Penggantian Kapolri dan Panglima TNI, Jangan untuk Amankan Partai Presiden - Kompas.com

Penggantian Kapolri dan Panglima TNI, Jangan untuk Amankan Partai Presiden

Kompas.com - 10/04/2013, 00:08 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Percepatan pergantian Kapolri dinilai merupakan hal yang wajar dilakukan Presiden. Tetapi motif penggantian harus dipastikan tepat, bukan untuk mengamankan kepentingan partai tertentu apalagi partai yang diketuai Presiden.

"Yang perlu dikritisi adalah motif Presiden di balik penggantian Kapolri dan Panglima (TNI)," kata Wakil Ketua Komisi III Al-Muzzamil Yusuf saat dihubungi Selasa (9/4/2013). Kalau memang karena pemilu yang akan segera berlangsung dan pertimbangan Presiden demi stabilitas keamanan, menurut dia pergantian memang rasional.

"(Tapi) jangan sampai pergantian ini untuk mendukung atau mensukseskan partai Presiden," ujar Muzzamil. Kalau sampai itu terjadi, dia mengatakan citra masa akhir pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan semakin negatif.

Komisi III, lanjut Muzzamil, hanya bisa memberikan pertimbangan kepada Presiden. Namu pengangkatan dan pemberhentian Kapolri maupun Panglima TNI adalah hak prerogatif Presiden. "Siapapun yang dipilih Presiden, harus mempunya track record yang baik. Apalagi tantangan keamanan kita sekarang tidak ringan.Berat. Butuh orang-orang yang berpotensi betul-betul," imbuh politisi Partai Keadilan Sejahtera ini.

Sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono dan Kapolri Jenderal Timur Pradopo akan diganti pada Agustus atau September 2013. "Panglima TNI akan memasuki masa pensiun. Kapolri sebenarnya sampai Januari tahun depan. Tapi, karena Kapolri memiliki tugas penting berkaitan dengan Pemilu 2014, justru penggantiannya tidak bisa mendekati tahun itu," ujar Presiden SBY dalam wawancara dengan Majalah Tempo seperti dikutip di situs www.setkab.go.id.

Di dalam wawancara itu, Presiden menyebutkan Panglima TNI diganti karena faktor usia. Adapun untuk Kapolri, menurut Presiden, diperlukan figur baru yang cakap dan bisa menjalankan tugas. Tidak hanya mengamankan Pemilu 2014, tapi juga mengatasi berbagai gangguan keamanan.

Berita terkait dapat dibaca dalam topik: Geliat Politik Jelang 2014


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorPalupi Annisa Auliani
    Komentar

    Terkini Lainnya

    Anies Akan Kirim Tim ke Istanbul untuk Belajar soal Minibus dan Air

    Anies Akan Kirim Tim ke Istanbul untuk Belajar soal Minibus dan Air

    Megapolitan
    Survei 'Kompas': Kepuasan Masyarakat Jadi Kunci Keterpilihan Jokowi

    Survei "Kompas": Kepuasan Masyarakat Jadi Kunci Keterpilihan Jokowi

    Nasional
    Rumahnya Ambruk akibat Tergerus Arus Sungai, Nenek dan Cucu Berhasil Selamat

    Rumahnya Ambruk akibat Tergerus Arus Sungai, Nenek dan Cucu Berhasil Selamat

    Regional
    Gelar Konser Perayaan Ultah Hitler, Dua Pria Polandia Ditahan

    Gelar Konser Perayaan Ultah Hitler, Dua Pria Polandia Ditahan

    Internasional
    Sekolah Rusak Pasca-gempa Banjarnegara, Siswa SD Ujian di Tenda Darurat

    Sekolah Rusak Pasca-gempa Banjarnegara, Siswa SD Ujian di Tenda Darurat

    Regional
    Dishub DKI Akan Evaluasi Semua Kapal ke Kepulauan Seribu

    Dishub DKI Akan Evaluasi Semua Kapal ke Kepulauan Seribu

    Megapolitan
    Brimob Polri Siap Amankan Acara-acara Besar di Tahun 2018

    Brimob Polri Siap Amankan Acara-acara Besar di Tahun 2018

    Nasional
    Sandiaga Hampir Naik Kapal yang Meledak di Kepulauan Seribu

    Sandiaga Hampir Naik Kapal yang Meledak di Kepulauan Seribu

    Megapolitan
    ISIS Klaim Serangan Bom Bunuh Diri yang Tewaskan 57 Orang di Kabul

    ISIS Klaim Serangan Bom Bunuh Diri yang Tewaskan 57 Orang di Kabul

    Internasional
    Survei 'Kompas': Jokowi Terganjal Masalah Harga Kebutuhan Pokok dan Lapangan Pekerjaan

    Survei "Kompas": Jokowi Terganjal Masalah Harga Kebutuhan Pokok dan Lapangan Pekerjaan

    Nasional
    Punggungnya Terluka, Seekor Penyu Bertelur di Pantai Sukamade Banyuwangi

    Punggungnya Terluka, Seekor Penyu Bertelur di Pantai Sukamade Banyuwangi

    Regional
    'Behind the Scene' Lobi-lobi Memasangkan Prabowo Jadi Cawapres Jokowi

    "Behind the Scene" Lobi-lobi Memasangkan Prabowo Jadi Cawapres Jokowi

    Nasional
    Digelar pada Agustus 2018, Samosir Music International Butuh Dukungan Nyata

    Digelar pada Agustus 2018, Samosir Music International Butuh Dukungan Nyata

    Regional
    Tak Ada Tilang Saat Uji Coba Penambahan Waktu Ganjil-Genap di Sudirman

    Tak Ada Tilang Saat Uji Coba Penambahan Waktu Ganjil-Genap di Sudirman

    Megapolitan
    Hari Ini, Jokowi Tinjau Bandara Soedirman hingga Kunjungi Korban Gempa

    Hari Ini, Jokowi Tinjau Bandara Soedirman hingga Kunjungi Korban Gempa

    Nasional

    Close Ads X