Kompas.com - 29/03/2013, 20:21 WIB
|
EditorTjahja Gunawan Diredja

JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Demokrat terlalu memaksakan diri untuk menjadikan Susilo Bambang Yudhoyono sebagai ketua umum.

Koordinator Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Sebastian Salang di Jakarta, Jumat (29/3/2013), mengatakan, SBY ketua dewan pembina yang bisa membuat keputusan apapun terhadap demokrat, jadi tidak perlu harus menjadi ketua partai.

Alasan lain adalah SBY ini presiden. Dalam beberapa survei, menunjukan perhatian dan efektivitas kepemimpinannya semakin melorot.

Ketika menjadi ketua partai, perhatiannya terhadap partai semakin besar dan perhatian pada urusan negara dan rakyat pasti terbengkalai dan akan terjadi konflik kepentingan nanti antara partai dan negara.

Bahayanya, sulit dihindari pemanfaatan fasilitas negara utk mengurusi partai. "Bagaimana memisahkan dirinya sbg ketua partai dan presiden?" ujarnya.

Apakah tidak ada lagi orang selain SBY yang bisa dipercaya untuk menjadi ketua umum?

"Sayang sekali kalau pak SBY berpikir demikian, seharusnya beliau berpandangan semakin luas bukan semakin sempit dengan mengambil alih ketua partai," kata Sebastian.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.