Kompas.com - 29/04/2013, 08:14 WIB
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com — Pihak Kejaksaan saat ini tengah mencari terpidana korupsi Komisaris Jenderal (Purn) Susno Duadji untuk melakukan eksekusi terhadapnya. Upaya eksekusi yang dilakukan tim gabungan kejaksaan pekan lalu gagal. Namun, hingga kini, keberadaan mantan Kepala Bareskrim Polri itu belum diketahui. 

"Saya tegaskan lagi, sebagaimana yang Anda saksikan saat ini, Susno dalam posisi dicari aparat penegak hukum guna menjalani eksekusi atas putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap," ujar Wakil Jaksa Agung Darmono melalui pesan singkat yang diterima Kompas.com, Senin (29/4/2013).

Pada Minggu (28/4/2013) malam, tim dari Kejaksaan dan Resmob Polda Metro Jaya sudah mendatangi kediaman Susno dan keluarganya. Namun, Susno tidak ditemukan. Mereka kembali pulang dengan tangan hampa.

Keberadaan Susno misterius

Pada Jumat (26/4/2013) lalu, kejaksaan juga melacak keberadaan Susno. Setelah upaya eksekusi di Bandung gagal, keberadaannya tak diketahui.

"Ya, justru ini kan masih dalam pencariannya. Diperkirakan antara Jakarta, Bandung-lah," kata Darmono, Jumat lalu.

Darmono menegaskan, pihaknya tetap akan mengeksekusi Susno sesuai perintah undang-undang. Dia berharap, setelah Jaksa Agung Basrief Arief berkoordinasi dengan Kapolri Jenderal (Pol) Timur Pradopo, eksekusi selanjutnya dapat berjalan lancar.

Sementara itu, kuasa hukum Susno Duadji, Firman Wijaya, merahasiakan keberadaan kliennya yang menghilang secara misterius. Firman beralasan, kliennya masih dalam perlindungan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

"Saat ini, (Susno) masih dalam perlindungan LPSK," klaim Firman dalam wawancara dengan Kompas Petang, Jumat (26/4/2013).

Firman menambahkan, purnawirawan jenderal bintang tiga ini merasa tidak aman secara psikologis terkait rencana penjemputan paksa oleh kejaksaan.

Halaman:
Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Jokowi Dinilai Sudah Beri Kode Ganjar Maju Capres, tapi PDI-Perjuangan Belum 'Welcome'

    Jokowi Dinilai Sudah Beri Kode Ganjar Maju Capres, tapi PDI-Perjuangan Belum 'Welcome'

    Nasional
    KPK Belum Temukan Harun Masiku, Novel Baswedan: Bila Tak Mampu, Bisa Minta Bantuan Kami

    KPK Belum Temukan Harun Masiku, Novel Baswedan: Bila Tak Mampu, Bisa Minta Bantuan Kami

    Nasional
    2.531 Sisa Kuota Haji Diisi Jemaah Berstatus Cadangan, Ini Ketentuannya

    2.531 Sisa Kuota Haji Diisi Jemaah Berstatus Cadangan, Ini Ketentuannya

    Nasional
    Menko PMK Ungkap 4 Target Indonesia di Forum GPDRR 2022

    Menko PMK Ungkap 4 Target Indonesia di Forum GPDRR 2022

    Nasional
    Bertemu Panglima AU AS, KSAU Bahas Rencana Pengadaan Jet Tempur F-15IDN

    Bertemu Panglima AU AS, KSAU Bahas Rencana Pengadaan Jet Tempur F-15IDN

    Nasional
    Kemenag: 2.531 Sisa Kuota Haji Akan Diisi Jemaah Berstatus Cadangan

    Kemenag: 2.531 Sisa Kuota Haji Akan Diisi Jemaah Berstatus Cadangan

    Nasional
    Rencana Penggunaan Teknologi untuk Pemilu 2024 Jangan Sampai Hanya untuk Gaya-gayaan

    Rencana Penggunaan Teknologi untuk Pemilu 2024 Jangan Sampai Hanya untuk Gaya-gayaan

    Nasional
    Daftar Nama Perdana Menteri di Indonesia 1945-1959

    Daftar Nama Perdana Menteri di Indonesia 1945-1959

    Nasional
    Moeldoko: Keluhan Publik Pasti Ditindaklanjuti, KSP Jadi Rumah Aduan Terakhir

    Moeldoko: Keluhan Publik Pasti Ditindaklanjuti, KSP Jadi Rumah Aduan Terakhir

    Nasional
    Jokowi dan 'Politik Basa-basi' ke Ganjar Pranowo Jelang Pemilu 2024...

    Jokowi dan "Politik Basa-basi" ke Ganjar Pranowo Jelang Pemilu 2024...

    Nasional
    [POPULER NASIONAL] Fahmi Idris Meninggal Dunia | Cak Imin Nyatakan PKB Siap Gabung Koalisi Indonesia Bersatu

    [POPULER NASIONAL] Fahmi Idris Meninggal Dunia | Cak Imin Nyatakan PKB Siap Gabung Koalisi Indonesia Bersatu

    Nasional
    Menerka Jalan Ganjar Pranowo Menyongsong Pilpres 2024

    Menerka Jalan Ganjar Pranowo Menyongsong Pilpres 2024

    Nasional
    Negara Masih 'Bermurah Hati' kepada Koruptor Selama 2021

    Negara Masih "Bermurah Hati" kepada Koruptor Selama 2021

    Nasional
    Air Jadi Bensin, 1 Liter Mampu Tempuh 500 Km?

    Air Jadi Bensin, 1 Liter Mampu Tempuh 500 Km?

    Nasional
    Menanti Bukti Janji Jokowi Tekan Harga Minyak Goreng saat Ekspor Dibuka Lagi

    Menanti Bukti Janji Jokowi Tekan Harga Minyak Goreng saat Ekspor Dibuka Lagi

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.