Kompas.com - 14/03/2013, 15:26 WIB
|
EditorRobert Adhi Ksp

MAUMERE, KOMPAS.com - Pengungsi Rokatenda di Maumere pasrah apakah mereka ikut memilih atau tidak, tergantung pemerintah. Para pengungsi pun tidak menuntut harus ikut pemilu kada. Tidak pilih pun mereka tetap diam.

"Kami ini pengungsi, orang kecil, dan tak punya kekuatan apa apa. Pemerintah tidak melibatkan kami pun tidak masalah. Kami tetap seperti ini," kata Yohanes Lanu di tempat pengungsian di Maumere, Kamis (14/3/2013).

Jumlah pengungsi yang memiliki hak pilih di Maumere sekitar 1300 orang, belum termasuk pengungsi di Ropa, Ende. Ia mengatakan, jika mereka diberi hak memilih, itu pun harus di setiap titik pengungsian, dimana ada TPS berdiri.

Mereka tidak bisa dipaksa mengikuti pemilihan pada satu titik tertentu, jauh dari lokasi pengungsian karena mereka tidak punya biaya transportasi ojek atau angkot. Para pengungsi ini ada di setiap kelurahan di Maumere dengan jarak sampai belasan kilometer dari posko Transito Pemkab Sikka. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.