Kompas.com - 05/03/2013, 13:13 WIB
Penulis Sandro Gatra
|
EditorHindra

JAKARTA, KOMPAS.com - Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar mengaku bersedia maju sebagai Ketua MK menggantikan Mahfud MD. Akil sudah menyatakan kesediaanya kepada Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat untuk melanjutkan masa jabatannya di periode kedua tahun 2013-2018 .

"Mudah-mudahan. Mohon doa restu saja," kata Akil di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (5/3/2013), ketika ditanya apakah akan maju sebagai calon Ketua Hakim MK.

Masa jabatan Akil akan habis 16 Agustus 2013. Akil adalah hakim MK yang diusulkan dari DPR. Oleh karena itu, yang bersangkutan harus menyatakan kesediaannya atau tidak untuk dicalonkan kembali enam bulan sebelum habis masa jabatan.

Akil mengatakan, dirinya bersedia melanjutkan masa jabatan sebagai hakim MK lantaran alasan pribadi dan tidak ada permintaan dari pihak lain. Menurut dia, jabatan hakim MK merupakan pengabdian yang terbaik. Dia pun merasa nyaman selama menjadi hakim MK.

Ketika ditanya apakah program yang ingin dia lakukan jika menjadi Ketua MK, Akil mengatakan, dirinya ingin membuat MK sebagai lembaga peradilan yang mudah dan murah. Ia mengaku ingin lebih memberikan akses seluas-luasnya kepada siapapun yang hak konstitusinya dilanggar.

Akil memberi contoh ingin agar pencari keadilan tidak perlu sampai menyewa pengacara mahal untuk beracara di MK. Mantan Wakil Ketua Komisi III DPR itu ingin agar MK menyediakan pengacara.

Seperti diberitakan, sedianya, Komisi III akan langsung mengambil keputusan kembali memilih Akil sebagai hakim MK atau tidak hari ini. Namun, rencana itu batal lantaran dalam rapat hari ini tidak semua fraksi hadir. Akhirnya, rapat pleno pengambilan keputusan akan dilakukan Rabu besok.

Sebelumnya, Komisi III sudah memilih calon hakim MK untuk menggantikan Mahfud MD yang habis masa jabatannya pada 1 April 2013. Mahfud yang juga diusung DPR sudah menyatakan tidak bersedia untuk dicalonkan kembali.

Seusai mengikuti uji kepatutan dan kelayakan, Arief Hidayat terpilih sebagai hakim MK dengan mendapat 42 suara dari 48 suara. Dua calon hakim MK lainnya kalah dukungan, yakni Sugianto (5 suara) dan Djafar Al Bram (1 suara). Enam politisi Komisi III tak menggunakan hak suara lantaran tak hadir.

Seluruh hakim MK dapat mencalonkan diri sebagai ketua MK. Untuk waktu pemilihan akan dibahas oleh para hakim MK, apakah sebelum masa jabatan Mahfud habis atau setelahnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Penularan Omicron, Kemendagri Tutup Izin Kepala Daerah ke Luar Negeri

Cegah Penularan Omicron, Kemendagri Tutup Izin Kepala Daerah ke Luar Negeri

Nasional
Puncak Omicron Diprediksi Februari-Maret, Pemerintah Diminta Siaga dari Hulu hingga Hilir

Puncak Omicron Diprediksi Februari-Maret, Pemerintah Diminta Siaga dari Hulu hingga Hilir

Nasional
Harapan Besar Setelah Menanti 6 Tahun RUU TPKS Disetujui di DPR..

Harapan Besar Setelah Menanti 6 Tahun RUU TPKS Disetujui di DPR..

Nasional
Risma Hapus Beberapa Jabatan Setingkat Eselon I dan II, Anggarannya Dioptimalkan untuk Bansos

Risma Hapus Beberapa Jabatan Setingkat Eselon I dan II, Anggarannya Dioptimalkan untuk Bansos

Nasional
Ironi Kebijakan Omicron: Jokowi Minta Warga Tak ke Luar Negeri, tapi Buka Pintu untuk Semua Negara

Ironi Kebijakan Omicron: Jokowi Minta Warga Tak ke Luar Negeri, tapi Buka Pintu untuk Semua Negara

Nasional
Gempa M 6,6 di Banten, 3.078 Rumah Rusak, 10 Orang Luka-luka

Gempa M 6,6 di Banten, 3.078 Rumah Rusak, 10 Orang Luka-luka

Nasional
Ryamizard dan Janji Prajuritnya di Tengah Dugaan Kerugian Negara Pengadaan Satelit

Ryamizard dan Janji Prajuritnya di Tengah Dugaan Kerugian Negara Pengadaan Satelit

Nasional
Membumikan Makna dan Manfaat Presidensi G20 Indonesia 2022

Membumikan Makna dan Manfaat Presidensi G20 Indonesia 2022

Nasional
Heru Hidayat, Koruptor Asabri Rp 22,7 Triliun yang Lolos dari Hukuman Mati...

Heru Hidayat, Koruptor Asabri Rp 22,7 Triliun yang Lolos dari Hukuman Mati...

Nasional
Komite Olimpiade Minta Diskresi Karantina untuk Atlet, Ini Jawaban Pemerintah

Komite Olimpiade Minta Diskresi Karantina untuk Atlet, Ini Jawaban Pemerintah

Nasional
Ibu Kota Negara Pindah, Polri Akan Ada Persiapan Pemindahan Instansi

Ibu Kota Negara Pindah, Polri Akan Ada Persiapan Pemindahan Instansi

Nasional
Ibu Kota 'Nusantara' Dibangun di Penajam Paser Utara, Ini Rincian Batas Wilayahnya

Ibu Kota "Nusantara" Dibangun di Penajam Paser Utara, Ini Rincian Batas Wilayahnya

Nasional
Jaksa Diperintahkan Banding Vonis Heru Hidayat, Kejagung: Hakim Ingkari Rasa Keadilan

Jaksa Diperintahkan Banding Vonis Heru Hidayat, Kejagung: Hakim Ingkari Rasa Keadilan

Nasional
Covid-19 Mulai Merangkak Lebihi 1.000 Kasus Per Hari, Jokowi Imbau WFH Lagi

Covid-19 Mulai Merangkak Lebihi 1.000 Kasus Per Hari, Jokowi Imbau WFH Lagi

Nasional
BMKG: Waspada Potensi Gelombang Tinggi hingga 4 Meter di Sejumlah Perairan di Indonesia

BMKG: Waspada Potensi Gelombang Tinggi hingga 4 Meter di Sejumlah Perairan di Indonesia

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.