PKS Tunda Pendaftaran Caleg - Kompas.com

PKS Tunda Pendaftaran Caleg

Kompas.com - 10/04/2013, 06:18 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Partai Keadilan Sejahtera (PKS) masih belum memasukkan daftar calon anggota legislatif sementara (DCS) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Alasannya, masih ada sejumlah berkas persyaratan yang masih belum terkumpul.

"Kami ingin mengumpulkan persyaratan yang belum lengkap dan akan mendaftarkan DCS pada Kamis nanti," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) PKS, M Taufik Ridho, di Jakarta, Selasa (9/4/2013).

KPU menjadwalkan pendaftaran DCS dari partai politik peserta Pemilu 2014 pada 9-22 April 2013. Namun, pada hari pertama pendaftaran, ternyata belum ada partai yang mendaftar DCS secara utuh ke KPU karena belum memenuhi persyaratan lengkap.  

M Taufik Ridho menjelaskan, aturan KPU menyebutkan bahwa calon anggota legislatif (caleg) yang didaftarkan harus memenuhi semua persyaratan. Jika ada yang tidak memenuhi syarat, caleg akan langsung dicoret.

"Kami tidak ingin ada caleg dari partai ini yang gagal akibat kekurangan persyaratan. Karena itu, kami menunda pendaftaran sampai semua berkas lengkap," katanya.  

PKS mengaku agak kerepotan memenuhi beberapa persyaratan. Salah satunya, semua caleg harus terdaftar sebagai pemilih dalam pemilu legislatif. Padahal, belum dibentuk panitia pemungutan suara di setiap kelurahan atau desa. Akhirnya, para caleg mencari surat keterangan dari lurah atau kepala desa.

"Kami berusaha memenuhi semua persyaratan caleg yang dibutuhkan," katanya.


EditorRobert Adhi Ksp
Komentar

Terkini Lainnya

Bayi Usia 10 Hari Ini Torehkan Sejarah di Kongres AS

Bayi Usia 10 Hari Ini Torehkan Sejarah di Kongres AS

Internasional
Cerita Penjual 'Es Kepal Milo' yang Berdiri 8 Jam Melayani Pembeli

Cerita Penjual "Es Kepal Milo" yang Berdiri 8 Jam Melayani Pembeli

Megapolitan
Prabowo Sering Ajak Anies Ngobrol, tetapi Bukan soal Cawapres...

Prabowo Sering Ajak Anies Ngobrol, tetapi Bukan soal Cawapres...

Nasional
Kesalahan Warga Setiap Kali Melihat Lokasi Kejahatan...

Kesalahan Warga Setiap Kali Melihat Lokasi Kejahatan...

Megapolitan
Calon Jemaah Haji yang Wafat sebelum Berangkat Kini Bisa Digantikan Keluarganya

Calon Jemaah Haji yang Wafat sebelum Berangkat Kini Bisa Digantikan Keluarganya

Nasional
Di Persidangan, Bos First Travel Akan Beberkan soal Aset yang Dibekukan

Di Persidangan, Bos First Travel Akan Beberkan soal Aset yang Dibekukan

Nasional
Rela Antre Berjam-jam demi 'Es Kepal Milo' yang Viral di Medsos...

Rela Antre Berjam-jam demi "Es Kepal Milo" yang Viral di Medsos...

Megapolitan
Elektabilitas Ridwan Kamil-Uu Turun di Survei Indo Barometer, Apa Sebabnya?

Elektabilitas Ridwan Kamil-Uu Turun di Survei Indo Barometer, Apa Sebabnya?

Nasional
Unjuk Rasa, Massa di Aceh Tuntut Eksekusi Cambuk Tetap Digelar di Ruang Terbuka

Unjuk Rasa, Massa di Aceh Tuntut Eksekusi Cambuk Tetap Digelar di Ruang Terbuka

Regional
Banyak Penumpang Southwest Tak Pakai Masker Oksigen dengan Benar

Banyak Penumpang Southwest Tak Pakai Masker Oksigen dengan Benar

Internasional
Ini yang Harus Dilakukan Jokowi agar Pemangkasan 14 Proyek Tak Jadi Titik Lemah

Ini yang Harus Dilakukan Jokowi agar Pemangkasan 14 Proyek Tak Jadi Titik Lemah

Nasional
Mengamuk dan Melukai 3 Warga, Seekor Kerbau Ditembak Polisi

Mengamuk dan Melukai 3 Warga, Seekor Kerbau Ditembak Polisi

Regional
5 Pengakuan Bimanesh soal Fredrich dan Kejanggalan Perawatan Setya Novanto

5 Pengakuan Bimanesh soal Fredrich dan Kejanggalan Perawatan Setya Novanto

Nasional
Tahap Dua Penataan Tanah Abang, dari Blok G hingga 'Skybridge'

Tahap Dua Penataan Tanah Abang, dari Blok G hingga "Skybridge"

Megapolitan
Penutupan Sense Karaoke di Mangga Dua yang Berjalan Tanpa Perlawanan

Penutupan Sense Karaoke di Mangga Dua yang Berjalan Tanpa Perlawanan

Megapolitan

Close Ads X