Din: Besok Kita Turun ke Jalan, Habis-habisan!

Kompas.com - 11/04/2013, 17:11 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Penolakan terhadap Rancangan Undang-undang (RUU) Ormas, yang saat ini tengah dibahas, juga datang dari Muhammadiyah. Pimpinan ormas Islam itu, Din Syamsuddin, mengancam akan turun ke jalan bersama massa Muhammadiyah yang berjumlah puluhan ribu orang.

"Kita besok langsung turun ke jalan setelah shalat Jumat. Besar-besaran dan habis-habisan," ujarnya di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (11/4/2013).

Din mengaku bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk melakukan aksi ini. Untuk itu, ia meminta agar polisi juga turut menjaga jalannya aksi penolakan ini. Aksi ini akan dilakukan di depan Gedung DPR RI.

Menurut Din, pihaknya (PP Muhammadiyah) dengan yakin dan tegas, menolak RUU Ormas untuk disahkan. Penolakan ini dilakukan karena PP Muhammadiyah menilai RUU Ormas tersebut bersifat represif.

"Aksi tersebut akan berlangsung damai di depan gedung DPR. Nanti massa akan mengadakan shalat Jumat berjamaah terlebih dahulu di depan rumah wakil rakyat itu sebelum menggelar aksi," tegasnya.

Baca tentang


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    UPDATE 11 Juli: ODP Covid-19 Sebanyak 34.887 Orang, PDP 13.752 Orang

    UPDATE 11 Juli: ODP Covid-19 Sebanyak 34.887 Orang, PDP 13.752 Orang

    Nasional
    UPDATE: 1.190 Pasien Sembuh Covid-19, Rekor Terbanyak Sejak 2 Maret 2020

    UPDATE: 1.190 Pasien Sembuh Covid-19, Rekor Terbanyak Sejak 2 Maret 2020

    Nasional
    UPDATE 11 Juli: Tambah 66, Pasien Covid-19 Meninggal Dunia Jadi 3.535 Orang

    UPDATE 11 Juli: Tambah 66, Pasien Covid-19 Meninggal Dunia Jadi 3.535 Orang

    Nasional
    UPDATE 11 Juli: Jumlah ODP Saat Ini 34.887 Orang, PDP 13.752

    UPDATE 11 Juli: Jumlah ODP Saat Ini 34.887 Orang, PDP 13.752

    Nasional
    UPDATE 11 Juli: Bertambah 1.190, Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 Jadi 34.719 Orang

    UPDATE 11 Juli: Bertambah 1.190, Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 Jadi 34.719 Orang

    Nasional
    UPDATE: Kini Ada 74.018 Kasus Covid-19 di Indonesia, Bertambah 1.671

    UPDATE: Kini Ada 74.018 Kasus Covid-19 di Indonesia, Bertambah 1.671

    Nasional
    Anggota Komisi IX DPR: Gratiskan Rapid Test Covid-19 untuk Warga Tidak Mampu

    Anggota Komisi IX DPR: Gratiskan Rapid Test Covid-19 untuk Warga Tidak Mampu

    Nasional
    Penyintas Covid-19: Jangan Takut Cek Kesehatan jika Merasakan Gejala Terpapar Corona

    Penyintas Covid-19: Jangan Takut Cek Kesehatan jika Merasakan Gejala Terpapar Corona

    Nasional
    Kemenkumham Diminta Tak Larut Dalam Glorifikasi Keberhasilan Ekstradisi Maria Lumowa

    Kemenkumham Diminta Tak Larut Dalam Glorifikasi Keberhasilan Ekstradisi Maria Lumowa

    Nasional
    Masyarakat Diminta Tidak Bicara Keras demi Cegah Penularan Covid-19

    Masyarakat Diminta Tidak Bicara Keras demi Cegah Penularan Covid-19

    Nasional
    Pilkada Digelar Desember, Ma'ruf Amin Harap Tak Akibatkan Gelombang Kedua Covid-19

    Pilkada Digelar Desember, Ma'ruf Amin Harap Tak Akibatkan Gelombang Kedua Covid-19

    Nasional
    Ma'ruf Amin: Kalau Ada Orang Menggoreng Isu PKI, Itu Politisasi

    Ma'ruf Amin: Kalau Ada Orang Menggoreng Isu PKI, Itu Politisasi

    Nasional
    Virus Corona Penyebab Covid-19 Disebut Dapat Bertahan di Udara 8 Jam

    Virus Corona Penyebab Covid-19 Disebut Dapat Bertahan di Udara 8 Jam

    Nasional
    Ma'ruf Amin Mengaku Tak Pernah Siapkan Putrinya untuk Jadi Wali Kota

    Ma'ruf Amin Mengaku Tak Pernah Siapkan Putrinya untuk Jadi Wali Kota

    Nasional
    Pandemi Covid-19, Tenaga Ahli KSP: Tiap Orang Punya Tanggung Jawab, Jangan Hanya Tuntut Pemerintah

    Pandemi Covid-19, Tenaga Ahli KSP: Tiap Orang Punya Tanggung Jawab, Jangan Hanya Tuntut Pemerintah

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X