Kompas.com - 18/04/2013, 16:36 WIB
Penulis Dani Prabowo
|
EditorLaksono Hari W

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua DPRD Kabupaten Bogor Iyus Djuher, yang telah ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan penerimaan hadiah atau janji terkait permintaan izin pengelolaan tanah untuk PT Gerindo Persada, hari ini resmi mendekam di Rumah Tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Iyus akan ditahan selama 20 hari ke depan untuk menjalani pemeriksaan.

"Hari ini ada upaya penahanan terhadap tersangka ID (Iyus Djuher) selama 20 hari pertama di rutan basement KPK," kata Juru Bicara KPK Johan Budi SP di Gedung KPK, Kamis (18/4/2013) sore.

Ia mengatakan, KPK juga telah menggeledah sejumlah lokasi untuk mencari alat bukti terkait kasus ini. Johan menyampaikan, ada beberapa tempat yang sudah diperiksa oleh KPK dan KPK menemukan dokumen yang diduga ada kaitannya dengan kasus tersebut.

Sebelumnya, KPK menetapkan Iyus sebagai tersangka atas dugaan penerimaan hadiah atau janji terkait permintaan izin pengelolaan tanah untuk PT Gerindo Persada. Tanah seluas 100 hektar di Desa Antajaya, Kecamatan Tanjung Sari, Bogor, Jawa Barat, itu akan dibangun untuk taman pemakaman bukan umum.

"Telah ditemukan dua alat bukti yang cukup yang kemudian disimpulkan bahwa penerimaan hadiah atau janji memenuhi unsur-unsur tindak pidana korupsi," kata Johan, Rabu (17/4/2013).

Penetapan Iyus sebagai tersangka ini dilakukan setelah penyidik KPK memeriksa sembilan orang tertangkap tangan, termasuk Iyus. KPK pun menjerat Iyus dengan Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 5 Ayat 2 atau Pasal 11 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP. Selain Iyus, KPK menetapkan status tersangka terhadap empat orang tertangkap tangan lain. Keempatnya adalah Direktur PT Gerindo Perkasa bernama Sentot Susilo, pegawai pemerintah Kabupaten Bogor bernama Usep Jumeno, pegawai honorer di Pemkab Bogor Listo Welly Sabu, serta Nana Supriatna yang diduga sebagai perantara yang berkaitan dengan PT Gerindo.

Selain menetapkan kelima orang tersebut sebagai tersangka, KPK membebaskan empat orang lain, yakni dua sopir, anggota staf Iyus bernama Aris Munandar, serta seorang pria bernama Imam yang juga tertangkap tangan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    UPDATE: Sebaran 261 Kasus Harian Covid-19 di Indonesia, Jawa Barat Tertinggi

    UPDATE: Sebaran 261 Kasus Harian Covid-19 di Indonesia, Jawa Barat Tertinggi

    Nasional
    UPDATE BNPB: Pengungsi akibat Erupsi Semeru Tercatat 3.697 Jiwa

    UPDATE BNPB: Pengungsi akibat Erupsi Semeru Tercatat 3.697 Jiwa

    Nasional
    Oknum TNI Diduga Pukul Polwan di Kalteng, Kapenrem Sebut Murni Kesalahpahaman

    Oknum TNI Diduga Pukul Polwan di Kalteng, Kapenrem Sebut Murni Kesalahpahaman

    Nasional
    Angin Prayitno Disebut Beli 81 Bidang Lahan Menggunakan Nama Rekannya

    Angin Prayitno Disebut Beli 81 Bidang Lahan Menggunakan Nama Rekannya

    Nasional
    UPDATE 7 Desember: Ada 6.116  Suspek Covid-19 di Tanah Air

    UPDATE 7 Desember: Ada 6.116 Suspek Covid-19 di Tanah Air

    Nasional
    UPDATE: Bertambah 420, Total Kasus Sembuh dari Covid-19 Kini 4.108.717

    UPDATE: Bertambah 420, Total Kasus Sembuh dari Covid-19 Kini 4.108.717

    Nasional
    UPDATE 7 Desember 2021: Bertambah 17, Pasien Covid-19 yang Meninggal Kini 143.893

    UPDATE 7 Desember 2021: Bertambah 17, Pasien Covid-19 yang Meninggal Kini 143.893

    Nasional
    UPDATE: Ada 5.466 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

    UPDATE: Ada 5.466 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

    Nasional
    UPDATE: Bertambah 261, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 4.258.076

    UPDATE: Bertambah 261, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 4.258.076

    Nasional
    Ketua DPR: PPKM yang Disesuaikan Kondisi Daerah Memenuhi Asas Keadilan

    Ketua DPR: PPKM yang Disesuaikan Kondisi Daerah Memenuhi Asas Keadilan

    Nasional
    Panglima TNI Perintahkan Oknum Prajurit Raider yang Pukuli Polwan di Palangkaraya Diproses Hukum

    Panglima TNI Perintahkan Oknum Prajurit Raider yang Pukuli Polwan di Palangkaraya Diproses Hukum

    Nasional
    Hadapi Omicron, Semua Negara Diimbau Gencarkan 3 Langkah Antisipatif

    Hadapi Omicron, Semua Negara Diimbau Gencarkan 3 Langkah Antisipatif

    Nasional
    Tim DVI Polri Terima 30 Jenazah Akibat Erupsi Semeru, 10 Korban Telah Diidentifikasi

    Tim DVI Polri Terima 30 Jenazah Akibat Erupsi Semeru, 10 Korban Telah Diidentifikasi

    Nasional
    Menteri PPPA: Partisipasi Aktif Perempuan dalam Ekonomi Akan Menaikkan Pendapatan Negara

    Menteri PPPA: Partisipasi Aktif Perempuan dalam Ekonomi Akan Menaikkan Pendapatan Negara

    Nasional
    Golkar Yakin Revisi UU Cipta Kerja Bisa Selesai Kurang dari 2 Tahun, jika...

    Golkar Yakin Revisi UU Cipta Kerja Bisa Selesai Kurang dari 2 Tahun, jika...

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.