DKI Siapkan Psikolog di Puskesmas

Kompas.com - 21/03/2013, 03:20 WIB
Editor

Jakarta, Kompas - Untuk menekan tingginya kejahatan keji, termasuk kejahatan seksual terhadap anak-anak, tak cukup sekadar menegakkan upaya hukum. Setahun terakhir, psikolog mulai disiagakan di puskesmas di Jakarta untuk memperluas layanan praktik kejiwaan masyarakat.

Ketua Ikatan Psikologi Klinis Himpunan Psikologi Indonesia (IPK-Himpsi) Perwakilan Jakarta Kasandra Putranto, Rabu (20/3), menegaskan, perilaku menyimpang, pengabaian norma moral dan etika, gangguan jiwa, serta kejahatan keji mengindikasikan tingginya tingkat ketidaksehatan jiwa masyarakat.

”Diperlukan peran psikolog yang didukung semua pihak, termasuk politisi, pelaku ekonomi, praktisi hukum, termasuk pemerintah dan polisi, agar masalah ini dapat ditekan dari hulunya,” kata Kasandra.

Puskesmas menjadi pintu masuk utama yang mendekatkan psikolog kepada masyarakat. ”Kita perlu menyentuh langsung masyarakat, tak cuma berbicara di media. Puskesmas pengantar bagi komunitas kesehatan jiwa ini untuk terjun ke komunitas-komunitas warga dan melakukan pendampingan,” kata pengamat kesehatan jiwa dan psikososial, Pandu Setiawan.


Target 44 puskesmas

Saat ini sudah ada psikolog dan mahasiswa psikologi dari delapan universitas, yaitu Pancasila, Atma Jaya, Persada Indonesia YAI, Universitas Kristen Krida Wacana, Universitas Negeri Jakarta, Yarsi, Tarumanegara, dan Pelita Harapan, yang melayani masyarakat di 13 dari 44 puskesmas kecamatan di Jakarta.

Puskesmas-puskesmas tersebut ada di Cilandak, Setiabudi, Mampang, Pancoran, Matraman, Tebet, Kebon Jeruk, Taman Sari, Grogol Petamburan, Cempaka Putih, Cengkareng, dan Kali Deres.

Kemarin, IPK-Himpsi bersama perwakilan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Polda Metro Jaya sepakat memperbarui kesepakatan dan meningkatkan layanan psikolog di puskesmas yang terangkum dalam program Jakarta Sehat Jiwa. Ditargetkan pada tahun ini ke-44 kecamatan di Jakarta itu dilengkapi psikolog.

”Di kawasan yang padat dan kumuh yang selama ini cukup banyak terjadi kejahatan, seperti kejahatan seksual, justru belum ada psikolognya. Ini yang harus ditambah,” kata Kepala Biro Sosial Pemprov DKI Jakarta Supeno.

Menurut Supeno, ada anggaran Rp 1,2 triliun untuk program Kartu Jakarta Sehat (KJS). Jakarta Sehat Jiwa selaras dengan semangat KJS yang berupaya menjamin setiap warga miskin dapat mengakses kesehatan layak secara gratis.

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polda Papua Diduga Lakukan Obstruction of Justice dalam Penanganan Peristiwa Paniai, Polri Tunggu Laporan Komnas HAM

Polda Papua Diduga Lakukan Obstruction of Justice dalam Penanganan Peristiwa Paniai, Polri Tunggu Laporan Komnas HAM

Nasional
Sabtu, Masyarakat Aceh Akan Serahkan Sejumlah Rekomendasi Akademik ke Presiden Jokowi

Sabtu, Masyarakat Aceh Akan Serahkan Sejumlah Rekomendasi Akademik ke Presiden Jokowi

Nasional
Adik Mentan Dapat Rekomendasi PAN Sebagai Bakal Calon Wali Kota Makassar

Adik Mentan Dapat Rekomendasi PAN Sebagai Bakal Calon Wali Kota Makassar

Nasional
Kejagung Periksa 13 Orang yang Keberatan Rekening Efeknya Diblokir

Kejagung Periksa 13 Orang yang Keberatan Rekening Efeknya Diblokir

Nasional
Pemerintah Ingin Capai 4 Fokus Lewat Komite Ekonomi dan Keuangan Syariah

Pemerintah Ingin Capai 4 Fokus Lewat Komite Ekonomi dan Keuangan Syariah

Nasional
Sabtu Besok, Jokowi Dijadwalkan Makan Bersama Ribuan Warga Aceh di Kenduri Kebangsaan

Sabtu Besok, Jokowi Dijadwalkan Makan Bersama Ribuan Warga Aceh di Kenduri Kebangsaan

Nasional
Pilkada 2020 Tingkat Kabupaten/Kota, 160 Paslon Berpotensi Maju Jalur Independen

Pilkada 2020 Tingkat Kabupaten/Kota, 160 Paslon Berpotensi Maju Jalur Independen

Nasional
Wapres Ma'ruf Amin Sebut Pemerintah Terus Berupaya Perbaiki Kesejahteraan Guru

Wapres Ma'ruf Amin Sebut Pemerintah Terus Berupaya Perbaiki Kesejahteraan Guru

Nasional
Soal Ketahanan Keluarga, Ma'ruf: Apakah Harus Diselesaikan dengan Undang-undang

Soal Ketahanan Keluarga, Ma'ruf: Apakah Harus Diselesaikan dengan Undang-undang

Nasional
Kemenkes Sebut 3 WNI di Wuhan Sudah Sehat dan Ingin Pulang

Kemenkes Sebut 3 WNI di Wuhan Sudah Sehat dan Ingin Pulang

Nasional
Yusril Anggap Wajar Ada Kesalahan Pengetikan pada RUU Cipta Kerja

Yusril Anggap Wajar Ada Kesalahan Pengetikan pada RUU Cipta Kerja

Nasional
36 Kasus Distop Penyelidikannya, KPK Tak Sangka Jadi Heboh

36 Kasus Distop Penyelidikannya, KPK Tak Sangka Jadi Heboh

Nasional
Pemerintah Siapkan Sejumlah Lokasi Alternatif untuk Karantina 74 WNI Kru Diamond Princess

Pemerintah Siapkan Sejumlah Lokasi Alternatif untuk Karantina 74 WNI Kru Diamond Princess

Nasional
Wapres Ma'ruf Amin Minta Guru Beradaptasi di Era Revolusi Industri 4.0

Wapres Ma'ruf Amin Minta Guru Beradaptasi di Era Revolusi Industri 4.0

Nasional
KPK Hentikan 36 Penyelidikan, Sebagian Besar Terkait Dugaan Suap

KPK Hentikan 36 Penyelidikan, Sebagian Besar Terkait Dugaan Suap

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X