Resmi Sudah Pemberhentian Anas Urbaningrum

Kompas.com - 30/03/2013, 15:37 WIB
|
EditorPalupi Annisa Auliani

JAKARTA, KOMPAS.com — Anas Urbaningrum resmi diberhentikan dari posisinya sebagai Ketua Umum Partai Demokrat. Surat keputusan pemberhentian Anas disahkan dan dibacakan dalam Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat.

Sidang soal putusan ini dimulai dengan pembacaan draf surat keputusan oleh anggota Majelis Tinggi, Amir Syamsuddin, yang menjadi presidium sidang. Pemberhentian Anas menjadi Keputusan KLB Nomor 2/PD/III/2013. 

Amir menjelaskan beberapa pertimbangan KLB memberhentikan Anas. Pertama, dia mengatakan KLB memiliki wewenang dan kekuasaan tertinggi. "Kedua, Anas telah menyatakan mengundurkan diri," ucap Amir dalam sesi sidang KLB di Hotel Inna Beach, Sabtu (30/3/2013).

Ketiga, lanjut Amir, pemberhentian Anas dilakukan untuk memperlancar pendaftaran daftar calon anggota legislatif sementara (DCS). "Apakah keputusan ini disetujui?" ucap Amir. "Setuju!" teriak ratusan peserta kongres yang hadir dalam ruang sidang.

"Baik, terima kasih. Saya juga berterima kasih atas jasa yang diberikan Anas Urbaningrum sampai Februari 2013," tutur Amir. Seperti diberitakan, Anas Urbaningrum ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penerimaan hadiah terkait proyek Hambalang dan lainnya, Jumat (22/3/2013). Keesokan harinya, Sabtu (23/3/2013), Anas menyatakan berhenti dari Partai Demokrat.

Berita terkait dapat dibaca dalam topik: KLB Demokrat

Baca tentang


    Rekomendasi untuk anda
    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Faskes Diminta Antisipasi Kejadian Syok Pasca-vaksinasi Covid-19

    Faskes Diminta Antisipasi Kejadian Syok Pasca-vaksinasi Covid-19

    Nasional
    Tes Covid-19 Tak Hentikan Penularan, Tak Bisa Jadi Alasan Gelar Acara

    Tes Covid-19 Tak Hentikan Penularan, Tak Bisa Jadi Alasan Gelar Acara

    Nasional
    Wapres: Pengelolaan Wakaf Uang Harus Profesional dan Modern

    Wapres: Pengelolaan Wakaf Uang Harus Profesional dan Modern

    Nasional
    Presiden Jokowi Resmikan Gerakan Nasional Wakaf Uang dan Brand Ekonomi Syariah

    Presiden Jokowi Resmikan Gerakan Nasional Wakaf Uang dan Brand Ekonomi Syariah

    Nasional
    Masyarakat Diimbau Tak Gelar Acara dengan Dalih Sudah Tes Covid-19

    Masyarakat Diimbau Tak Gelar Acara dengan Dalih Sudah Tes Covid-19

    Nasional
     Jokowi: Pemanfaatan Wakaf Jangan Hanya untuk Ibadah, tapi Juga Sosial-Ekonomi

    Jokowi: Pemanfaatan Wakaf Jangan Hanya untuk Ibadah, tapi Juga Sosial-Ekonomi

    Nasional
    Gerakan Nasional Wakaf Uang Diluncurkan, Wapres: Tanda Dimulainya Transformasi Wakaf

    Gerakan Nasional Wakaf Uang Diluncurkan, Wapres: Tanda Dimulainya Transformasi Wakaf

    Nasional
    Jelang Sidang Sengketa Hasil Pilkada, KPU Daerah Diminta Persiapkan Hal Berikut...

    Jelang Sidang Sengketa Hasil Pilkada, KPU Daerah Diminta Persiapkan Hal Berikut...

    Nasional
    Imigrasi Bolehkan 153 WN China Masuk ke Indonesia, Ini Dasar Hukumnya

    Imigrasi Bolehkan 153 WN China Masuk ke Indonesia, Ini Dasar Hukumnya

    Nasional
    Anggota DPR: PPKM Belum Maksimal, di Tempat Umum Masih Banyak yang Abaikan Protokol Kesehatan

    Anggota DPR: PPKM Belum Maksimal, di Tempat Umum Masih Banyak yang Abaikan Protokol Kesehatan

    Nasional
    MK Gelar Sidang Sengketa Hasil Pilkada 2020 Mulai Selasa Besok

    MK Gelar Sidang Sengketa Hasil Pilkada 2020 Mulai Selasa Besok

    Nasional
    UPDATE: Tak Ada Penambahan WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri

    UPDATE: Tak Ada Penambahan WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri

    Nasional
    Mahfud: Pelajar Pernah Dilarang Berjilbab, Setelah Dibolehkan, Situasi Jangan Dibalik

    Mahfud: Pelajar Pernah Dilarang Berjilbab, Setelah Dibolehkan, Situasi Jangan Dibalik

    Nasional
    Anggota DPR: PPKM Sulit Tekan Kasus Covid-19 jika Tidak Ada Karantina Total

    Anggota DPR: PPKM Sulit Tekan Kasus Covid-19 jika Tidak Ada Karantina Total

    Nasional
    LPSK Tawarkan Perlindungan Anak Penyandang Disabilitas Korban Kekerasan Seksual di Makassar

    LPSK Tawarkan Perlindungan Anak Penyandang Disabilitas Korban Kekerasan Seksual di Makassar

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X