Kompas.com - 11/03/2013, 20:57 WIB
|
EditorMarcus Suprihadi

KUPANG, KOMPAS.com- Pengungsi korban letusan Gunung Rokatenda di Maumere butuh bantuan mendesak, terutama mereka yang menetap di tengan pemukiman warga. Pengungsi yang terhimpun di Transito Pemkab Sikka relatif mendapat pelayanan dasar berupa beras dan air bersih, meski jumlahnya terbatas.

Pantauan Kompas di sejumlah titik pengungsian bersama Pastor Marcel Vande Raring SVD dari Justice and Peace and Integrity of Creation, para pengungsi tampak menangis. "Kami terharu melihat pastor datang membawa apa saja membantu kami. Tapi pemerintah tidak pernah kelihatan. Sejak Desember sampai Maret ini, kami tidak pernah dapat bantuan pemerintah kecuali dari pastor Vande,"kata Mama Maria Lunu (56), pengungsi Rokatenda dari desa Nitunglea, Palue, NTT di Maumere, Senin (11/3/2013).

Saat itu pastor Vande membawa dua karung beras masing masing 18 kg bagi 15 pengungsi di tempat penampungan di Kelurahan Ngameting, Maumere. Lunu dengan air mata berlinang mengatakan, di rumah pengungsian milik Remigius Wahe, mereka sangat kesulitan makanan.Wahe sendiri seorang pengangguran, tidak punya pekerjaan.

Mereka ingin ke tempat penampungan transito milik pemerintah, tetapi kapasitas tempat itu sangat terbatas. Di sana sudah tertampung 142 orang.

Kompas pun segera memberi bantuan berupa bahan kebutuhan dasar kepada pengungsi ini melalui Dana Kemanusiaan Kompas, sumbangan dari pembaca.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.