"Live Streaming" Pemakaman Uje

Kompas.com - 26/04/2013, 10:33 WIB
EditorEko Hendrawan Sofyan

JAKARTA, KOMPAS.com Kompas.com bekerja sama dengan Solid Production secara live streaming menyiarkan prosesi pemakaman Ustaz Jeffry Al Buchori di TPU Karet Bivak, Jakarta, Jumat (26/4/2013) selepas shalat Jumat. (Live streaming bisa dilihat di bagian bawah berita ini)

"Kita akan menayangkan secara live streaming suasana pemakaman di TPU Bivak, setelah tiba dari Masjid Istiqlal," ujar Produser Solid Production Marcel Hartawan, Jumat di Jakarta.

Seperti diberitakan sebelumnya, pendakwah yang dijuluki "ustaz gaul" ini meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di kawasan Jalan Gedung Hijau Raya, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Jumat (26/4/2013) dini hari.  

Sebelum menghantam pohon palem, motor yang dikendarai Uje sempat menabrak trotoar.


Uje sempat dilarikan ke Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta. Namun, dokter menyebutkan Uje sudah dinyatakan meninggal dunia.

Jenazah Uje sempat disemayamkan di rumah duka di Perum Bukit Mas, Jalan Narmada III, Rempoa, Jumat.

Sebelum dikebumikan, jenazah dibawa ke Masjid Istiqlal untuk dishalatkan secara berjemaah. 

Baca tentang
    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Kasus Seleksi Jabatan di Kemenag, Romahurmuziy Divonis 2 Tahun Penjara

    Kasus Seleksi Jabatan di Kemenag, Romahurmuziy Divonis 2 Tahun Penjara

    Nasional
    Montir Pembuat Pesawat dari Barang Bekas Diundang ke Istana

    Montir Pembuat Pesawat dari Barang Bekas Diundang ke Istana

    Nasional
    ICW Desak Revisi UU Tipikor, Salah Satunya Hapus Pasal Hukuman Mati

    ICW Desak Revisi UU Tipikor, Salah Satunya Hapus Pasal Hukuman Mati

    Nasional
    Susi Pudjiastuti: Kapal Asing Boleh Lewat Natuna, tetapi Tidak untuk Colong Ikan

    Susi Pudjiastuti: Kapal Asing Boleh Lewat Natuna, tetapi Tidak untuk Colong Ikan

    Nasional
    Beda dengan Airlangga, Moeldoko Akui Buruh Belum Puas dengan Omnibus Law

    Beda dengan Airlangga, Moeldoko Akui Buruh Belum Puas dengan Omnibus Law

    Nasional
    Temui Wapres, Pimpinan DPD Tekankan Pentingnya Pemekaran Papua

    Temui Wapres, Pimpinan DPD Tekankan Pentingnya Pemekaran Papua

    Nasional
    6 Alasan KSPI Tolak Rancangan Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja

    6 Alasan KSPI Tolak Rancangan Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja

    Nasional
    Dikritik PKS karena Sering Kunjungan ke Luar Negeri, Ini Jawaban Prabowo

    Dikritik PKS karena Sering Kunjungan ke Luar Negeri, Ini Jawaban Prabowo

    Nasional
    Soal KAS dan Sunda Empire, Kemendagri Minta Publik Tak Mudah Percaya

    Soal KAS dan Sunda Empire, Kemendagri Minta Publik Tak Mudah Percaya

    Nasional
    Kemendagri Dukung Usulan BNN soal Sinergi Pengawasan Narkoba di Perbatasan

    Kemendagri Dukung Usulan BNN soal Sinergi Pengawasan Narkoba di Perbatasan

    Nasional
    KSPI Duga Pemerintah Berupaya Hapus Pesangon lewat Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja

    KSPI Duga Pemerintah Berupaya Hapus Pesangon lewat Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja

    Nasional
    Fadli Zon Minta Pemerintah Berpikir Cerdas soal Rencana Cabut Subsidi Elpiji 3 Kg

    Fadli Zon Minta Pemerintah Berpikir Cerdas soal Rencana Cabut Subsidi Elpiji 3 Kg

    Nasional
    Buruh: Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja Lebih Berpihak pada Pengusaha

    Buruh: Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja Lebih Berpihak pada Pengusaha

    Nasional
    Yasonna Laoly Tak Masuk Tim Hukum PDI-P, Hadiri Konpers di Luar Jam Kerja

    Yasonna Laoly Tak Masuk Tim Hukum PDI-P, Hadiri Konpers di Luar Jam Kerja

    Nasional
    Fadli Zon Sebut Sandiaga Punya Modal Politik yang Tinggi untuk Maju Pilpres 2024

    Fadli Zon Sebut Sandiaga Punya Modal Politik yang Tinggi untuk Maju Pilpres 2024

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X