Basuki: Khotbah Uje Enak Banget Didengar

Kompas.com - 26/04/2013, 14:18 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Kenangan tentang Ustaz Jeffry Al Buchori juga dimiliki oleh Basuki Tjahaja Purnama. Wakil Gubernur DKI Jakarta itu mengaku pernah mengundang "ustaz gaul" tersebut ke Belitung.

"Ikut berbelasungkawa, kita pernah undang ke Belitung," kata Basuki di Balaikota Jakarta, Jumat (26/4/2013).

Menurut Basuki, dia senang mendengarkan khotbah dan syiar yang disampaikan Uje. Menurut dia, khotbah yang disampaikan Uje mudah diterima dan dicerna oleh masyarakat Muslim.

"Saya suka banget khotbahnya, enak banget didengar. Keren banget," tutur Basuki lagi.

Menurutnya, khotbahnya juga dapat diterima oleh semua kalangan. Kepergian ustaz yang arkab disapa Uje itu ke hadapan Sang Khalik, bagi Basuki, merupakan kehilangan seluruh rakyat Indonesia.

"Indonesia kehilangan satu pemuda yang luar biasa. Ustaz yang kharismatik," kata Basuki.

Uje meninggal di usia 40 tahun. Lelaki kelahiran Jakarta, 12 April 1973, tersebut meninggalkan seorang istri, Pipik Dian Irawati; dan empat anak, Adiba Khanza Az-Zahra, Mohammad Abidzar, Bilal Al-Ghifari, dan Ayla Azuhro.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorAna Shofiana Syatiri

    Terkini Lainnya

    Lagi, Seorang TKI Ilegal Asal NTT Meninggal di Malaysia

    Lagi, Seorang TKI Ilegal Asal NTT Meninggal di Malaysia

    Nasional
    LPSK Terbentur Aturan Permintaan Perlindungan Saksi, Ini Saran Pakar Hukum

    LPSK Terbentur Aturan Permintaan Perlindungan Saksi, Ini Saran Pakar Hukum

    Nasional
    Survei SMRC, Kondisi Penegakan Hukum Sebelum dan Sesudah Kerusuhan 22 Mei Dinilai Baik

    Survei SMRC, Kondisi Penegakan Hukum Sebelum dan Sesudah Kerusuhan 22 Mei Dinilai Baik

    Nasional
    Dugaan Kecurangan TSM dalam Pilpres, Pengamat Sebut Seharusnya Prabowo-Sandi Diperiksa Juga

    Dugaan Kecurangan TSM dalam Pilpres, Pengamat Sebut Seharusnya Prabowo-Sandi Diperiksa Juga

    Nasional
    Tren Takut Bicara Politik dan Penangkapan Semena-mena Meningkat Pasca Kerusuhan 22 Mei

    Tren Takut Bicara Politik dan Penangkapan Semena-mena Meningkat Pasca Kerusuhan 22 Mei

    Nasional
    Minim Jelaskan Hasil Hitung Suara Versi Prabowo-Sandi, Tim Hukum 02 Dikritik

    Minim Jelaskan Hasil Hitung Suara Versi Prabowo-Sandi, Tim Hukum 02 Dikritik

    Nasional
    Survei SMRC: Pasca Kerusuhan 21-22 Mei, Penilaian Soeharto Demokratis Meningkat

    Survei SMRC: Pasca Kerusuhan 21-22 Mei, Penilaian Soeharto Demokratis Meningkat

    Nasional
    Jabatan Ma'ruf Amin di Bank Syariah Dinilai Tak Timbulkan Konflik Kepentingan

    Jabatan Ma'ruf Amin di Bank Syariah Dinilai Tak Timbulkan Konflik Kepentingan

    Nasional
    Survei SMRC: Soeharto Dinilai Diktator, SBY dan Jokowi Dinilai Demokratis

    Survei SMRC: Soeharto Dinilai Diktator, SBY dan Jokowi Dinilai Demokratis

    Nasional
    Survei SMRC: 69 Persen Publik Nilai Pilpres 2019 Berlangsung Jurdil

    Survei SMRC: 69 Persen Publik Nilai Pilpres 2019 Berlangsung Jurdil

    Nasional
    Survei SMRC: Mayoritas Publik Nilai Demokrasi Semakin Baik Selama 20 Tahun Terakhir

    Survei SMRC: Mayoritas Publik Nilai Demokrasi Semakin Baik Selama 20 Tahun Terakhir

    Nasional
    Pakar: Petitum Gugatan Prabowo-Sandi Seakan Bukan Dibuat Orang Hukum

    Pakar: Petitum Gugatan Prabowo-Sandi Seakan Bukan Dibuat Orang Hukum

    Nasional
    TKN: Tim Hukum 02 Bangun Narasi Saksinya Terancam

    TKN: Tim Hukum 02 Bangun Narasi Saksinya Terancam

    Nasional
    Menurut KPK, Kasus Pelesiran Novanto Beresiko bagi Kredibilitas Kemenkumham

    Menurut KPK, Kasus Pelesiran Novanto Beresiko bagi Kredibilitas Kemenkumham

    Nasional
    Tim 02 Minta Perlindungan Saksi, TKN Singgung Kasus yang Pernah Jerat Bambang Widjojanto

    Tim 02 Minta Perlindungan Saksi, TKN Singgung Kasus yang Pernah Jerat Bambang Widjojanto

    Nasional

    Close Ads X