Jelang KLB, Spanduk Tri Dianto "Dibersihkan"

Kompas.com - 30/03/2013, 08:01 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto

DENPASAR, KOMPAS.com - Menjelang pembukaan Kongres Luar Biasa (KLB) Demokrat di Sanur, Bali, Sabtu (30/3/2013) siang nanti, spanduk salah satu calon Ketua Umum, Tri Dianto "dibersihkan" hingga tak tersisa.

Aksi pembersihan ini diduga dilakukan sejak kemarin hingga tadi malam. Tri Dianto sudah mendapat kabar pembersihan ini, namun ia belum mengetahui siapa dalang di balik pencopotan spanduk-spanduk miliknya yang tersebar dari Kuta hingga Denpasar.

"Ada seratus spanduk, habis dicopotin, uda dicek semua gak ada," ujar Tri Dianto saat dihubungi Sabtu pagi. "Belum tahu siapa yang bersihin, apa preman, atau elite berpikiran preman," imbuhnya.

Pembersihan spanduk ini tidak menyurutkan niat loyalis Anas ini untuk tetap mencalonkan diri sebagai Ketua Umum Demokrat. Mantan Ketua DPC Cilacap ini mengklaim ada 198 DPC dan 5 DPD yang akan mengusungnya saat KLB nanti.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Pemerintah Siapkan Sistem Pendataan Digital untuk Kelompok Prioritas Vaksin Covid-19

    Pemerintah Siapkan Sistem Pendataan Digital untuk Kelompok Prioritas Vaksin Covid-19

    Nasional
    Beri Klarifikasi, Firli Sebut Baca Why Nations Fail pada 2012, Bukan 2002

    Beri Klarifikasi, Firli Sebut Baca Why Nations Fail pada 2012, Bukan 2002

    Nasional
    Ini Alasan Jokowi Undang LSM Agraria ke Istana

    Ini Alasan Jokowi Undang LSM Agraria ke Istana

    Nasional
    Jelang Pencoblosan Pilkada, Mendagri: Jangan Persulit Masyarakat Buat E-KTP

    Jelang Pencoblosan Pilkada, Mendagri: Jangan Persulit Masyarakat Buat E-KTP

    Nasional
    Formappi: Kalau Mau Perkuat Demokrasi, Ya Hapus UU ITE

    Formappi: Kalau Mau Perkuat Demokrasi, Ya Hapus UU ITE

    Nasional
    Satgas: Libur Panjang Akhir Tahun Berpotensi Naikkan Kasus Covid-19

    Satgas: Libur Panjang Akhir Tahun Berpotensi Naikkan Kasus Covid-19

    Nasional
    Sidang Uji Materi UU Cipta Kerja, KSPI Sebut Isu Investasi dan Ketenagakerjaan Tak Bisa Digabung dalam Satu UU

    Sidang Uji Materi UU Cipta Kerja, KSPI Sebut Isu Investasi dan Ketenagakerjaan Tak Bisa Digabung dalam Satu UU

    Nasional
    AMAN Mengaku Tak Pernah Kirim Karangan Bunga di Markas Kodam Jaya

    AMAN Mengaku Tak Pernah Kirim Karangan Bunga di Markas Kodam Jaya

    Nasional
    Satgas Sebut Kasus Covid-19 Meningkat 3,9 Persen Dibandingkan Pekan Sebelumnya

    Satgas Sebut Kasus Covid-19 Meningkat 3,9 Persen Dibandingkan Pekan Sebelumnya

    Nasional
    Muncul Anggapan Perbedaan Perlakuan antara Massa Petamburan dengan Demonstrasi, Ini Jawaban Satgas

    Muncul Anggapan Perbedaan Perlakuan antara Massa Petamburan dengan Demonstrasi, Ini Jawaban Satgas

    Nasional
    Survei Change.org Catat 5 Persoalan Daerah Menurut Anak Muda

    Survei Change.org Catat 5 Persoalan Daerah Menurut Anak Muda

    Nasional
    Kasus Covid-19 Tak Terkendali, Satgas Ingatkan Pemda Tegas Beri Sanksi Pelanggar Protokol Kesehatan

    Kasus Covid-19 Tak Terkendali, Satgas Ingatkan Pemda Tegas Beri Sanksi Pelanggar Protokol Kesehatan

    Nasional
    Survei Change.org: Janji Kampanye Calon Kepala Daerah Terpilih Perlu Diawasi

    Survei Change.org: Janji Kampanye Calon Kepala Daerah Terpilih Perlu Diawasi

    Nasional
    Polisi Selidiki Dugaan Kampanye di Luar Jadwal oleh Mulyadi-Ali Mukhni

    Polisi Selidiki Dugaan Kampanye di Luar Jadwal oleh Mulyadi-Ali Mukhni

    Nasional
    Mensos Tegaskan Tak Semua Masyarakat Berpendapatan Rendah Terima Bantuan Usaha

    Mensos Tegaskan Tak Semua Masyarakat Berpendapatan Rendah Terima Bantuan Usaha

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X