Kompas.com - 05/03/2013, 10:44 WIB
|
EditorNasru Alam Aziz

JAKARTA, KOMPAS.com -- Rupiah masih saja didera tekanan pelemahan. Lelang sukuk negara yang direncanakan pada Selasa (5/3/2013) diharapkan menopang pergerakan rupiah. Pada akhir perdagangan Senin (4/3/2013) rupiah ditutup melemah di level Rp 9.706 per dollar AS dari saat dibuka di level Rp 9.695 per dollar AS. Rupiah bergerak di kisaran Rp 9.695- 9.711 per dollar AS.

Menurut riset BNI Treasury, ditutupnya bursa IHSG di zona negatif didorong aksi ambil untung oleh pelaku pasar setelah sehari sebelumnya kembali mencatatkan sejarah tertinggi di atas level 4.800 menambah tekanan bagi rupiah menjelang penutupan.

Meskipun demikian, kemarin investor asing masih mencatat pembelian bersih atas saham-saham di Bursa Efek Indonesia. Hari ini rupiah berpotensi bergerak dengan kecenderungan konsolidasi melemah kembali. Permintaan valuta asing diperkirakan masih tinggi di tengah aliran dana masuk ke Indonesia.

Pemerintah (DJPU) berencana mengadakan lelang Surat Berharga Syariah Negara atau sukuk negara hari ini dengan target Rp 1,5 triliun. Hal itu diharapkan akan berdampak positif bagi pergerakan rupiah hari ini. Bank Indonesia pun diproyeksikan akan terus memonitor pergerakan rupiah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.