolri Usut Oknumnya yang Lakukan Pemerkosaan di Mojokerto

    Komisi III DPR Minta Kapolri Usut Oknumnya yang Lakukan Pemerkosaan di Mojokerto

    Nasional
    Erupsi Gunung Semeru, BNPB Imbau 4 Hal ini Kepada Masyarakat

    Erupsi Gunung Semeru, BNPB Imbau 4 Hal ini Kepada Masyarakat

    Nasional
    UPDATE 4 Desember: Pemerintah Periksa 292.682 Spesimen Covid-19, Positivity Rate Capai 0,13 Persen

    UPDATE 4 Desember: Pemerintah Periksa 292.682 Spesimen Covid-19, Positivity Rate Capai 0,13 Persen

    Nasional
    UPDATE 4 Desember: Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 47,49 Persen dari Target Herd Immunity

    UPDATE 4 Desember: Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 47,49 Persen dari Target Herd Immunity

    Nasional
    Jokowi Perintahkan Kepala BNPB Berangkat ke Lumajang untuk Pastikan Penanganan Dampak Erupsi Gunung Semeru

    Jokowi Perintahkan Kepala BNPB Berangkat ke Lumajang untuk Pastikan Penanganan Dampak Erupsi Gunung Semeru

    Nasional
    Senin, Polri Undang 57 Eks Pegawai KPK untuk Sosialiasi Peraturan Pengangkatan ASN

    Senin, Polri Undang 57 Eks Pegawai KPK untuk Sosialiasi Peraturan Pengangkatan ASN

    Nasional
    BNPB Masih Data Kerugian Materil dari Erupsi Gunung Semeru

    BNPB Masih Data Kerugian Materil dari Erupsi Gunung Semeru

    Nasional
    UPDATE 4 Desember: Bertambah 5 Kasus Kematian Covid-19 di Indonesia

    UPDATE 4 Desember: Bertambah 5 Kasus Kematian Covid-19 di Indonesia

    Nasional
    Erupsi Gunung Semeru, BPBD Lumajang Segera Dirikan Posko Pengungsian

    Erupsi Gunung Semeru, BPBD Lumajang Segera Dirikan Posko Pengungsian

    Nasional
    Kabut dan Abu Vulkanik Sebabkan Sejumlah Titik Dekat Gunung Semeru Alami Kegelapan

    Kabut dan Abu Vulkanik Sebabkan Sejumlah Titik Dekat Gunung Semeru Alami Kegelapan

    Nasional
    Erupsi Gunung Semeru, BNPB Sebut Belum Ada Laporan Korban Jiwa

    Erupsi Gunung Semeru, BNPB Sebut Belum Ada Laporan Korban Jiwa

    Nasional
    BNPB: Guguran Awan Panas Semeru Mengarah ke Pronojiwo

    BNPB: Guguran Awan Panas Semeru Mengarah ke Pronojiwo

    Nasional
    Bupati Lumajang: Sabtu Pagi Terpantau Aman, Begitu Hujan Tiba-tiba Awan Turun dari Semeru

    Bupati Lumajang: Sabtu Pagi Terpantau Aman, Begitu Hujan Tiba-tiba Awan Turun dari Semeru

    Nasional
    Status UU Cipta Kerja Inkonstitusional Bersyarat Jadi Angin Segar bagi Daerah

    Status UU Cipta Kerja Inkonstitusional Bersyarat Jadi Angin Segar bagi Daerah

    Nasional
    Detik-detik Kronologi Erupsi Gunung Semeru

    Detik-detik Kronologi Erupsi Gunung Semeru

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.