Kompas.com - 24/04/2013, 08:46 WIB
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, yang juga Ketua Umum dan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, mengomentari respons publik atas bakal calon anggota legislatif (caleg) yang diajukan partai politik. Melalui akun Twitter-nya, @SByudhoyono, SBY mengatakan, agar jangan memilih caleg yang dinilai tidak "sreg".

"Banyak komentar ttg Caleg (calon anggota DPR) yg diusulkan partai-partai politik. Begini saja .. jangan pilih yg tidak sreg. *SBY*," demikian tulis SBY, Selasa (23/4/2013).

Selain mengomentari soal pencalegan, SBY yang tengah melakukan kunjungan kerja ke luar negeri, juga menyindir tentang sikap para politisi yang kerap melontarkan kritikan. Ia menyebutnya sebagai "penyakit" politisi. Apa kata SBY?

"Penyakit politisi: ketika tidak menjabat mengkritik habis-habisan, tetapi ketika menjabat tidak melaksanakan apa yg dikritiknya. *SBY*," ujarnya.

Seperti diketahui, pada 22 April 2013, batas akhir pendaftaran daftar caleg sementara (DCS) oleh partai politik peserta Pemilu 2014. Partai Demokrat sendiri mendaftarkan 560 nama dalam daftar bakal calegnya. Sekitar 20 persen di antaranya adalah wajah baru yang berasal dari berbagai kalangan seperti artis hingga purnawirawan jenderal TNI. Di antara bakal caleg itu, termasuk para menteri yang kini duduk di Kabinet Indonesia Bersatu II. Mereka adalah Amir Syamsuddin (Menteri Hukum dan HAM), Syarief Hasan (Menteri Koperasi dan UKM), Roy Suryo (Menteri Pemuda dan Olahraga), EE Mangindaan (Menteri Perhubungan), dan Jero Wacik (Menteri ESDM).

Ikuti perkembangan dinamika politik dalam topik:
Geliat Politik Jelang 2014

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Berkas Perkara Dua Terdakwa Kasus Suap Pajak Dilimpahkan ke PN Tipikor Jakarta

    Berkas Perkara Dua Terdakwa Kasus Suap Pajak Dilimpahkan ke PN Tipikor Jakarta

    Nasional
    Ini Kriteria Calon Kepala Badan Otorita IKN Menurut KSP

    Ini Kriteria Calon Kepala Badan Otorita IKN Menurut KSP

    Nasional
    RUU TPKS Masuk Prolegnas Lagi, Pemerintah Janji Buka Pintu Selebar Mungkin bagi Partisipasi Publik

    RUU TPKS Masuk Prolegnas Lagi, Pemerintah Janji Buka Pintu Selebar Mungkin bagi Partisipasi Publik

    Nasional
    UPDATE: Tambah 227.860 Total Spesimen Covid-19, Positivity Rate Tanpa Antigen 5,46 Persen

    UPDATE: Tambah 227.860 Total Spesimen Covid-19, Positivity Rate Tanpa Antigen 5,46 Persen

    Nasional
    7 Orang yang Terjaring OTT KPK di Langkat Dibawa ke Gedung Merah Putih

    7 Orang yang Terjaring OTT KPK di Langkat Dibawa ke Gedung Merah Putih

    Nasional
    Presiden Disebut Bakal Pertimbangkan Suara Publik soal Sosok Kepala Otorita IKN Nusantara

    Presiden Disebut Bakal Pertimbangkan Suara Publik soal Sosok Kepala Otorita IKN Nusantara

    Nasional
    Bareskrim Tetapkan Enam Tersangka Kasus Investasi Bodong Robot Trading Evotrade

    Bareskrim Tetapkan Enam Tersangka Kasus Investasi Bodong Robot Trading Evotrade

    Nasional
    Terdakwa Kasus Asabri Heru Hidayat Divonis Nihil, Jaksa Agung Perintahkan Banding

    Terdakwa Kasus Asabri Heru Hidayat Divonis Nihil, Jaksa Agung Perintahkan Banding

    Nasional
    Pemerintah Catat 6.500 Lebih Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak Sepanjang 2021

    Pemerintah Catat 6.500 Lebih Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak Sepanjang 2021

    Nasional
    UPDATE 19 Januari: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua 58,54 Persen

    UPDATE 19 Januari: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua 58,54 Persen

    Nasional
    Pemerintah Didesak Cari Investor untuk Pindahkan Ibu Kota, Jangan Gunakan Dana PEN

    Pemerintah Didesak Cari Investor untuk Pindahkan Ibu Kota, Jangan Gunakan Dana PEN

    Nasional
    Persiapan Pemilu 2024, PAN-PBB Bertemu Bangun Kesepahaman Politik

    Persiapan Pemilu 2024, PAN-PBB Bertemu Bangun Kesepahaman Politik

    Nasional
    UPDATE 19 Januari: 5.814 Kasus Suspek Covid-19 di Indonesia

    UPDATE 19 Januari: 5.814 Kasus Suspek Covid-19 di Indonesia

    Nasional
    Masuk Jajaran Kepala Daerah Terkaya, Berikut Rekam Jejak Bupati Langkat yang Kena OTT KPK

    Masuk Jajaran Kepala Daerah Terkaya, Berikut Rekam Jejak Bupati Langkat yang Kena OTT KPK

    Nasional
    Potensi Kerugian Negara dari Dugaan Korupsi Pengadaan Pesawat Garuda Ditaksir Rp 3,6 Triliun

    Potensi Kerugian Negara dari Dugaan Korupsi Pengadaan Pesawat Garuda Ditaksir Rp 3,6 Triliun

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.