Akil Mochtar Bersedia Melanjutkan Jabatan

Kompas.com - 06/03/2013, 02:26 WIB
Editor

Jakarta, Kompas - Hakim konstitusi Akil Mochtar menyatakan bersedia melanjutkan masa jabatannya pada periode kedua tahun 2013-2018. Akil, yang menjadi hakim konstitusi sejak Agustus 2008, juga bersedia menjadi ketua Mahkamah Konstitusi menggantikan Mahfud MD yang akan mengakhiri tugasnya pada 1 April 2013.

Akil, yang akan mengakhiri jabatannya untuk periode pertama pada Agustus 2013, menyampaikan kesediaannya kembali menjadi hakim konstitusi dalam rapat dengan Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (5/3).

”Dengan segala kerendahan hati, saya, Akil Mochtar, menyatakan diri bersedia melanjutkan masa jabatan periode kedua. Tentunya dengan dukungan dari teman-teman Komisi III,” kata Akil.

Pada Senin malam, Komisi III memilih Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi periode 2013-2018 menggantikan Mahfud MD yang akan mengakhiri tugasnya pada 1 April 2013. Kepergian Mahfud juga mengharuskan adanya pemilihan ketua MK karena Mahfud juga menjabat sebagai ketua MK.

Sesuai ketentuan, pemilihan ketua MK berlangsung di internal MK. Ketua MK dipilih dari dan oleh hakim konstitusi.

Saat ditanya apakah akan maju dalam pemilihan ketua MK, Akil menjawab, ”Mudah-mudahan. Mohon doa restu.”

Kinerja bagus

Wakil Ketua Komisi III DPR Tjatur Sapto Edy menuturkan, hakim konstitusi dari DPR yang sudah bagus dalam masa jabatannya biasanya akan diminta untuk melanjutkan jabatan. Perkecualian dilakukan jika hakim konstitusi tersebut tak mau melanjutkan jabatannya, seperti yang dilakukan Mahfud MD.

Hakim konstitusi terdiri dari sembilan orang. Tiga orang diusulkan oleh DPR, tiga orang usulan Presiden, dan tiga orang lainnya usulan Mahkamah Agung.

”Jika dilihat dari segi kualitas, saya kira Pak Akil jadi kandidat kuat menggantikan Pak Mahfud sebagai ketua MK,” kata Tjatur.

Wakil Ketua Komisi III DPR Al Muzzammil Yusuf mengatakan, konvensi yang selama ini berlangsung, orang yang sudah pernah menjalani uji kelayakan dan kepatutan pada jabatannya dan ternyata tidak punya masalah saat menjabat, tidak perlu dipertanyakan lagi.

Namun, menurut Muzzammil, Komisi III tetap akan membicarakan perlu tidaknya uji kelayakan dan kepatutan untuk Akil. (NWO)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.