Kompas.com - 10/03/2013, 19:16 WIB
Penulis Icha Rastika
|
EditorPalupi Annisa Auliani

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD belum berniat menjadi penasihat Komisi Pemberantasan Korupsi. Apalagi, dia mengaku belum tahu tugas penasihat KPK tersebut.

“Enggak tahu saya, belum tahu tugasnya apa, posisinya apa, cuma dengar dari koran saja,” ujar Mahfud di Jakarta, Minggu (10/3/2013). Dia menanggapi pendapat Juru Bicara KPK Johan Budi yang menilai Mahfud cocok menjadi penasihat KPK.

Menurut Mahfud, hingga saat ini belum ada yang menawarkannya untuk menjadi penasihat KPK. Jika pun nanti ada yang menawarkan, Mahfud mengaku tidak tahu apakah setuju mendaftarkan diri atau tidak. “Enggak tahu saya, terserah KPK lah, kan banyak yang cocok,” ucapnya.

KPK tengah mencari penasihat untuk periode 2013-2017 melalui seleksi yang dilakukan panitia seleksi (pansel). Adapun masa jabatan Mahfud sebagai Ketua MK akan berakhir pada 1 April 2013. Mahfud juga telah mengirimkan surat kepada pimpinan DPR pada Oktober 2012 yang isinya menyatakan akan berhenti sebagai hakim konstitusi pada masa akhir jabatannya.

Sejauh ini, pendaftaran calon penasihat KPK, sepi peminat. Pansel KPK pun, siap melakukan metoda jemput bola dengan mengajak tokoh-tokoh yang dianggap kompeten. Pendaftaran calon penasehat KPK ini dibuka sejak 25 Februari 2013.

Tim pansel penasihat KPK ini terdiri dari sosiolog Universitas Indonesia, Imam Prasodjo (ketua tim); mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Ahmad Syafii Ma'arif (anggota); peneliti LIPI, Mochtar Pabotinggi (anggota); mantan Wakil Ketua KPK Bibit Samad Riyanto (anggota); dan mantan Ketua Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan Yunus Husein (anggota).

Ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi calon penasihat KPK. Selain memiliki integritas, kompetensi, independensi, dan kepemimpinan, penasihat KPK juga harus memiliki pengalaman kerja minimal 15 tahun di bidang hukum pidana, keuangan, perbankan, tata usaha negara, hukum perdata, manajemen dan organisasi, psikologi, teknologi informasi, atau sistem audit kumulatif.

Usia pendaftar minimal 50 tahun pada akhir masa kerja panitia seleksi, yaitu pada 7 Mei 2013, dengan pendidikan minimal setingkat sarjana (S-1), dan sudah tidak menjadi pengurus atau anggota partai politik minimal 5 tahun terakhir. Kini, KPK memiliki dua penasihat, yaitu Abdullah Hehamahua dan Said Zainal Abidin. Namun, Abdullah sudah dua periode menjabat sehingga tidak dapat mengajukan diri lagi. Sementara Said tidak berniat menjadi penasihat KPK untuk periode selanjutnya.

 
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.