Terbuka, Anas Tak Khawatir Reaksi Cikeas - Kompas.com

Terbuka, Anas Tak Khawatir Reaksi Cikeas

Kompas.com - 28/02/2013, 00:28 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Mantan Ketua Umum DPP Partai Demokrat yang juga tersangka kasus dugaan gratifikasi proyek Hambalang Anas Urbaningrum mengaku tak khawatir dengan reaksi Cikeas atas pernyataannya belakangan ini. Ia tetap yakin tak terlibat dalam kasus Hambalang.

"Yang penting dalam situasi seperti ini, saya diajarkan untuk banyak sabar dan banyak shalat," ucapnya singkat saat ditemui di kediamannya di Jalan Teluk Semangka, Jakarta Timur, Rabu (27/2/2013) malam.

Sebelumnya, dalam jumpa pers di kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Sabtu (23/2/2013), mantan Ketua HMI itu melayangkan tudingan ada pihak yang mengintervensi proses hukum terhadap dirinya. Sejak awal kasus Hambalang mencuat, Anas mengaku yakin tidak akan terjerat. Ia merasa apa yang disampaikan M Nazaruddin hanya tuduhan yang tidak akan terbukti.

Keyakinan itu, menurut Anas, muncul setelah melihat independensi dan profesionalisme KPK. Namun, ia mengaku mulai berpikir akan terjerat ketika ada desakan agar KPK memperjelas status hukum dirinya. Anas tak merinci keterangannya. Hanya saja, seperti diketahui, di sela-sela kunjungan ke luar negeri, Presiden yang juga Ketua Dewan Pembina Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono sempat mengomentari hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang menunjukkan elektabilitas Partai Demokrat tinggal 8,3 persen.

Ketika itu, Presiden meminta KPK segera menuntaskan berbagai kasus secara tepat dan jelas. "Jika salah katakan salah, jika benar katakan benar, termasuk kasus Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum yang mendapat sorotan luas masyarakat, tetapi KPK belum menentukan putusannya," kata SBY.

Anas pun mengatakan, "Saya baru mulai berpikir saya akan punya status hukum di KPK ketika ada semacam desakan agar KPK segera memperjelas status hukum saya. Kalau benar katakan benar, kalau salah katakan salah. Ketika ada desakan seperti itu, saya baru mulai berpikir jangan-jangan...," katanya.

Baca juga:
Diduga, Anas Tak Hanya Menerima Mobil
Mahfud: Anas Korupsi, Sikat Saja
JK: Katakan Tidak pada Korupsi, Kok Korupsi
Mari Membaca Buku Anas
Ibas Tak Akan Dicalonkan Jadi Ketua Umum Demokrat

Berita terkait dapat diikuti dalam topik:
Skandal Proyek Hambalang
Krisis Demokrat


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorHindra
    Komentar

    Terkini Lainnya

    Berita Populer: Ayah Perkosa Anak Kandung, hingga Pria Tambun Berubah Jadi Juara Binaraga

    Berita Populer: Ayah Perkosa Anak Kandung, hingga Pria Tambun Berubah Jadi Juara Binaraga

    Internasional
    Jalan Sempit Bersihkan Timbunan Sampah Plastik di Kolong Tol di Tanjung Priok

    Jalan Sempit Bersihkan Timbunan Sampah Plastik di Kolong Tol di Tanjung Priok

    Megapolitan
    Berita Populer Nasional: Jaket Jins Andalan Jokowi di IIMS 2018 dan Skenario Kecelakaan Novanto

    Berita Populer Nasional: Jaket Jins Andalan Jokowi di IIMS 2018 dan Skenario Kecelakaan Novanto

    Nasional
    Survei Cyrus: Partai Mana yang Paling Banyak Uang? Perindo Urutan Teratas

    Survei Cyrus: Partai Mana yang Paling Banyak Uang? Perindo Urutan Teratas

    Nasional
    Solusi Bahan Bakar Alternatif, Karolin Perkenalkan Kompor Sawit

    Solusi Bahan Bakar Alternatif, Karolin Perkenalkan Kompor Sawit

    Regional
    Soal Ujian Akhir Bakal Dibuat Sesuai Standar Internasional

    Soal Ujian Akhir Bakal Dibuat Sesuai Standar Internasional

    Edukasi
    Kisah Cinta Huang Hua, Mantan Ratu Bulu Tangkis China hingga Dipinang Pria asal Klaten (3)

    Kisah Cinta Huang Hua, Mantan Ratu Bulu Tangkis China hingga Dipinang Pria asal Klaten (3)

    Regional
    Pertemuan Gerindra dan PKS Sempat Bahas Peluang Zulkifli Hasan Jadi Cawapres

    Pertemuan Gerindra dan PKS Sempat Bahas Peluang Zulkifli Hasan Jadi Cawapres

    Nasional
    5 Fakta Menarik tentang Penutupan Sense Karaoke dan Diskotek Exotic

    5 Fakta Menarik tentang Penutupan Sense Karaoke dan Diskotek Exotic

    Megapolitan
    Polisi di Indonesia Diperintahkan untuk Razia Besar-besaran Minuman Keras

    Polisi di Indonesia Diperintahkan untuk Razia Besar-besaran Minuman Keras

    Regional
    Wilayah Jakarta yang Berpotensi Hujan Hari ini

    Wilayah Jakarta yang Berpotensi Hujan Hari ini

    Megapolitan
    Polisi Cari Tersangka Lain Kasus Penganiyaan Bonek hingga Korban Tewas

    Polisi Cari Tersangka Lain Kasus Penganiyaan Bonek hingga Korban Tewas

    Regional
    Cerita Mahfud MD soal Pilkada Tak Langsung yang Buat SBY Menangis

    Cerita Mahfud MD soal Pilkada Tak Langsung yang Buat SBY Menangis

    Nasional
    Diselidiki, Rumah Mewah dan Kebun Sawit Milik Bos Miras yang Tewaskan 45 Orang

    Diselidiki, Rumah Mewah dan Kebun Sawit Milik Bos Miras yang Tewaskan 45 Orang

    Regional
    Rusia Klaim Temukan Sisa Granat Asap Buatan Inggris di Ghouta Timur

    Rusia Klaim Temukan Sisa Granat Asap Buatan Inggris di Ghouta Timur

    Internasional

    Close Ads X