Yusril Ancam Bawa PKPU No 13 ke MK - Kompas.com

Yusril Ancam Bawa PKPU No 13 ke MK

Kompas.com - 19/04/2013, 16:15 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Koordinator Tim Advokasi Forum DPRD se-Indonesia, Yusril Ihza Mahendra, mengancam akan mengajukan uji materi terhadap Pasal 19 huruf i poin 2 Peraturan KPU Nomor 13 Tahun 2013 tentang Pencalonan Anggota Legislatif ke Mahkamah Konstitusi. Hal itu akan dilakukan jika KPU tidak menanggapi tuntutan yang diajukan oleh Forum DPRD se-Indonesia untuk menghapus isi pasal tersebut.

Pasal tersebut menyatakan, "Anggota partai politik yang dicalonkan oleh partai politik yang berbeda dengan partai politik asal, baik Partai Politik Peserta Pemilu maupun bukan Peserta Pemilu melampirkan surat pernyataan pengunduran diri sebagai anggota partai politik asal (Model BB-5)."

Ada dua alasan mengapa dirinya akan mengajukan uji materi terhadap isi pasal tersebut. Pertama, KPU dianggap telah bekerja melampaui wewenangnya. KPU dianggap terlalu mencampuri urusan internal partai soal aturan pergantian antar waktu (PAW). Kedua, aturan tersebut telah melanggar ketentuan di dalam UU Pemilu Nomor 8 Tahun 2012.

"Mau PAW berhenti atau selesai, itu wewenang partai," ujarnya.

Yusril menambahkan, dirinya memberikan batas waktu kepada KPU untuk menghapus isi pasal tersebut. "Kita kasih waktu sampai awal Minggu depan. Jika tidak ada reaksi, kami akan ajukan uji materi ke MK," tuntasnya.

Sebelumnya, puluhan anggota DPRD yang tergabung di dalam Forum DPRD se-Indonesia berdemonstrasi di depan kantor KPU di Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat. Mereka menuntut agar KPU menghapus isi pasal tersebut.

 


EditorHindra
Komentar

Terkini Lainnya

Berita Populer: Memanfaatkan Jeda Pemrosesan di ATM, Anak-anak Bisa Kuras ATM Anda

Berita Populer: Memanfaatkan Jeda Pemrosesan di ATM, Anak-anak Bisa Kuras ATM Anda

Regional
Pagi Ini, Dua Pemimpin Korea Berjumpa dalam Pertemuan Bersejarah

Pagi Ini, Dua Pemimpin Korea Berjumpa dalam Pertemuan Bersejarah

Internasional
Terungkapnya Pencuri 14 Laptop untuk UNBK di SMP Muhammadiyah Koja...

Terungkapnya Pencuri 14 Laptop untuk UNBK di SMP Muhammadiyah Koja...

Megapolitan
KPK Supervisi Enam Kasus Dugaan Korupsi di Riau

KPK Supervisi Enam Kasus Dugaan Korupsi di Riau

Nasional
C-130 B Hercules, T-1301 beristirahat di Museum Dirgantara Yogyakarta

C-130 B Hercules, T-1301 beristirahat di Museum Dirgantara Yogyakarta

Nasional
Moeldoko: Presiden Tidak Akan Korbankan Negara untuk Tenaga Kerja Asing

Moeldoko: Presiden Tidak Akan Korbankan Negara untuk Tenaga Kerja Asing

Regional
Berita Populer: Anak Diikat di Sepeda Motor, hingga Prediksi Kiamat oleh Da Vinci

Berita Populer: Anak Diikat di Sepeda Motor, hingga Prediksi Kiamat oleh Da Vinci

Internasional
Sejumlah Wilayah di Jabodetabek Akan Diguyur Hujan Hari Ini

Sejumlah Wilayah di Jabodetabek Akan Diguyur Hujan Hari Ini

Megapolitan
Pengamat: Pertemuan Jokowi dengan Alumni 212 Luruskan yang 'Bengkok'

Pengamat: Pertemuan Jokowi dengan Alumni 212 Luruskan yang "Bengkok"

Nasional
Terjebak di Hutan Rehabilitasi, Seekor Macan Dahan Ditemukan di Pangkalan Bun

Terjebak di Hutan Rehabilitasi, Seekor Macan Dahan Ditemukan di Pangkalan Bun

Regional
'Indonesia Bisa Maju dengan Inovasi dan Kreativitas Generasi Muda dan Wanita'

"Indonesia Bisa Maju dengan Inovasi dan Kreativitas Generasi Muda dan Wanita"

Nasional
Melihat Lahan Parkir yang Akan Jadi Tempat Relokasi Pedagang Blok G

Melihat Lahan Parkir yang Akan Jadi Tempat Relokasi Pedagang Blok G

Megapolitan
Pencabutan Hak Politik Dinilai Signifikan Beri Efek Ngeri bagi Para Politisi

Pencabutan Hak Politik Dinilai Signifikan Beri Efek Ngeri bagi Para Politisi

Nasional
KPU Imbau Calon Kepala Daerah Tak Kampanyekan Capres Saat Pilkada

KPU Imbau Calon Kepala Daerah Tak Kampanyekan Capres Saat Pilkada

Nasional
Mengunjungi Taman Piknik, Oase di Tengah Hiruk Pikuk Kalimalang

Mengunjungi Taman Piknik, Oase di Tengah Hiruk Pikuk Kalimalang

Megapolitan

Close Ads X