Kompas.com - 21/04/2013, 10:59 WIB
|
EditorHindra

JAKARTA, KOMPAS.com - Tenda merah putih didirikan di halaman Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jalan Imam Bonjol nomor 29, Jakarta Pusat, Minggu (21/4/2013). Tenda besar itu untuk menyambut para petinggi partai politik yang akan hadir untuk menyerahkan daftar calon legislatif sementara (DCS)

"Ya biar teratur nanti ketika parpol datang, biasanya ramai-ramai. Jadi ada tempat menunggu," kata Arif, staf Humas KPU.

Selain kursi-kursi yang telah diatur rapih, di dalam tenda tersebut ada layar untuk menyaksikan proses pendaftaran yang akan berlangsung di dalam ruang KPU. Tenda merah putih ini didirikan menjelang hari terakhir pendaftaran bakal caleg sementara. Sementara karpet merah juga telah digelar KPU sejak pendaftaran dibuka pada 9 April 2013.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari KPU, hari ini ada enam partai yang akan menyerahkan DCS. Enam parpol tersebut adalah PDI-Perjuangan, Partai Golongan Karya, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).

"Iya nampaknya (ada enam partai)," kata anggota KPU Ferry Kurnia Rizkiyansyah melalui pesan singkat, Sabtu (20/4/2013).

Hingga detik ini, baru terlihat segelintir massa dari Partai Hanura. Namun, mereka belum membawa berkas DCS yang akan diserahkan ke KPU. Tenda merah putih itu pun baru dipenuhi para pewarta yang hendak meliput. Selain enam partai tersebut, lima partai lainnya memilih menyerahkan DCS pada hari terakhir pendaftaran, yakni Senin (22/4/2013) mendatang.

Kelima partai itu adalah Partai Nasdem, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Persatuan Pembangunan, serta Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), dan Partai Bulan Bintang.

Untuk diketahui, KPU membuka pendaftaran DCS mulai 9 hingga 22 April 2013. Waktu ini lebih panjang dibandingkan yang telah ditetapkan sebelumnya yaitu hingga 15 April 2013. Sejauh ini, baru Partai Keadilan Sejahtera yang menyerahkan DCS.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Sejumlah Anggota 'Tim Advance' Umrah Positif Omicron Sepulang dari Saudi

    Sejumlah Anggota "Tim Advance" Umrah Positif Omicron Sepulang dari Saudi

    Nasional
    Taspen Life Tegaskan Penyidikan Dugaan Korupsi di Kejagung Tak Terkait Perusahaan Induk

    Taspen Life Tegaskan Penyidikan Dugaan Korupsi di Kejagung Tak Terkait Perusahaan Induk

    Nasional
    Pemerintah Hentikan Sementara Pemberangkatan Umrah

    Pemerintah Hentikan Sementara Pemberangkatan Umrah

    Nasional
    PPKM di Luar Jawa-Bali Diperpanjang, Airlangga Sebut 238 Kabupaten/Kota Level Satu

    PPKM di Luar Jawa-Bali Diperpanjang, Airlangga Sebut 238 Kabupaten/Kota Level Satu

    Nasional
    Kunjungi Jawa Barat, Jokowi Hadiri Dies Natalis Unpar hingga Tinjau Proyek Kereta Cepat

    Kunjungi Jawa Barat, Jokowi Hadiri Dies Natalis Unpar hingga Tinjau Proyek Kereta Cepat

    Nasional
    Selfie E-KTP Jadi NFT di Opensea, Kemendagri: Rentan Kejahatan oleh Pemulung Data

    Selfie E-KTP Jadi NFT di Opensea, Kemendagri: Rentan Kejahatan oleh Pemulung Data

    Nasional
    Perkembangan Omicron Makin Cepat, Evaluasi PPKM Jadi Seminggu Sekali

    Perkembangan Omicron Makin Cepat, Evaluasi PPKM Jadi Seminggu Sekali

    Nasional
    Kasus Omicron Meningkat, Luhut: Pengetatan Mobilitas Kita Jadikan Opsi Terakhir

    Kasus Omicron Meningkat, Luhut: Pengetatan Mobilitas Kita Jadikan Opsi Terakhir

    Nasional
    Misteri Kecelakaan Boeing 737-500 Sriwijaya Air SJY 182 Belum Berjawab

    Misteri Kecelakaan Boeing 737-500 Sriwijaya Air SJY 182 Belum Berjawab

    Nasional
    Kasus Omicron Naik, Menkes Imbau Masyarakat Tak Bepergian ke Luar Negeri dan ke Luar Kota

    Kasus Omicron Naik, Menkes Imbau Masyarakat Tak Bepergian ke Luar Negeri dan ke Luar Kota

    Nasional
    Gelombang Omicron Datang, Tembus 748 Kasus dan Prediksi Capai Puncak pada Februari-Maret

    Gelombang Omicron Datang, Tembus 748 Kasus dan Prediksi Capai Puncak pada Februari-Maret

    Nasional
    Diusir karena Terlambat Datang Rapat DPR, Komnas Perempuan Sebut Ada Persoalan Komunikasi

    Diusir karena Terlambat Datang Rapat DPR, Komnas Perempuan Sebut Ada Persoalan Komunikasi

    Nasional
    Gempa Magnitudo 5,4 di Banten Pagi Ini, Terasa sampai Bogor, Tangerang, dan Sukabumi

    Gempa Magnitudo 5,4 di Banten Pagi Ini, Terasa sampai Bogor, Tangerang, dan Sukabumi

    Nasional
    KPK Buka Kemungkinan Tetapkan Tersangka Lain dalam Kasus Suap Bupati Abdul Gafur

    KPK Buka Kemungkinan Tetapkan Tersangka Lain dalam Kasus Suap Bupati Abdul Gafur

    Nasional
    Menkes: Lebih dari 500 Pasien Terpapar Omicron Dirawat di RS, 300 Sudah Sembuh

    Menkes: Lebih dari 500 Pasien Terpapar Omicron Dirawat di RS, 300 Sudah Sembuh

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.