Kompas.com - 21/04/2013, 16:27 WIB
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorTri Wahono

JAKARTA, KOMPAS.com - Sampai dua hari terakhir menjelang penutupan batas penyerahan DCS, pendaftaran peserta pemilu untuk wilayah DKI Jakarta masih sepi, baik untuk penyerahan berkas DCS Parpol untuk DPRD maupun penyerahan berkas calon anggota DPD.

Pada Minggu (21/4/2013) sekitar pukul 12.00 WIB, baru PKS yang telah dari jauh-jauh hari menyerahkan berkas DCS. Sementara untuk penyerahan berkas calon anggota DPD baru 13 orang.

Hal tersebut disampaikan Ketua KPUD DKI Jakarta Dahlia Umar. Menurutnya, kebanyakan parpol masih memiliki kecenderungan untuk mendaftar di hari-hari terakhir padahal langkah tersebut rawan akan terjadinya penumpukan.

"Untuk partai baru, PKS, mereka daftar sejak hari ketiga pembukaan. Katanya Golkar dan Gerindra mau hari ini. Hanura dan Demokrat besok, yang lain belum ada kabar. Untuk DPD baru 13 orang," kata Dahlia saat ditemui di Kantor KPUD DKI Jakarta, Minggu (21/4/2013) siang.

"Sebenarnya sebaiknya partai tidak mendaftar di last minute karena rawan terjadi penumpukan," lanjut Dahlia.

Mengenai alasan sejumlah partai yang lebih memilih menyerahkan DCS di hari-hari terakhir, Dahlia juga tidak mengetahui pasti. Namun untuk mengantisipasi penumpukan di hati terakhir, pihaknya telah menyiapkan lebih banyak loket-loket pendaftaran.

"Mungkin persoalan partai masing-masing. Untuk antisipasi kami sudah menyiapkan lebih banyak loket pendaftaran yakni sekitar enam loket. Pendaftaran untuk besok paling lambat jam 4 sore dan proses pemeriksaan akan sesuai urut kedatangan," terangnya.

Sementara untuk penyerahan berkas calon anggota DPD, menurut Dahlia, sampai saat ini baru sekitar 13 orang. Para calon yang telah mendaftar nantinya akan diseleksi dahulu baru kemudian diikutsertakan pada Pemilu.

Adapun nama-nama calon anggota DPD yang sudah mendaftar antara lain AM Fatwa, Rommy, Pardi, Fahirah Idris, Mustar Putrajaya, Syamsul Zakaria, Santo Dewatmoko, FX Urip Soedjoedi, Lexam Silaban, Vivi Effendi, Ivan Rinaldi, Eddy Sadeli, dan Ramdansyah.

"Mereka datang dari berbagai latar belakang mulai dari pensiunan birokrat, pengusaha, dokter maupun incumbent yang saat ini menjabat," kata Dahlia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.